Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » International » Krisis Timur Tengah Picu Ancaman Kelaparan Global, 45 Juta Orang Terancam

Krisis Timur Tengah Picu Ancaman Kelaparan Global, 45 Juta Orang Terancam

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
  • visibility 242
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) | Konflik yang terus memanas di Timur Tengah kini mendorong ancaman kelaparan global. World Food Programme (WFP) memperingatkan bahwa hingga 45 juta orang tambahan bisa jatuh ke kondisi rawan pangan akut jika konflik berlanjut dan harga energi tetap tinggi.

Selain itu, angka tersebut akan menambah sekitar 318 juta orang yang saat ini sudah menghadapi krisis pangan di berbagai wilayah dunia. Dengan demikian, tekanan terhadap sistem pangan global semakin meningkat.

Dampak Harga Energi ke Pangan

Kenaikan harga energi langsung mendorong lonjakan harga pangan. Sebab, produsen dan distributor harus menanggung biaya produksi dan logistik yang lebih tinggi. Akibatnya, harga bahan pokok naik dengan cepat, sementara penurunannya cenderung lambat.

Kondisi ini pun mengingatkan dunia pada krisis 2022 saat perang Rusia-Ukraina memicu lonjakan biaya hidup global. Oleh karena itu, banyak pihak kini mewaspadai pola yang sama.

Sementara itu, Wakil Direktur Eksekutif WFP, Carl Skau, menegaskan bahwa situasi ini bisa berubah menjadi bencana besar jika dunia tidak segera merespons.

Ia menilai keluarga rentan akan menghadapi tekanan paling berat. Bahkan, banyak keluarga yang sebelumnya mampu membeli makanan kini mulai kehilangan daya beli. Dengan kata lain, krisis ini bergerak cepat dan meluas.

Gangguan Jalur Perdagangan Dunia

Di sisi lain, konflik juga mengganggu jalur perdagangan global. Ketegangan di Selat Hormuz dan Laut Merah meningkatkan risiko pelayaran serta biaya pengiriman.

Akibatnya, harga energi, pupuk, dan bahan baku ikut melonjak. Selain itu, gangguan ini menciptakan efek domino yang memperluas dampak krisis hingga ke luar kawasan konflik.

Selanjutnya, WFP mencatat bahwa Afrika sub-Sahara dan Asia menjadi wilayah paling rentan. Hal ini terjadi karena banyak negara di kawasan tersebut bergantung pada impor pangan dan energi.

Sebagai gambaran, kerawanan pangan diperkirakan meningkat 21% di Afrika Barat dan Tengah, 17% di Afrika Timur dan Selatan, serta 24% di Asia.

Di Sudan, misalnya, masyarakat sangat bergantung pada impor gandum. Sementara itu, di Somalia, harga bahan pokok sudah melonjak tajam di tengah kekeringan berkepanjangan.

Keterbatasan Bantuan Jadi Tantangan

Namun demikian, upaya bantuan menghadapi kendala besar. WFP kini mengalami kekurangan pendanaan sehingga harus membatasi distribusi bantuan.

Akibatnya, organisasi tersebut memprioritaskan wilayah dengan krisis paling parah. Padahal, kebutuhan bantuan terus meningkat di berbagai negara.

Pada akhirnya, jika konflik tidak segera mereda, tekanan terhadap sistem pangan global akan semakin besar. Oleh sebab itu, dunia membutuhkan respons cepat dan dukungan internasional yang kuat.

Jika tidak, krisis ini berpotensi berkembang menjadi bencana kemanusiaan besar dalam waktu dekat.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Frasa kunci di atribut alt gambar: Gambar di halaman berikut tidak memiliki atribut alt yang mencerminkan topik teks Anda. Tambahkan frasa kunci atau sinonim Anda ke tag alt dari gambar yang relevan! Frasa kunci di atribut alt gambar: Gambar di halaman berikut tidak memiliki atribut alt yang mencerminkan topik teks Anda. Tambahkan frasa kunci atau sinonim Anda ke tag alt dari gambar yang relevan! Frasa kunci di atribut alt gambar: Gambar di halaman berikut tidak memiliki atribut alt yang mencerminkan topik teks Anda. Tambahkan frasa kunci atau sinonim Anda ke tag alt dari gambar yang relevan! korupsi ekspor CPO diungkap Kejaksaan Agung dalam konferensi pers

    Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Manipulasi Ekspor CPO, Kerugian Negara Capai Rp14,3 Triliun

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 325
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Kejaksaan Agung Republik Indonesia menetapkan 11 tersangka dalam perkara dugaan korupsi manipulasi ekspor crude palm oil (CPO) dengan modus pengubahan klasifikasi menjadi Palm Oil Mill Effluent (POME) atau limbah sawit. Kasus yang berlangsung sepanjang 2022–2024 ini melibatkan pejabat Bea Cukai, Kementerian Perindustrian, serta pengusaha swasta. Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung RI, Syarief Sulaeman […]

  • Pulau Buatan China Usai 12 Tahun Reklamasi Pasir

    Pulau Buatan China Usai 12 Tahun Reklamasi Pasir

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com– Pulau buatan China kini berdiri setelah pemerintah Beijing menjalankan reklamasi pasir selama sekitar 12 tahun di kawasan Laut China Selatan. Proyek ini menjadi salah satu reklamasi laut terbesar di dunia dan langsung memicu perhatian internasional karena lokasinya berada di wilayah strategis. (18/01/2026). China mengerahkan kapal pengeruk raksasa untuk menyedot pasir dan sedimen dari […]

  • Pers jaga kualitas informasi saat peringatan World Press Freedom Day 2026 di Jakarta”

    Dewan Pers Tegaskan Peran Pers Jaga Kualitas Informasi di Era Disrupsi Digital

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 144
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat menegaskan pers tetap memegang peran penting di tengah derasnya arus informasi digital. Dalam peringatan World Press Freedom Day 2026 di Jakarta, Minggu, Komaruddin menyebut pers berfungsi menjaga kualitas informasi yang diterima publik. “Pers itu perannya tidak akan tergusur karena pers menjaga kualitas informasi,” kata Komaruddin. Ia mengibaratkan […]

  • Menteri PKP bahas lahan Meikarta rusun subsidi

    Menteri PKP Datangi KPK Bahas Lahan Meikarta untuk Rusun Subsidi

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 405
    • 1Komentar

    JAKARTA, Kabaristana.com | Pemanfaatan lahan Meikarta untuk rusun subsidi mulai masuk tahap pembahasan lintas lembaga. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi guna membahas rencana tersebut secara langsung. Maruarar Sirait tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Rabu sekitar pukul 10.56 WIB. Ia langsung memasuki gedung untuk melakukan audiensi […]

  • HIMMAH Sumut 10 Muharram menggelar doa bersama dan santunan anak yatim di Masjid Ikhwaniyah Medan

    Peringati 10 Muharram, Wakil Ketua PW HIMMAH Sumut Mahdayan Tanjung Tekankan Gerakan Nyata untuk Umat

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 153
    • 0Komentar

    MEDAN, (kabaristana.com) – Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PW HIMMAH) Sumatera Utara menggelar doa bersama dan santunan kepada anak yatim. Kegiatan berlangsung di Masjid Ikhwaniyah, Jalan Tuamang, Kota Medan, Kamis (25/6/2026). PW HIMMAH Sumut mengangkat tema “Rebut Keberkahan dalam Pergerakan HIMMAH Sumut.” Melalui kegiatan ini, organisasi mahasiswa tersebut mengajak kader memperkuat nilai keislaman sekaligus […]

  • Operasi Ketupat 2026 menekan fatalitas kecelakaan lalu lintas saat arus mudik

    Kapolri: Operasi Ketupat 2026 tekan fatalitas kecelakaan 30,4 persen

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 178
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyatakan Operasi Ketupat 2026 berhasil menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas sebesar 30,4 persen. Operasi tersebut juga menurunkan jumlah kecelakaan hingga 5,3 persen selama arus mudik dan balik Idul Fitri 2026. Kapolri menyampaikan capaian itu saat memberikan pidato pada peringatan HUT Ke-80 Bhayangkara yang berlangsung secara […]

expand_less