Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Gerakan Mahasiswa Hukum Sultra-Jakarta Desak Pemerintah Hentikan Tambang di Pulau Wawonii

Gerakan Mahasiswa Hukum Sultra-Jakarta Desak Pemerintah Hentikan Tambang di Pulau Wawonii

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 144
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) – Gerakan Mahasiswa Hukum Sultra-Jakarta kembali menyuarakan penolakan terhadap aktivitas pertambangan di Pulau Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara. Ketua Gerakan Mahasiswa Hukum Sultra-Jakarta, Abdi Aditya, meminta pemerintah pusat segera mengambil langkah konkret untuk melindungi lingkungan dan masyarakat Pulau Wawonii.

Abdi Aditya menilai aktivitas pertambangan di Pulau Wawonii memicu keresahan masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa kegiatan tambang mengancam kelestarian lingkungan di wilayah kepulauan tersebut.

“Kami meminta pemerintah pusat tidak tutup mata terhadap kondisi di Pulau Wawonii. Negara harus hadir melindungi masyarakat dan menjalankan putusan hukum yang sudah berkekuatan tetap,” ujar Abdi Aditya.

Menurutnya, seluruh pihak wajib menghormati dan menjalankan putusan Mahkamah Agung. Ia menilai aktivitas tambang yang masih berjalan dapat mencederai supremasi hukum di Indonesia.

Selain itu, Abdi Aditya menegaskan bahwa Pulau Wawonii memiliki kerentanan ekologis yang tinggi. Karena itu, aktivitas eksploitasi tambang berpotensi merusak lingkungan dan mengancam sumber air bersih masyarakat.

Gerakan Mahasiswa Hukum Sultra-Jakarta memastikan akan terus mengawal persoalan tersebut. Mereka juga berkomitmen melakukan advokasi dan tekanan publik hingga pemerintah mengambil tindakan tegas terhadap perusahaan tambang di Pulau Wawonii.

Gerakan Mahasiswa Hukum Sultra-Jakarta menyampaikan tiga tuntutan kepada pemerintah.

Pertama, mereka meminta Kementerian ESDM, khususnya Ditjen Minerba, segera membekukan izin usaha pertambangan PT Gema Kreasi Perdana (GKP), PT Bumi Konawe Mining (BKM), dan PT Wawonii Makmur Jaya Raya (WMJR).

Kedua, mereka mendesak Kementerian Kehutanan segera mencabut Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) milik ketiga perusahaan tersebut.

Ketiga, mereka meminta pemerintah menjalankan putusan Mahkamah Agung yang melarang aktivitas pertambangan di Pulau Wawonii.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peluncuran Program Sigerak Papua Barat oleh TPID Papua Barat Daya di Kota Sorong untuk menekan inflasi pangan.

    Sigerak Hadir di Sorong, TPID Papua Barat Daya Perkuat Pengendalian Inflasi Pangan

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 69
    • 2Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com)— Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Papua Barat Daya meluncurkan program Sinergi Gerakan Pangan Murah Keliling (Sigerak) guna menekan kenaikan harga bahan pokok di wilayah tersebut. Program itu mulai berjalan di Kota Sorong, Selasa. TPID memakai mobil box untuk membawa pangan murah langsung ke permukiman warga. Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau mengatakan […]

  • Guru SD Temukan Harta VOC di Madura

    Guru SD Temukan Harta VOC di Madura

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Peristiwa guru Sekolah dasar (SD), temukan harta VOC di Madura langsung menarik perhatian publik. Selain karena nilai temuan koin dan artefak kuno, yang mencapai 13 kilogram, penemuan ini juga membuka kembali diskusi tentang jejak kolonial Belanda di Jawa Timur. Oleh karena itu, banyak pihak menilai peristiwa ini penting bagi sejarah dan edukasi […]

  • Global Connect Shenzhen mempertemukan inovator teknologi China dan investor global di Shenzhen

    Inovator China dan Investor Global Bertemu di Shenzhen, Perkuat Ekspansi Teknologi ke Pasar Dunia

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Jakarta,(kabaristana.com) – Global Connect Show (GCS) Shenzhen 2026 mempertemukan perusahaan teknologi China dengan investor, media internasional, dan pelaku bisnis dari berbagai negara. Forum yang berlangsung di Shenzhen, Provinsi Guangdong, Senin (1/6), itu bertujuan memperkuat akses merek-merek China ke pasar global. Pendiri sekaligus CEO Global Connect Show, Chris Pereira, mengatakan GCS berfokus membangun hubungan bisnis yang berkelanjutan. […]

  • Barang bukti sindikat narkoba Gang Langgar berupa plastik klip, uang tunai, dan alat transaksi yang diamankan polisi di Samarinda

    Transaksi Sabu Dijaga “Sniper”, Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Gang Langgar

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com)— Sindikat narkoba Gang Langgar di Samarinda, Kalimantan Timur, memakai sistem pengawasan berlapis untuk menjaga aktivitas transaksi sabu-sabu. Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menemukan puluhan pengawas atau “sniper” yang memantau setiap pergerakan pembeli di kawasan tersebut. Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso mengatakan para sniper berjaga di sejumlah […]

  • Paskibra Gedung Joang 45 saat mengikuti seleksi upacara 17 Agustus

    Seleksi Paskibra Gedung Joang 45 untuk Upacara 17 Agustus Diikuti Ratusan Pelajar

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Purna Paskibra Gedung Joang 45 menggelar seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera untuk upacara HUT RI pada 17 Agustus 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Museum Joang 45, Jakarta. Selain itu, pelajar kelas 7 dan 8 SMP sederajat dari Jakarta dan Bekasi ikut meramaikan seleksi tersebut. Ketua Umum Purna Paskibra Gedung Joang 45, Citra […]

  • PHK industri otomotif global di pabrik mobil Thailand akibat otomatisasi dan kendaraan listrik

    PHK Industri Otomotif Global di Thailand Masuk Fase Kritis

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 187
    • 1Komentar

    Jakarta, {kabaristana.com}— PHK industri otomotif global kini menjadi ancaman nyata seiring percepatan transisi ke kendaraan listrik (EV) dan otomatisasi produksi. Thailand menjadi salah satu negara yang paling terdampak oleh perubahan besar ini.Transformasi besar sedang mengguncang industri otomotif global. Thailand kini menghadapi tekanan serius akibat peralihan ke kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dan meningkatnya otomatisasi produksi. Kondisi […]

expand_less