Presiden Prabowo Subianto: Komitmen Tegas Melawan Korupsi
- account_circle Brian Putra
- calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
- visibility 424
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto: Presiden RI, Prabowo Subianto.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, (kabaristana.com) — Komitmen antisuap Presiden Prabowo kembali menjadi perhatian publik seiring memasuki satu tahun dua bulan masa kepemimpinannya sebagai Presiden Republik Indonesia. Presiden menegaskan bahwa ia tidak akan mentoleransi praktik suap maupun kompromi politik yang merugikan negara dan mencederai amanah rakyat.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara terbuka menyampaikan bahwa tekanan dan godaan dalam kekuasaan masih kerap terjadi. Namun, ia menegaskan sikap tegas dengan menolak segala bentuk transaksi politik yang berbasis uang. Presiden menilai praktik tersebut berpotensi melemahkan kedaulatan negara dan merusak kepercayaan publik terhadap pemerintahan.
“Saya mau disogok terus, tapi saya tegaskan, saya tidak akan menjual amanah rakyat. Negara ini tidak boleh dikendalikan oleh uang,” ujar Presiden Prabowo kepada publik.
Selama satu tahun dua bulan kepemimpinannya, Presiden Prabowo menjadikan integritas sebagai fondasi utama dalam pengambilan kebijakan nasional. Ia mendorong penegakan hukum yang tegas, memperkuat institusi negara, serta meminta seluruh jajaran pemerintahan bekerja secara profesional dan transparan. Melalui langkah tersebut, Presiden ingin memastikan kebijakan negara benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat.
Presiden Prabowo juga menekankan bahwa keberhasilan pemberantasan korupsi tidak hanya bergantung pada pemimpin nasional. Ia mengajak seluruh pejabat negara, aparatur sipil, serta elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih. Menurutnya, kejujuran dan keberanian menolak suap harus menjadi budaya bersama.
Memasuki tahun kedua kepemimpinan, komitmen antisuap Presiden Prabowo terus ia perkuat melalui percepatan reformasi birokrasi, pengawasan internal yang lebih ketat, serta peningkatan akuntabilitas kebijakan publik. Presiden menegaskan akan menjaga kedaulatan nasional dan memastikan setiap kebijakan negara dijalankan secara terbuka serta dapat dipertanggungjawabkan kepada rakyat.
- Penulis: Brian Putra
- Editor: Saydul laopua
- Sumber: https://kabaristana.com



Saat ini belum ada komentar