Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » International » Rating Trump Turun Tajam, Warga AS Kecewa Ekonomi dan Perang

Rating Trump Turun Tajam, Warga AS Kecewa Ekonomi dan Perang

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
  • visibility 224
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (Kabaristana.com) | Tingkat persetujuan publik terhadap Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, turun tajam dalam survei terbaru Reuters/Ipsos. Angka approval rating kini berada di 36 persen, turun dari 40 persen pada pekan sebelumnya.

Survei yang berlangsung selama empat hari hingga Senin (25/3/2026) menunjukkan penurunan kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan Trump.

Kinerja Ekonomi Picu Ketidakpuasan

Banyak warga menilai pemerintah belum mampu mengendalikan biaya hidup. Hanya 25 persen responden merasa puas dengan penanganan harga kebutuhan.

Selain itu, hanya 29 persen responden yang menyetujui kebijakan ekonomi Trump. Angka ini menjadi yang terendah selama masa jabatannya.

Kenaikan harga bahan bakar memperburuk situasi. Harga bensin naik sekitar 1 dolar AS per galon setelah meningkatnya konflik di Timur Tengah.

Dampak Konflik Iran Terhadap Persepsi Publik

Kebijakan luar negeri Trump juga memicu kritik. Sebanyak 61 persen responden menolak serangan ke Iran, sementara hanya 35 persen yang mendukung.

Sebagian besar warga juga merasa khawatir terhadap dampak jangka panjang konflik tersebut. Sekitar 46 persen responden menilai perang justru membuat Amerika Serikat kurang aman.

Mayoritas warga menilai kondisi ekonomi tidak dalam keadaan baik. Sebanyak 63 persen responden menyebut ekonomi saat ini lemah.

Penilaian ini datang dari berbagai kelompok politik, termasuk pemilih Partai Republik, independen, dan Demokrat.

Peta Kepercayaan Partai Politik

Meski menghadapi tekanan, Partai Republik masih sedikit lebih unggul dalam hal kepercayaan mengelola ekonomi. Sebanyak 38 persen responden memilih Partai Republik, sementara 34 persen memilih Partai Demokrat.

Survei nasional ini melibatkan 1.272 responden dewasa di Amerika Serikat dengan margin of error sebesar tiga persen. Hasil survei ini berpotensi memengaruhi dinamika politik menjelang pemilihan paruh waktu.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ASEAN pilih China dalam persaingan geopolitik dengan Amerika Serikat 2026

    ASEAN Pilih China: Survei 2026 Ungkap Pergeseran Arah Kawasan

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 314
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Asia Tenggara mengalami perubahan arah geopolitik pada 2026. Survei terbaru dari ISEAS-Yusof Ishak Institute menunjukkan mayoritas tipis responden di kawasan memilih China dibanding Amerika Serikat dalam skenario pilihan paksa. Laporan State of Southeast Asia 2026 yang rilis 7 April mencatat 52% responden memilih China, sementara 48% memilih Amerika Serikat. Selisih tipis ini […]

  • impor minyak Rusia Pertamina di kilang energi Indonesia

    RI Jajaki Impor Minyak Rusia, Pertamina Siap Tindak Lanjuti Arahan Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 107
    • 1Komentar

    Jakarta , {kabaristana.com} Pemerintah Indonesia menjajaki impor minyak Rusia untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Menanggapi rencana impor minyak Rusia, Pertamina menyatakan kesiapan menindaklanjuti arahan pemerintah sesuai regulasi. Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan pemerintah masih membahas impor minyak Rusia di tingkat pusat. Ia menegaskan Pertamina akan mengikuti kebijakan resmi dan menjaga prinsip kehati-hatian. […]

  • Koalisi Sipil Pembela Pengusaha Pribumi Tolak Rencana Eksekusi Hotel Sultan

    Koalisi Sipil Pembela Pengusaha Pribumi Tolak Rencana Eksekusi Hotel Sultan

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Koalisi Sipil Pembela Pengusaha Pribumi menggelar aksi bertajuk “Pribumi Bersatu, Tolak Eksekusi Hotel Sultan” di depan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026). Aksi tersebut menolak rencana eksekusi Hotel Sultan yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Juni 2026. Selain mahasiswa, karyawan hotel, buruh, dan berbagai elemen masyarakat juga mengikuti aksi tersebut. Mereka menilai rencana […]

  • teknologi gadget 2023 wearable kesehatan pinta

    Unlikely Origins: The Humble Beginnings of Today’s Tech Titans

    • calendar_month Minggu, 25 Feb 2024
    • account_circle ptmbi
    • visibility 1.347
    • 0Komentar

    JAKARTA, Perkembangan teknologi pada 2023 semakin memperlihatkan bagaimana batas antara dunia digital dan kehidupan sehari-hari semakin tipis. Berbagai inovasi gadget tidak hanya menghadirkan kemudahan, tetapi juga mengubah cara manusia bekerja, berinteraksi, dan menjaga kesehatan. Dari perangkat wearable yang mampu memantau kondisi tubuh secara detail hingga rumah pintar yang mampu memahami kebiasaan penghuninya, era teknologi modern […]

  • pembatasan aktivitas politik warga asing Korea Selatan

    Warga Asing Ajukan Uji Materi ke MK Korea Selatan soal Larangan Aktivitas Politik

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 311
    • 1Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Larangan politik warga asing di Korea Selatan kembali menjadi sorotan setelah kelompok advokasi hak asasi manusia Open Net Korea mengajukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi Korea Selatan. Gugatan ini menilai aturan imigrasi yang berlaku membatasi kebebasan berekspresi penduduk asing. Open Net Korea menggugat Pasal 17-2 Undang-Undang Imigrasi. Pasal tersebut melarang seluruh aktivitas […]

  • Dugaan KKN proyek RSUD Konsel

    Kejati Sultra Diminta Usut Kasus KKN Pada Proyek Pembangunan Gedung Rawat Inap di RSUD Konsel, Kontraktor Diduga Kerabat Dekat Bupati.

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Konsel, (kabaristana.com) – Praktik kasus Korupsi, Kolusi dan Nepotisme di Kab. Konawe Selatan kembali mencuat. Kali ini, publik tengah mengarahkan pandangan ke proyek Pembangunan Gedung Rawat Inap KRIS di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kab. Konawe Selatan. Pasalnya, proyek dengan anggaran Rp. 5 Miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2025 tersebut dinilai […]

expand_less