Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » International » Krisis Timur Tengah Picu Ancaman Kelaparan Global, 45 Juta Orang Terancam

Krisis Timur Tengah Picu Ancaman Kelaparan Global, 45 Juta Orang Terancam

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
  • visibility 150
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) | Konflik yang terus memanas di Timur Tengah kini mendorong ancaman kelaparan global. World Food Programme (WFP) memperingatkan bahwa hingga 45 juta orang tambahan bisa jatuh ke kondisi rawan pangan akut jika konflik berlanjut dan harga energi tetap tinggi.

Selain itu, angka tersebut akan menambah sekitar 318 juta orang yang saat ini sudah menghadapi krisis pangan di berbagai wilayah dunia. Dengan demikian, tekanan terhadap sistem pangan global semakin meningkat.

Dampak Harga Energi ke Pangan

Kenaikan harga energi langsung mendorong lonjakan harga pangan. Sebab, produsen dan distributor harus menanggung biaya produksi dan logistik yang lebih tinggi. Akibatnya, harga bahan pokok naik dengan cepat, sementara penurunannya cenderung lambat.

Kondisi ini pun mengingatkan dunia pada krisis 2022 saat perang Rusia-Ukraina memicu lonjakan biaya hidup global. Oleh karena itu, banyak pihak kini mewaspadai pola yang sama.

Sementara itu, Wakil Direktur Eksekutif WFP, Carl Skau, menegaskan bahwa situasi ini bisa berubah menjadi bencana besar jika dunia tidak segera merespons.

Ia menilai keluarga rentan akan menghadapi tekanan paling berat. Bahkan, banyak keluarga yang sebelumnya mampu membeli makanan kini mulai kehilangan daya beli. Dengan kata lain, krisis ini bergerak cepat dan meluas.

Gangguan Jalur Perdagangan Dunia

Di sisi lain, konflik juga mengganggu jalur perdagangan global. Ketegangan di Selat Hormuz dan Laut Merah meningkatkan risiko pelayaran serta biaya pengiriman.

Akibatnya, harga energi, pupuk, dan bahan baku ikut melonjak. Selain itu, gangguan ini menciptakan efek domino yang memperluas dampak krisis hingga ke luar kawasan konflik.

Selanjutnya, WFP mencatat bahwa Afrika sub-Sahara dan Asia menjadi wilayah paling rentan. Hal ini terjadi karena banyak negara di kawasan tersebut bergantung pada impor pangan dan energi.

Sebagai gambaran, kerawanan pangan diperkirakan meningkat 21% di Afrika Barat dan Tengah, 17% di Afrika Timur dan Selatan, serta 24% di Asia.

Di Sudan, misalnya, masyarakat sangat bergantung pada impor gandum. Sementara itu, di Somalia, harga bahan pokok sudah melonjak tajam di tengah kekeringan berkepanjangan.

Keterbatasan Bantuan Jadi Tantangan

Namun demikian, upaya bantuan menghadapi kendala besar. WFP kini mengalami kekurangan pendanaan sehingga harus membatasi distribusi bantuan.

Akibatnya, organisasi tersebut memprioritaskan wilayah dengan krisis paling parah. Padahal, kebutuhan bantuan terus meningkat di berbagai negara.

Pada akhirnya, jika konflik tidak segera mereda, tekanan terhadap sistem pangan global akan semakin besar. Oleh sebab itu, dunia membutuhkan respons cepat dan dukungan internasional yang kuat.

Jika tidak, krisis ini berpotensi berkembang menjadi bencana kemanusiaan besar dalam waktu dekat.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menlu RI Peace Board tegaskan Indonesia tidak wajib setor dana dan fokus misi kemanusiaan Gaza

    Menlu Tegaskan RI Tak Wajib Setor Dana di Board of Peace, Kontribusi Fokus Kemanusiaan Gaza

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 141
    • 0Komentar

    JAKARTA, Kabaristana.com — Menlu RI Peace Board menjadi perhatian publik setelah Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa Indonesia tidak memiliki kewajiban menyetor dana untuk keanggotaan Dewan Perdamaian internasional tersebut. Dalam keterangannya, Sugiono menjelaskan bahwa tawaran kontribusi dana yang disampaikan kepada anggota Menlu RI Peace Board bersifat sukarela dan tidak menjadi syarat utama keanggotaan. Lebih lanjut, Menlu […]

  • Ilustrasi logo OpenAI dan antarmuka ChatGPT terkait rilis GPT-5.5 Instant OpenAI sebagai model kecerdasan buatan terbaru.

    OpenAI Hadirkan GPT-5.5 Instant, Dorong Standar Baru Akurasi dan Keandalan AI di ChatGPT

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 100
    • 2Komentar

    Jakarta (Kabaristana.com) – GPT-5.5 Instant OpenAI hadir sebagai model kecerdasan buatan terbaru dan kini menjadi sistem bawaan di ChatGPT. Model ini menggantikan GPT-5.3 Instant dan membawa peningkatan pada akurasi serta efisiensi. OpenAI mengembangkan model ini untuk memperkuat kemampuan pengkodean dan pemrosesan pengetahuan. Perusahaan juga menekan risiko halusinasi, terutama pada bidang hukum, medis, dan keuangan. Menurut […]

  • WFH di Parlemen Dinilai Efektif, Eddy Soeparno Tekankan Efisiensi Energi

    WFH di Parlemen Dinilai Efektif, Eddy Soeparno Tekankan Efisiensi Energi

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Program kerja dari rumah di lingkungan parlemen mendapat respons positif. Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno menyebut pelaksanaannya berjalan lancar di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Jumat (10/4/2026). Seluruh unsur parlemen, mulai dari DPR, MPR, hingga DPD RI, menjalankan pola kerja tersebut secara konsisten. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong efisiensi […]

  • Paus Leo XIV menyerukan gencatan senjata di Timur Tengah saat doa Angelus di Vatikan

    Paus Leo XIV Desak Gencatan Senjata di Timur Tengah, Soroti Dampak Kemanusiaan Perang Iran

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 199
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Pemimpin Gereja Katolik dunia, Paus Leo XIV, menyerukan gencatan senjata segera di Timur Tengah. Ia meminta para pihak yang terlibat menghentikan konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat karena perang tersebut terus memperburuk kondisi kemanusiaan. Paus Leo XIV menyampaikan seruan itu saat doa Angelus di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Minggu (15/3/2026). Dalam […]

  • Perang AS Israel Iran berdampak pada keamanan kilang minyak Ras Tanura Arab Saudi

    Konflik AS–Israel vs Iran Meluas, Kilang Minyak Vital Arab Saudi Diserang Drone

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 208
    • 3Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Perang AS Israel Iran memasuki babak baru. Konflik regional itu kini merambah sektor energi setelah serangan drone menargetkan kilang minyak strategis Arab Saudi pada Senin (2/3/2026). Menurut sumber yang mengetahui insiden tersebut, serangan memicu kebakaran di kompleks Ras Tanura. Namun, petugas pemadam segera bertindak dan berhasil mengendalikan api dalam waktu singkat. Tak […]

  • Pertemuan pemerintah dan platform digital dalam program digital UMKM 2026 untuk mendorong transformasi pelaku usaha

    Program Digital UMKM 2026 Pacu 1.200 Usaha Naik Kelas dan Tembus Pasar Online

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Pemerintah mempercepat program digital UMKM 2026 untuk mendorong pelaku usaha masuk ke ekosistem digital. Pemerintah menggandeng TikTok Shop dan Tokopedia agar sekitar 1.200 pelaku usaha dari berbagai daerah dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menegaskan bahwa pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi yang merata. Selain itu, pemerintah mendorong […]

expand_less