Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Prabowo Kaji Kebijakan Hemat BBM dan WFH 50 Persen Dampak Gejolak Perang Timur Tengah

Prabowo Kaji Kebijakan Hemat BBM dan WFH 50 Persen Dampak Gejolak Perang Timur Tengah

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
  • visibility 90
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (kabaristana.com) | Presiden Prabowo Subianto mempertimbangkan kebijakan penghematan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) sebagai respons terhadap dampak konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah. Salah satu opsi yang muncul ialah penerapan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi sebagian pegawai.

Prabowo menyampaikan rencana tersebut saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026). Dalam arahannya, ia menekankan bahwa dinamika geopolitik global berpotensi mempengaruhi stabilitas energi dan ekonomi nasional.

Presiden menjelaskan bahwa konflik di kawasan Eropa dan Timur Tengah dapat mendorong kenaikan harga minyak dunia. Jika harga minyak naik, biaya bahan bakar dalam negeri juga bisa meningkat dan memicu kenaikan harga kebutuhan pokok.

Menurut Prabowo, pemerintah perlu bergerak cepat agar dampak tersebut tidak menekan perekonomian masyarakat. Ia meminta jajaran kabinet mulai menyiapkan langkah konkret untuk menekan konsumsi BBM.

“Kita harus melihat perkembangan global. Konflik di Eropa dan Timur Tengah bisa mempengaruhi harga BBM. Jika harga BBM naik, harga makanan juga bisa ikut naik,” kata Prabowo dalam rapat kabinet.

Pemerintah Dorong Penghematan Konsumsi BBM

Prabowo menilai Indonesia tidak boleh menganggap situasi global yang bergejolak sebagai hal yang tidak berdampak. Ia meminta seluruh kementerian dan lembaga mengambil langkah proaktif untuk menghemat energi.

Ia menegaskan bahwa pemerintah telah memiliki sejumlah rencana terkait ketahanan energi. Namun kondisi global saat ini mendorong pemerintah untuk mempercepat penerapan kebijakan penghematan.

Presiden juga menilai efisiensi penggunaan energi dapat membantu pemerintah menjaga stabilitas ekonomi sekaligus menekan potensi kenaikan harga pangan.

Belajar dari Kebijakan Pakistan

Dalam sidang kabinet tersebut, Prabowo juga menunjukkan contoh kebijakan penghematan energi yang dijalankan oleh Pakistan. Negara itu mengambil langkah serius untuk merespons lonjakan harga minyak dunia.

Pakistan menerapkan sistem kerja dari rumah bagi sekitar 50 persen pegawai pemerintah dan sektor swasta. Pemerintah setempat juga mengurangi hari kerja menjadi empat hari dalam seminggu.

Langkah tersebut bertujuan mengurangi mobilitas masyarakat sekaligus menekan konsumsi bahan bakar.

Selain itu, pemerintah Pakistan juga memotong gaji anggota kabinet dan anggota parlemen. Pemerintah kemudian menyalurkan dana hasil penghematan tersebut kepada kelompok masyarakat yang paling rentan.

Pembatasan Kendaraan dan Belanja Pemerintah

Pakistan juga membatasi penggunaan kendaraan dinas pemerintah. Sekitar 60 persen kendaraan milik pemerintah tidak beroperasi setiap hari agar konsumsi BBM bisa ditekan.

Selain itu, pemerintah Pakistan menghentikan sejumlah belanja yang tidak mendesak. Pemerintah menunda pembelian kendaraan baru, pendingin ruangan, serta perabot kantor di berbagai lembaga negara.

Pemerintah setempat juga mengurangi perjalanan dinas dan menghentikan penggunaan anggaran negara untuk kegiatan seremonial yang tidak prioritas.

Di sektor pendidikan, sejumlah perguruan tinggi menjalankan sistem pembelajaran daring untuk mengurangi mobilitas dan konsumsi energi.

Pemerintah Indonesia Masih Mengkaji

Prabowo menegaskan bahwa berbagai langkah tersebut hanya menjadi bahan perbandingan bagi pemerintah Indonesia. Ia meminta para menteri mempelajari kemungkinan penerapan kebijakan serupa yang sesuai dengan kondisi nasional.

Menurutnya, pemerintah harus menjaga disiplin anggaran sekaligus menekan potensi peningkatan defisit.

Presiden juga menyampaikan optimisme terhadap kondisi ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun ke depan. Meski demikian, ia menilai langkah penghematan tetap penting untuk menghadapi ketidakpastian global.

“Saya yakin dalam dua sampai tiga tahun ke depan kita akan semakin kuat. Tetapi mulai sekarang kita harus menghemat konsumsi energi,” ujar Prabowo.

Dengan langkah antisipatif tersebut, pemerintah berharap Indonesia dapat menjaga stabilitas ekonomi sekaligus menghadapi dampak konflik global dengan lebih siap.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kasus vanessa bhayangkari di Mabes Polri Jakarta

    GASKAN: OMA PHENA DAN TIM HUKUM BUKA SUARA DI PODCAST, VANESSA DIKIRIMINALISASI, DILIMPAHKAN TANPA SURAT & TANDA TANGAN

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 122
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Jumat, 10 April 2026 Gerakan Suara Keadilan Netizen (GASKAN) bersama keluarga dan tim hukum akhirnya menyampaikan pernyataan terbuka terkait kasus yang menimpa Vanessa, mantan anggota Bhayangkari. Ibunda Vanessa, Oma Tri Phena (65), hadir bersama kuasa hukum dalam sejumlah wawancara podcast. Mereka mengungkap berbagai kejanggalan yang muncul selama proses hukum berlangsung. Kasus ini […]

  • Idulfitri 2026 sidang isbat Kementerian Agama di Jakarta

    Idulfitri 2026 Jatuh pada 21 Maret, Pemerintah Tetapkan Lewat Sidang Isbat

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 96
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Idulfitri 2026 resmi jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah melalui sidang isbat Kementerian Agama yang digelar pada Kamis (19/3/2026). Menteri Agama Nasaruddin Umar memimpin sidang di Auditorium HM Rasjidi, Jakarta Pusat. Ia menyampaikan hasil sidang setelah menerima laporan dari tim hisab dan rukyat di berbagai wilayah […]

  • Status hukum lahan transmigrasi yang tumpang tindih kawasan hutan

    Kementrans Targetkan Penuntasan Status Hukum 17.655 Bidang Tanah Transmigran

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 215
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Ribuan keluarga transmigran masih hidup tanpa kepastian hukum atas tanah yang mereka tempati. Padahal, sebagian dari mereka telah mengelola lahan itu selama puluhan tahun. Ketidakjelasan status tanah ini berisiko memicu konflik agraria dan menghambat kesejahteraan warga. Persoalan Lahan Mengemuka di Tengah Reforma Agraria Masalah tumpang tindih lahan transmigrasi dan kawasan hutan kembali mencuat. […]

  • banjir Jakarta akibat hujan deras merendam permukiman warga

    Hujan Mengguyur Jakarta, Sejumlah Wilayah Mengalami Kebanjiran

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 235
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Banjir Jakarta kembali terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah ibu kota sejak Minggu malam hingga Senin dini hari, Senin (12/1/2026). Hujan turun dengan intensitas tinggi selama beberapa jam tanpa jeda. Curah hujan yang tinggi membuat saluran drainase kewalahan. Air meluap dan menggenangi permukiman warga serta ruas jalan utama. Kondisi ini memicu banjir […]

  • Pendidikan kritis di sekolah Indonesia masih lemah, terlihat dari suasana ruang kelas yang menekankan kepatuhan dan kelulusan dibandingkan kemampuan berpikir kritis siswa.

    Sekolah Rajin Meluluskan, Tapi Tak Mengajarkan Berpikir

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 335
    • 3Komentar

    Sekolah Rajin Meluluskan, Tapi Tak Mengajarkan Berpikir, Artinya: sekolah menekankan kelulusan dan kepatuhan, sementara kemampuan berpikir kritis dan mandiri kurang dibangun. Jakarta, kabaristana.com | Pendidikan kritis di sekolah Indonesia belum menjadi fondasi utama pembelajaran, karena sistem pendidikan masih lebih menekankan kelulusan dan kepatuhan dibandingkan kemampuan berpikir mandiri dan reflektif. Ruang Kelas yang Menuntut Kepatuhan Di […]

  • penangkapan LSM Konawe tambang oleh aparat kepolisian

    Penangkapan LSM Konawe Tuai Kecurigaan: Diduga Ada Permainan PT ST Nickel dan Oknum Aparat

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Penangkapan sejumlah oknum lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Kabupaten Konawe memicu polemik. Kasus ini langsung menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat. Aparat menyebut penangkapan itu sebagai bagian dari penegakan hukum. Namun, situasi berkembang cepat. Publik mulai menduga adanya skenario yang melibatkan perusahaan tambang PT ST Nickel Resources bersama oknum aparat. Aktivis Soroti […]

expand_less