JAKARTA, (kabaristana.com) – Pemerintah mempercepat penanganan sampah lewat proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) langsung bergerak setelah menjalin kerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyatakan Danantara akan menggandeng 11 pemerintah daerah pekan depan. Ia memastikan penandatanganan tahap kedua segera berlangsung.
Sejumlah daerah sudah masuk daftar. Di antaranya Yogyakarta, Lampung, Serang, Semarang, Surabaya, Bekasi, Medan, Tangerang, dan Bogor Raya. Pemerintah juga menyiapkan proyek baru di Pekalongan, Tegal Raya, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Karawang.
Danantara lebih dulu menjalin kesepakatan dengan Pemprov DKI Jakarta. Pemerintah memprioritaskan proyek ini karena kondisi sampah di ibu kota sudah darurat. Presiden Prabowo Subianto terus memantau persoalan ini, terutama di TPST Bantar Gebang.
Percepatan proyek mulai terlihat. Dalam enam bulan sejak penerapan Peraturan Presiden Nomor 35 Tahun 2018, pembangunan sudah berjalan di Bandung, Bali, dan Bogor. Satu proyek di Sumatera Selatan ditargetkan selesai pada Oktober.
Pemerintah juga menetapkan 14 lokasi tambahan. Lima lokasi lain masih dalam tahap finalisasi. Program ini menargetkan 71 kabupaten/kota dalam lebih dari 20 kawasan aglomerasi.
Melalui langkah ini, pemerintah ingin memangkas waktu pembangunan. Selain itu, proyek PSEL juga bisa mengurangi sampah dan menghasilkan energi listrik yang lebih ramah lingkungan.
Saat ini belum ada komentar