Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » International » FPCI Kecam Penahanan WNI dalam Misi Kemanusiaan Gaza oleh Militer Israel

FPCI Kecam Penahanan WNI dalam Misi Kemanusiaan Gaza oleh Militer Israel

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
  • visibility 207
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) — Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) mengecam aksi militer Israel yang mencegat armada Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di Laut Mediterania Timur. Insiden itu membuat sejumlah warga sipil, termasuk warga negara Indonesia (WNI), kehilangan kebebasan.

FPCI menilai Israel melanggar hukum humaniter internasional. Selain itu, organisasi tersebut menyoroti pelanggaran terhadap kebebasan navigasi dan perlindungan misi kemanusiaan sipil.

Melalui pernyataan di Instagram pada Rabu, FPCI mendesak Israel segera membebaskan seluruh peserta misi kemanusiaan.

Sembilan WNI Ikut dalam Konvoi Gaza

Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) menyebut armada Global Sumud membawa bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza. Namun, pasukan Israel menghentikan perjalanan kapal itu di Laut Mediterania Timur.

Dalam insiden tersebut, sembilan WNI mengikuti misi kemanusiaan di atas armada Global Sumud. Karena itu, FPCI menyampaikan keprihatinan atas kondisi para peserta misi.

Selain mengecam aksi Israel, FPCI juga mendukung langkah diplomatik pemerintah Indonesia guna melindungi para WNI.

Pemerintah Indonesia Perkuat Koordinasi

FPCI menyambut pernyataan bersama sejumlah menteri luar negeri yang mengutuk aksi Israel terhadap armada Global Sumud. Negara yang ikut dalam pernyataan itu antara lain Indonesia, Turki, Bangladesh, Brasil, Kolombia, Yordania, Libya, Maladewa, Pakistan, dan Spanyol.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengatakan pemerintah terus menjalin komunikasi dengan sejumlah negara di kawasan Timur Tengah.

“Saya sudah meminta perwakilan kita berkomunikasi dengan kementerian luar negeri di Yordania, Turki, dan Mesir untuk memperoleh informasi akurat terkait posisi dan keadaan saudara-saudara kita,” kata Sugiono.

Selain menjalin komunikasi, pemerintah juga memaksimalkan jalur diplomasi agar seluruh WNI bisa pulang ke Indonesia dengan aman.

Kementerian Luar Negeri RI mengonfirmasi sembilan WNI mengikuti misi kemanusiaan menuju Gaza. Tiga peserta di antaranya bekerja sebagai wartawan media nasional.

Mereka yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai dari Republika serta Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Remaja Tewas Mengenaskan, Satu Luka-Luka Diserang Komplotan Begal di Bekasi

    Dua Remaja Tewas Mengenaskan, Satu Luka-Luka Diserang Komplotan Begal di Bekasi

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Bekasi, (kabarsiatana.com) – 20 Juni 2026 Komplotan begal menewaskan dua remaja dan melukai satu korban lainnya dalam aksi brutal di Jalan Raya Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Jumat (19/6/2026) dini hari. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Polisi mengidentifikasi dua korban tewas berinisial D (17) dan K (19). Warga menemukan jasad kedua korban di […]

  • Donald Trump Sentil Presiden Israel soal Amnesti Netanyahu

    Donald Trump Sentil Presiden Israel soal Amnesti Netanyahu

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 298
    • 1Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) -Trump sentil Presiden Israel dalam pernyataan terbuka yang langsung menarik perhatian komunitas internasional. Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara tegas mengkritik Presiden Israel Isaac Herzog karena belum memberikan amnesti kepada Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu, yang tengah menghadapi dugaan kasus suap dan korupsi. (14/02/2026). Trump menilai Netanyahu sebagai sekutu strategis Amerika Serikat dan […]

  • GPM Sultra-Jakarta desak Kemnaker periksa PT Anindya Kendari terkait dugaan pelanggaran ketenagakerjaan.

    GPM Sultra–Jakarta Desak Kemnaker Usut Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan PT Anindya Wiraputra Konsult Cabang Kendari

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Jakarta, (KABARISTANA.COM) — Gerakan Pemuda Mahasiswa (GPM) Sultra–Jakarta menggelar aksi demonstrasi di Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI), Kamis (22/10/2026), mendesak pemeriksaan terhadap PT Anindya Wiraputra Konsult Cabang Kendari atas dugaan ketidakjelasan status hubungan kerja dan kontrak kerja pekerja. Desakan tersebut berangkat dari informasi salah satu mantan karyawan yang menyampaikan adanya persoalan terkait kepastian status […]

  • pencarian nelayan hilang Makassar oleh Tim SAR gabungan

    Pencarian Nelayan Hilang Makassar Diperluas hingga 12 Mil Laut

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Makassar, kabaristana.com  | Pencarian nelayan hilang Makassar memasuki hari ketiga dengan perluasan area penyisiran hingga 12 nautical mile dari titik awal kejadian. Tim SAR gabungan menyisir Perairan New Port, kawasan Pelindo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar, Andi Sultan, menyatakan tim memperluas sektor pencarian untuk […]

  • Tim Basarnas melakukan operasi SAR pesawat ATR

    Operasi SAR Kecelakaan Pesawat ATR Resmi Dihentikan

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 482
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com — Penghentian operasi pencarian dan evakuasi kecelakaan pesawat ATR 42-500 memunculkan ketidakpastian bagi keluarga korban. Hingga hari ketujuh pencarian, tim belum menemukan sepuluh penumpang, sehingga negara menutup fase darurat tanpa kepastian nasib seluruh korban. Keputusan ini menarik perhatian publik karena menyangkut tanggung jawab negara dalam menjamin keselamatan transportasi udara serta hak keluarga korban […]

  • Prabowo panggil Retno Marsudi mantan Menlu ke Istana

    Prabowo Panggil Retno Marsudi dan Marty Natalegawa ke Istana, Isyarat Evaluasi Arah Diplomasi?

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com | Prabowo panggil mantan Menlu ke Istana Negara pada Rabu (4/2/2026). Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah ini di awal masa pemerintahannya. Publik langsung menyoroti langkah tersebut karena berkaitan dengan arah kebijakan luar negeri Indonesia. Keputusan diplomasi berpengaruh pada stabilitas politik, ekonomi, dan posisi Indonesia di tingkat global. Dinamika Global Dorong Evaluasi Diplomasi Situasi […]

expand_less