Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » International » ASEAN Pilih China: Survei 2026 Ungkap Pergeseran Arah Kawasan

ASEAN Pilih China: Survei 2026 Ungkap Pergeseran Arah Kawasan

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • visibility 361
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) || Asia Tenggara mengalami perubahan arah geopolitik pada 2026. Survei terbaru dari ISEAS-Yusof Ishak Institute menunjukkan mayoritas tipis responden di kawasan memilih China dibanding Amerika Serikat dalam skenario pilihan paksa.

Laporan State of Southeast Asia 2026 yang rilis 7 April mencatat 52% responden memilih China, sementara 48% memilih Amerika Serikat. Selisih tipis ini menggambarkan kawasan masih terbagi dan belum condong kuat ke satu pihak.

Ekonomi Jadi Faktor Utama

Negara dengan hubungan dagang kuat bersama China cenderung mendukung Beijing. Indonesia, Malaysia, dan Singapura merasakan langsung manfaat investasi dan perdagangan dari China.

Sebagian besar responden menilai China berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi kawasan. Sebanyak 55,6% responden juga memperkirakan hubungan dengan China akan membaik dalam tiga tahun ke depan.

Meski begitu, responden tetap menyoroti risiko campur tangan domestik, tekanan di Laut China Selatan, serta praktik ekonomi yang dianggap merugikan.

Pengaruh AS Tetap Kuat

Amerika Serikat menjaga pengaruhnya di negara mitra keamanan seperti Filipina dan Vietnam. Negara-negara tersebut mengandalkan peran Washington untuk menjaga stabilitas kawasan.

Namun, banyak responden mengkritik kebijakan ekonomi AS. Mereka menilai sanksi dan tarif berpotensi menekan negara berkembang di ASEAN.

ASEAN Perkuat Sikap Mandiri

Mayoritas responden mendorong ASEAN untuk memperkuat persatuan agar mampu menghadapi tekanan dari dua kekuatan besar. Sebagian lainnya memilih tetap netral demi menjaga kemandirian kawasan.

Survei ini menunjukkan keseimbangan tipis antara China dan Amerika Serikat. Negara ASEAN mempertimbangkan kepentingan ekonomi dan keamanan saat menentukan sikap. Kawasan ini cenderung menjaga hubungan dengan kedua pihak sambil memperkuat posisi strategisnya.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Endana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gencatan Gaza BRICS saat bantuan kemanusiaan masuk ke Jalur Gaza

    Gencatan Gaza BRICS Desak Israel Hentikan Serangan

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Gencatan Gaza BRICS menjadi sorotan dalam pertemuan menteri luar negeri negara-negara anggota BRICS di New Delhi, India, Jumat. Dalam pertemuan itu, para menlu mendesak penghentian perang secara permanen dan tanpa syarat di Jalur Gaza. Para anggota BRICS meminta seluruh pihak melanjutkan negosiasi dengan itikad baik untuk menghentikan konflik yang terus memicu korban […]

  • hunian TOD Kiaracondong Bandung untuk MBR

    KAI Siapkan Hunian TOD untuk MBR di Kiaracondong, Bandung

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 393
    • 0Komentar

    Bandung, (Kabaristana.com) || PT Kereta Api Indonesia mengembangkan kawasan Kiaracondong sebagai hunian berbasis Transit Oriented Development (TOD) yang terintegrasi langsung dengan layanan kereta api. Program ini menargetkan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) agar memperoleh hunian layak dan terjangkau. Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menegaskan bahwa perusahaan memanfaatkan lahan di sekitar stasiun dan Balai Yasa Kiaracondong untuk meningkatkan […]

  • Capres kader parpol dalam sistem demokrasi Indonesia

    Demokrat Sebut Wajar Usulan Capres Harus Kader Parpol, KPK Dorong Aturan Lebih Ketat

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Lutfia Sahirah Rahmadani
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com — Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Dede Yusuf, menilai usulan agar calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) berasal dari kader partai politik sebagai hal yang wajar dalam sistem demokrasi Indonesia. Dede menegaskan bahwa partai politik berperan sebagai peserta utama dalam pemilu. Karena itu, partai memiliki kewenangan untuk mengusulkan pasangan calon presiden […]

  • Harga Minyak Dunia APBN 2026 terdampak konflik Timur Tengah

    Harga Minyak Tembus US$80, Pemerintah Hitung Dampak ke APBN 2026

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 422
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Lonjakan harga minyak dunia memaksa pemerintah mengevaluasi asumsi makro dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Kenaikan ini terjadi setelah eskalasi konflik di Timur Tengah mendorong harga melampaui target awal. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa pemerintah menetapkan asumsi Indonesian Crude Price (ICP) sebesar US$70 per barel. […]

  • Energi Nuklir Indonesia sebagai sumber energi bersih masa depan

    NUKLIR DAN PARA PEMIMPIN BESAR DUNIA

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Oleh: Irwanuddin H.I. KullaTenaga Ahli Menteri ESDM RI Bidang Pengembangan Potensi Pemanfaatan Tenaga Nuklir/Dekan FT UPDM (B)/Direktur PUSPINEBT ICMI Nuklir merupakan energi yang berasal dari transformasi inti atom. Energi ini memiliki dua sisi yang berbeda. Di satu sisi, nuklir menawarkan solusi energi bersih bagi dunia modern. Di sisi lain, teknologi nuklir berkaitan erat dengan kepentingan […]

  • lobi gedung KPK terkait kasus KPK Lippo Cikarang

    KPK Periksa Legal Lippo Cikarang, Dalami Kasus Suap Bupati Bekasi Nonaktif

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 300
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyidikan kasus dugaan suap di Kabupaten Bekasi. Dalam proses ini, isu KPK Lippo Cikarang mencuat setelah penyidik memeriksa saksi dari pihak perusahaan. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa penyidik memanggil saksi berinisial RR yang bekerja di bagian legal Lippo Cikarang. Tim penyidik menjalankan pemeriksaan di […]

expand_less