Prabowo Peringatkan Petinggi BUMN: Kalau Tak Sanggup Mengabdi, Berhenti Saja
- account_circle Rahman
- calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
- visibility 413
- comment 0 komentar
- print Cetak

KETGAM : Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan kilang modernisasi kilang minyak atau Refinery Development Master Plan (RDMP) di Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, (kabaristana.com) | Prabowo peringatkan pimpinan BUMN agar menjalankan tugas secara profesional, jujur, dan mengutamakan kepentingan rakyat. Presiden menegaskan bahwa Badan Usaha Milik Negara merupakan instrumen strategis negara yang mengelola aset publik dan sumber daya vital nasional.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan peringatan tersebut saat meresmikan Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan di Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026).
Dalam sambutannya, Prabowo menekankan bahwa pimpinan BUMN memikul tanggung jawab besar terhadap keberlangsungan pembangunan nasional. Menurutnya, setiap keputusan bisnis BUMN harus berpihak pada kepentingan masyarakat luas, bukan kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.
“BUMN ini milik rakyat Indonesia. Jika ada pimpinan yang merasa tidak sanggup bekerja bersih, jujur, dan bertanggung jawab, sebaiknya mengundurkan diri,” tegas Prabowo di hadapan jajaran menteri dan direksi BUMN.
Penguatan Pengawasan dan Tata Kelola
Prabowo menegaskan pemerintah akan memperkuat sistem pengawasan terhadap kinerja BUMN. Pemerintah ingin memastikan seluruh proyek strategis nasional berjalan tepat waktu, efisien, dan sesuai aturan. Presiden juga menekankan pentingnya transparansi dalam setiap proses pengambilan keputusan.
Ia menilai integritas pimpinan BUMN menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan. Tanpa kepemimpinan yang kuat dan bersih, negara berisiko kehilangan kepercayaan publik.
Peran Strategis RDMP Balikpapan
RDMP Balikpapan menjadi salah satu proyek strategis nasional di sektor energi. Proyek ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengolahan minyak dalam negeri serta mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar.
Selain itu, RDMP Balikpapan diharapkan mampu memperkuat ketahanan energi nasional. Pemerintah menilai keberhasilan proyek ini akan berdampak langsung pada stabilitas pasokan energi dan efisiensi anggaran negara.
Prabowo berharap proyek RDMP Balikpapan dapat menjadi contoh tata kelola BUMN yang profesional dan berorientasi jangka panjang. Presiden juga mendorong seluruh pimpinan BUMN menjadikan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Wayda
- Sumber: https://kabaristana.com



Saat ini belum ada komentar