Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Dugaan Kekerasan di Daycare Yogya Diselidiki, Menteri HAM Turunkan Tim

Dugaan Kekerasan di Daycare Yogya Diselidiki, Menteri HAM Turunkan Tim

  • account_circle Rahman
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) – Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, segera mengerahkan tim untuk menyelidiki dugaan pelanggaran di daycare di Yogyakarta. Ia mengambil langkah cepat setelah menerima laporan kekerasan dan diskriminasi terhadap anak.

Tim Kementerian HAM langsung mendatangi lokasi pada hari yang sama. Mereka melakukan pengecekan awal dan kini menunggu laporan lengkap dari kantor wilayah sebagai dasar penanganan lanjutan. Kementerian akan merilis hasil pemeriksaan kepada publik dalam waktu dekat.

Kasus ini mencuat ketika pihak pelapor membawa dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha ke kepolisian. Aparat kemudian melakukan penggerebekan untuk mengumpulkan bukti serta memeriksa kondisi di lapangan.

Data awal menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan. Dari 103 anak yang terdaftar, sebanyak 53 anak mengalami dugaan perlakuan tidak layak. Dugaan ini berlangsung sejak daycare mulai beroperasi sekitar satu tahun lalu.

Pemerintah melihat kasus ini sebagai bagian dari persoalan pengawasan layanan penitipan anak. Presiden sebelumnya menyoroti pentingnya pembenahan sistem daycare agar setiap anak mendapatkan perlindungan maksimal.

Pigai menegaskan pentingnya verifikasi langsung untuk memastikan fakta. Ia ingin menjadikan temuan di lapangan sebagai dasar penegakan hukum sekaligus perbaikan sistem pengawasan.

Pemerintah kini menunggu laporan akhir dari tim. Mereka berkomitmen menindaklanjuti setiap temuan secara transparan demi melindungi hak anak sebagai kelompok rentan.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Endana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • TPPU emas ilegal Nganjuk, penyidik Bareskrim membawa barang bukti emas

    Polisi Periksa Empat Karyawan Toko Emas di Nganjuk Terkait Dugaan TPPU

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 107
    • 0Komentar

    JAWA TIMUR, Kabaristana.com| Tim Bareskrim Polri memeriksa empat karyawan sebuah toko emas di Kabupaten Nganjuk. Polisi melakukan pemeriksaan itu setelah menyelesaikan penggeledahan terkait penyidikan tindak pidana pencucian uang (TPPU) hasil penambangan emas tanpa izin. Koordinator Pasar Wage Nganjuk, Mulyadi, menyampaikan bahwa petugas meminta keterangan seluruh karyawan yang berada di dalam toko. Selain itu, polisi juga […]

  • nilai tukar rupiah turun terhadap dolar AS

    Rupiah Diprediksi Melemah, Dipicu Gagalnya Negosiasi AS–Iran

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 126
    • 1Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Nilai tukar rupiah turun pada awal pekan karena tekanan sentimen global. Kegagalan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran mendorong penguatan dolar AS dan menekan rupiah. Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyebut konflik geopolitik memicu kenaikan harga minyak dunia. Kenaikan ini menarik minat investor ke dolar AS sebagai aset aman. Akibatnya, rupiah […]

  • senjata baru China berpotensi mengancam jaringan satelit Starlink

    Bukan Rudal Nuklir, Senjata Baru China Berpotensi Melumpuhkan Dominasi AS di Luar Angkasa

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 123
    • 1Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Senjata baru China memunculkan kekhawatiran baru di tengah meningkatnya ketergantungan dunia pada satelit komunikasi. Teknologi ini berpotensi melumpuhkan satelit tanpa ledakan, sehingga mengancam layanan internet, navigasi, dan komunikasi sipil lintas negara. Isu ini menjadi penting karena satelit orbit rendah kini menopang aktivitas harian masyarakat global. Jaringan tersebut mendukung transaksi digital, layanan darurat, […]

  • Bunuh Diri Siswi Demak Terulang, Alarm Kesehatan Mental Remaja

    Bunuh Diri Siswi Demak Terulang, Alarm Kesehatan Mental Remaja

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 153
    • 1Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Kasus bunuh diri Siswi Sekolah dasar (SD), di Kabupaten  Demak,  Jawa Tengah. Kembali terjadi dan memunculkan keprihatinan luas di masyarakat. Peristiwa ini mempertegas perlunya langkah nyata untuk melindungi kesehatan mental remaja, khususnya di lingkungan sekolah. (15/02/2026).  Warga menemukan seorang siswi dalam kondisi meninggal dunia, setelah mendapat laporan dari warga, aparat kepolisian langsung […]

  • Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memicu perhatian global setelah melontarkan pernyataan keras terkait Kuba

    Trump Singgung “Ambil Alih Kuba”, Ketegangan AS-Kuba Kembali Memanas

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 104
    • 0Komentar

    WASHINGTON, (Kabaristana.com) | Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memicu perhatian global setelah melontarkan pernyataan keras terkait Kuba. Ia menyebut kemungkinan mengambil peran terhadap negara tersebut, di tengah proses diplomasi yang sedang berlangsung. Trump menyampaikan pernyataan itu langsung kepada wartawan di Gedung Putih. Ia menilai situasi di Kuba membuka peluang bagi Amerika Serikat untuk bertindak. “Saya […]

  • pasar digital adil UMKM Indonesia

    Pemerintah Geser Strategi: UMKM Didorong Lebih Kompetitif di Era Pasar Digital

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 133
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Pemerintah kini mengubah arah kebijakan untuk mendorong UMKM berkembang lebih cepat. Sebelumnya, pemerintah menekankan pentingnya kehadiran UMKM di platform digital. Kini, pemerintah berfokus pada peningkatan kualitas usaha. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menegaskan bahwa fase “go online” sudah terlampaui. Oleh karena itu, pemerintah mendorong UMKM agar lebih produktif sekaligus kompetitif. […]

expand_less