Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Rupiah Bangkit di Akhir Sesi, Dolar AS Kembali di Bawah Rp17.000

Rupiah Bangkit di Akhir Sesi, Dolar AS Kembali di Bawah Rp17.000

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • visibility 169
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) || Rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Rabu (1/4/2026). Data pasar menunjukkan rupiah naik sekitar 0,09% ke posisi Rp16.975 per dolar AS.

Sepanjang hari, pelaku pasar sempat mendorong rupiah melemah hingga menembus Rp17.000 per dolar AS. Bahkan, kurs sempat menyentuh Rp17.026 per dolar AS sebelum akhirnya berbalik arah menjelang penutupan.

Tekanan Global Masih Dominan

Pergerakan rupiah dipengaruhi kuat oleh faktor eksternal. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan kenaikan harga minyak membuat investor global cenderung menghindari aset berisiko.

Kondisi ini mendorong investor mengurangi eksposur di pasar negara berkembang, termasuk Indonesia. Akibatnya, tekanan jual di pasar keuangan domestik meningkat.

Selain faktor global, kebutuhan valuta asing di dalam negeri ikut menekan rupiah. Importir meningkatkan permintaan dolar untuk pembelian energi, terutama bahan bakar minyak (BBM).

Di sisi lain, pelaku usaha melakukan pembayaran utang luar negeri serta kebutuhan transaksi rutin awal bulan. Momentum pembagian dividen juga ikut meningkatkan permintaan valas.

Dolar AS Melemah, Rupiah Terbantu

Di tengah tekanan tersebut, indeks dolar AS justru melemah. Indeks dolar (DXY) turun sekitar 0,32% ke level 99,630 pada sore hari.

Penurunan ini membantu rupiah membalikkan arah dan mengakhiri perdagangan di zona hijau. Pelemahan dolar memberi ruang bagi mata uang emerging market untuk pulih.

Pelaku pasar menilai rupiah masih berpeluang stabil dalam waktu dekat. Jika tekanan global mereda dan harga minyak mulai turun, aliran modal asing berpotensi kembali masuk.

Meski begitu, volatilitas masih mungkin terjadi. Investor tetap mencermati perkembangan global sebelum mengambil keputusan investasi lebih lanjut.

Rupiah menunjukkan ketahanan di tengah tekanan eksternal dan domestik. Dengan dukungan pelemahan dolar AS, mata uang Garuda masih berpeluang bertahan di bawah level Rp17.000 per dolar AS.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rusia tembak drone Ukraina dalam serangan udara malam hari

    Rusia Klaim Tembak Jatuh 113 Drone Ukraina, Kilang Minyak Dilaporkan Terbakar

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 135
    • 1Komentar

    JAKARTA, Kabaristana.com – Rusia tembak drone milik Ukraina dalam serangan udara besar yang terjadi semalam. Pemerintah Rusia mengklaim sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat 113 drone yang memasuki wilayah udara nasional, meski satu serangan tetap menghantam kilang minyak dan memicu kebakaran. Pemerintah Rusia menyatakan unit pertahanan udara aktif mendeteksi gelombang serangan drone sejak Rabu malam hingga […]

  • Prabowo ASEAN perdamaian kawasan dalam KTT ASEAN di Filipina

    Prabowo Dorong ASEAN Perkuat Perlindungan Warga dan Perdamaian Kawasan

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 168
    • 6Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Presiden RI Prabowo Subianto mengajak negara-negara ASEAN memperkuat perlindungan warga negara dan menjaga perdamaian kawasan di tengah tantangan global yang terus berkembang. Dalam sesi pleno KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, Prabowo menegaskan perlindungan warga negara harus menjadi prioritas utama seluruh anggota ASEAN. Menurut dia, jutaan warga ASEAN tinggal dan bekerja di […]

  • Gedung Polda Metro Jaya pusat Tim Pemburu Begal di Jakarta

    Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Siaga 24 Jam di Titik Rawan Jakarta

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Polda Metro Jaya membentuk Tim Pemburu Begal untuk menekan aksi kejahatan jalanan di Jakarta dan sekitarnya. Tim ini akan berjaga selama 24 jam di sejumlah titik rawan kriminalitas. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, mengatakan polisi bergerak cepat menghadapi maraknya kasus begal dan pencurian kendaraan bermotor. “Kami […]

  • Ilustrasi Penyegelan lokasi tambang nikel ilegal Malut oleh pemerintah

    Satgas PKH Denda Rp500 Miliar Tambang Nikel Ilegal di Maluku Utara, Nama Gubernur Ikut Terseret

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Maluku Utara, Kabaristana.com | Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menjatuhkan denda Rp500 miliar terhadap aktivitas tambang nikel ilegal seluas 51,3 hektare di Maluku Utara. Satgas menemukan pelanggaran pemanfaatan kawasan hutan yang tidak sesuai perizinan. Satgas PKH di bawah pimpinan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin langsung menyegel sejumlah lokasi tambang. Tim menemukan pelanggaran tata ruang […]

  • Dugaan Laporan Mandek Puriala Disorot Keluarga di Konawe

    Laporan Dugaan Penganiayaan Diduga Mandek, Keluarga Korban Pertanyakan Kinerja Kapolsek Puriala

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 136
    • 0Komentar

    KONAWE, (kabaristana.com) – Keluarga korban dugaan penganiayaan di Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe, mempertanyakan penanganan kasus oleh Polsek Puriala. Mereka menilai polisi belum menunjukkan perkembangan yang jelas sejak menerima laporan pada April 2026. Korban bernama Sire melaporkan dugaan penganiayaan tersebut melalui Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor: STPL/02/IV/YAN.2.5/2026/SPKT-C/Sultra/Res Knw/Sek Puriala. Peristiwa itu terjadi pada 4 April […]

  • Pesawat pengebom B-52 Amerika Serikat dalam serangan AS ke Iran

    AS Kerahkan Pengebom B-52 dalam Serangan ke Iran, Lebih dari 1.700 Target Digempur

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 183
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Amerika Serikat meningkatkan operasi militer terhadap Iran dengan mengerahkan pesawat pengebom strategis B-52. Militer AS melaporkan pasukannya menyerang lebih dari 1.700 target di berbagai wilayah Iran sejak operasi dimulai pada Sabtu (28/2/2026). Penggunaan B-52 menandai tahap baru dalam operasi militer yang dijalankan bersama Israel terhadap Iran. Operasi Epic Fury Terus Berjalan Komando […]

expand_less