Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Aksi Jilid 2 Corak-Sultra Kembali Desak Kapolri: Copot Kapolres dan Kasatreskrim Konawe utara

Aksi Jilid 2 Corak-Sultra Kembali Desak Kapolri: Copot Kapolres dan Kasatreskrim Konawe utara

  • account_circle Brian Putra
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • visibility 210
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, kabaristana.com – Corong Aspirasi Rakyat Sultra (CORAK) bersama Aliansi Pemuda Peduli Pertambangan Nusantara kembali menggelar “Seruan Aksi Jilid 2” untuk menyoroti kondisi penegakan hukum di Kabupaten Konawe Utara.

Kedua organisasi tersebut menjadwalkan aksi di Mabes Polri pada Senin, 25 Mei 2026. Mereka mendesak Kapolri melalui Propam Polri untuk mencopot Kapolres dan Kasatreskrim Konawe Utara karena menilai keduanya gagal menjalankan tugas penegakan hukum.

Massa aksi menyampaikan kekecewaan atas berbagai persoalan yang terus terjadi di Konawe Utara. Mereka menilai aparat belum menunjukkan langkah tegas dalam menangani sejumlah kasus yang menjadi perhatian masyarakat.

Soroti Peredaran Narkotika dan Tambang Ilegal

Massa menyoroti peredaran narkotika yang masih marak di wilayah Konawe Utara. Mereka menilai aparat belum mampu menekan peredaran barang terlarang tersebut secara maksimal.

Selain itu, massa juga mengkritik aktivitas pertambangan ilegal yang diduga masih berlangsung di sejumlah wilayah. Mereka menilai aktivitas tersebut merusak lingkungan, mengurangi potensi penerimaan negara, dan memicu konflik sosial di tengah masyarakat.

Menurut massa, aparat penegak hukum perlu mengambil tindakan tegas terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam aktivitas pertambangan ilegal.

Pembalakan Liar Dinilai Mengancam Lingkungan

Massa juga menyoroti maraknya praktik ilegal logging atau pembalakan liar di Konawe Utara. Mereka menilai aktivitas tersebut semakin mengancam kelestarian hutan dan ekosistem di wilayah tersebut.

Massa menduga pelaku pembalakan liar memiliki jaringan yang kuat sehingga aparat kesulitan menindak mereka. Kondisi itu, menurut mereka, berdampak langsung terhadap masyarakat yang bergantung pada kawasan hutan.

Kasus Pencurian Meresahkan Warga

Selain masalah narkotika dan lingkungan, massa juga menyoroti meningkatnya kasus pencurian yang meresahkan masyarakat.

Mereka menilai aparat kepolisian belum mampu memberikan rasa aman secara maksimal. Akibatnya, kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum terus menurun.

Massa meminta evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparat kepolisian di wilayah Konawe Utara agar keamanan dan ketertiban masyarakat dapat terjaga.

Fauzan: Rakyat Sudah Muak

Koordinator sekaligus penanggung jawab aksi, Fauzan Dermawan, menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk protes masyarakat terhadap berbagai dugaan pembiaran tindak kejahatan.

“Rakyat sudah muak melihat berbagai kejahatan terus terjadi tanpa penanganan serius. Tambang ilegal, ilegal logging, narkotika, hingga pencurian semakin merajalela. Kami mendesak Kapolri segera mengevaluasi total dan mencopot Kapolres serta Kasatreskrim Konawe Utara,” tegas Fauzan.

Desak Mabes Polri Turun Tangan

Selain meminta pencopotan pejabat kepolisian setempat, massa juga mendesak Mabes Polri turun langsung melakukan investigasi menyeluruh.

Mereka meminta Mabes Polri menyelidiki dugaan keterlibatan oknum aparat yang diduga membekingi aktivitas ilegal di wilayah Konawe Utara.

Di akhir pernyataannya, Fauzan menegaskan bahwa koalisi masyarakat akan terus mengawal persoalan tersebut hingga tuntas.

“Kami tidak datang untuk mencari sensasi. Kami datang membawa kemarahan rakyat. Jika dugaan pembiaran kejahatan ini benar terjadi, maka siapa pun yang terlibat harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” tutupnya.

  • Penulis: Brian Putra
  • Editor: Muh. Nur Alim
  • Sumber: Redaksi

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Iran ancam serangan balasan di kawasan Selat Hormuz

    Iran Ancam Balasan Keras ke AS, Ketegangan di Selat Hormuz Picu Lonjakan Harga Minyak

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 201
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Iran ancam serangan balasan terhadap Amerika Serikat jika tekanan militer terus berlanjut. Pernyataan ini mempertegas meningkatnya ketegangan antara Iran dan AS yang sudah berlangsung selama dua bulan terakhir. Iran Ancam Serangan Balasan ke AS Situasi geopolitik di Timur Tengah kembali memanas. Iran menegaskan akan merespons setiap langkah militer dengan serangan yang lebih […]

  • Harga perak dunia tertekan The Fed dan konflik Iran

    Perak Dunia Bergerak Fluktuatif, Pasar Dibayangi Kebijakan The Fed dan Konflik Iran

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 148
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Harga perak dunia bergerak tidak menentu sepanjang perdagangan pekan ini. Pelaku pasar terus mencermati arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat dan perkembangan konflik di Timur Tengah. Pada penutupan perdagangan Jumat (22/5/2026), harga perak berada di level US$76,56 per troy ounce. Posisi itu turun tipis dibanding perdagangan Kamis yang mencapai US$76,69 per troy […]

  • Dana Mudik Lebaran 2026: Pemerintah Gelontorkan Rp911,16 M

    Dana Mudik Lebaran 2026: Pemerintah Gelontorkan Rp911,16 M

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) —Dana Mudik Lebaran 2026 menjadi langkah strategis pemerintah untuk mengelola arus mudik dan balik Idulfitri secara aman dan terkoordinasi. Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp911,16 miliar, guna memastikan layanan transportasi publik berjalan lancar, keselamatan perjalanan meningkat, serta biaya perjalanan tetap terjangkau bagi masyarakat. (10/02/2026). Melalui kebijakan ini, Pemerintah Indonesia menegaskan peran aktif negara dalam […]

  • Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung berpidato dalam agenda Jepang Korsel dialog energi di Blue House Korea Selatan.

    Jepang dan Korsel Bangun Dialog Keamanan Energi di Tengah Krisis Timur Tengah

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com)— Jepang dan Korsel dialog keamanan energi menjadi fokus utama dalam pertemuan bilateral di Andong, Korea Selatan, Selasa (19/5). Kedua negara sepakat memperkuat koordinasi energi setelah ketegangan Timur Tengah memicu kekhawatiran terhadap pasokan minyak dunia. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung membahas langkah strategis untuk menjaga stabilitas energi […]

  • kpk tahan pejabat bea cukai kasus suap

    KPK Tahan Kepala Seksi Intelijen Cukai Terkait Suap Impor Barang KW

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 270
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) — Komisi Pemberantasan Korupsi menahan Kepala Seksi Intelijen Cukai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Budiman Bayu Prasetyo (PBPK). Dengan penahanan ini, KPK menetapkan PBPK sebagai tersangka ketujuh dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi impor barang tiruan atau KW. Sebelumnya, KPK menetapkan PBPK sebagai tersangka pada 26 Februari 2026. Penetapan tersebut muncul setelah penyidik memeriksa […]

  • Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri membuka IFBC 2026 Bandung di Sudirman Grand Ballroom.

    IFBC 2026 Bandung Dorong Pembukaan Lapangan Kerja Baru

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com)– Pameran Info Franchise and Business Concept (IFBC) 2026 di Bandung menjadi momentum penting untuk mendorong lahirnya wirausaha baru sekaligus memperluas lapangan kerja di Indonesia. Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri mengatakan sektor kewirausahaan memiliki peran besar dalam memperkuat ekonomi nasional. Karena itu, pameran bisnis seperti IFBC dapat membuka akses masyarakat terhadap […]

expand_less