Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Aksi Jilid 2 Corak-Sultra Kembali Desak Kapolri: Copot Kapolres dan Kasatreskrim Konawe utara

Aksi Jilid 2 Corak-Sultra Kembali Desak Kapolri: Copot Kapolres dan Kasatreskrim Konawe utara

  • account_circle Brian Putra
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • visibility 158
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, kabaristana.com – Corong Aspirasi Rakyat Sultra (CORAK) bersama Aliansi Pemuda Peduli Pertambangan Nusantara kembali menggelar “Seruan Aksi Jilid 2” untuk menyoroti kondisi penegakan hukum di Kabupaten Konawe Utara.

Kedua organisasi tersebut menjadwalkan aksi di Mabes Polri pada Senin, 25 Mei 2026. Mereka mendesak Kapolri melalui Propam Polri untuk mencopot Kapolres dan Kasatreskrim Konawe Utara karena menilai keduanya gagal menjalankan tugas penegakan hukum.

Massa aksi menyampaikan kekecewaan atas berbagai persoalan yang terus terjadi di Konawe Utara. Mereka menilai aparat belum menunjukkan langkah tegas dalam menangani sejumlah kasus yang menjadi perhatian masyarakat.

Soroti Peredaran Narkotika dan Tambang Ilegal

Massa menyoroti peredaran narkotika yang masih marak di wilayah Konawe Utara. Mereka menilai aparat belum mampu menekan peredaran barang terlarang tersebut secara maksimal.

Selain itu, massa juga mengkritik aktivitas pertambangan ilegal yang diduga masih berlangsung di sejumlah wilayah. Mereka menilai aktivitas tersebut merusak lingkungan, mengurangi potensi penerimaan negara, dan memicu konflik sosial di tengah masyarakat.

Menurut massa, aparat penegak hukum perlu mengambil tindakan tegas terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam aktivitas pertambangan ilegal.

Pembalakan Liar Dinilai Mengancam Lingkungan

Massa juga menyoroti maraknya praktik ilegal logging atau pembalakan liar di Konawe Utara. Mereka menilai aktivitas tersebut semakin mengancam kelestarian hutan dan ekosistem di wilayah tersebut.

Massa menduga pelaku pembalakan liar memiliki jaringan yang kuat sehingga aparat kesulitan menindak mereka. Kondisi itu, menurut mereka, berdampak langsung terhadap masyarakat yang bergantung pada kawasan hutan.

Kasus Pencurian Meresahkan Warga

Selain masalah narkotika dan lingkungan, massa juga menyoroti meningkatnya kasus pencurian yang meresahkan masyarakat.

Mereka menilai aparat kepolisian belum mampu memberikan rasa aman secara maksimal. Akibatnya, kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum terus menurun.

Massa meminta evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparat kepolisian di wilayah Konawe Utara agar keamanan dan ketertiban masyarakat dapat terjaga.

Fauzan: Rakyat Sudah Muak

Koordinator sekaligus penanggung jawab aksi, Fauzan Dermawan, menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk protes masyarakat terhadap berbagai dugaan pembiaran tindak kejahatan.

“Rakyat sudah muak melihat berbagai kejahatan terus terjadi tanpa penanganan serius. Tambang ilegal, ilegal logging, narkotika, hingga pencurian semakin merajalela. Kami mendesak Kapolri segera mengevaluasi total dan mencopot Kapolres serta Kasatreskrim Konawe Utara,” tegas Fauzan.

Desak Mabes Polri Turun Tangan

Selain meminta pencopotan pejabat kepolisian setempat, massa juga mendesak Mabes Polri turun langsung melakukan investigasi menyeluruh.

Mereka meminta Mabes Polri menyelidiki dugaan keterlibatan oknum aparat yang diduga membekingi aktivitas ilegal di wilayah Konawe Utara.

Di akhir pernyataannya, Fauzan menegaskan bahwa koalisi masyarakat akan terus mengawal persoalan tersebut hingga tuntas.

“Kami tidak datang untuk mencari sensasi. Kami datang membawa kemarahan rakyat. Jika dugaan pembiaran kejahatan ini benar terjadi, maka siapa pun yang terlibat harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” tutupnya.

  • Penulis: Brian Putra
  • Editor: Muh. Nur Alim
  • Sumber: Redaksi

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabid Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto saat memberi keterangan terkait hoaks MBG Uya Kuya di Jakarta

    Hoaks MBG Uya Kuya: Polda Metro Jaya Mulai Penyelidikan

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Jakarta, {kabaristana.com}~Kasus hoaks MBG Uya Kuya menarik perhatian publik. Sebuah akun media sosial menyebarkan klaim bahwa ia memiliki ratusan dapur program Makan Bergizi Gratis. Namun, ia langsung membantah informasi tersebut dan menempuh jalur hukum. Laporan ke Polisi Surya Utama (Uya Kuya) mendatangi Polda Metro Jaya untuk membuat laporan resmi. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki […]

  • Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron melambaikan tangan usai pertemuan bilateral di Istana Élysée, Paris.

    Prabowo dan Macron Gelar Pertemuan Bilateral di Paris, Perkuat Kerja Sama Strategis

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 168
    • 0Komentar

    JAKARTA , { kabaristana.com}– Presiden Prabowo Subianto bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam pertemuan tertutup di Istana Élysée, Paris. Dalam agenda tersebut, Prabowo Macron energi pendidikan menjadi salah satu fokus utama pembahasan. Kedua pemimpin berdiskusi selama lebih dari dua jam. Mereka membahas arah kerja sama strategis yang dapat memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Prancis di […]

  • Padepokan Padhang Ati di Kabupaten Pekalongan

    Kemenag Tegaskan Padepokan Padhang Ati Bukan Pesantren, Kasus Dugaan Cabul Ditangani Polisi

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 144
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Direktur Pesantren Kementerian Agama, Basnang Said, menegaskan lembaga yang dipimpin terduga pelaku pencabulan di Pekalongan bukan pondok pesantren. Sebaliknya, lembaga itu merupakan padepokan bernama Padepokan Padhang Ati. Basnang mengatakan Kementerian Agama telah memeriksa data Education Management Information System (EMIS). Dari hasil pemeriksaan itu, Kemenag tidak menemukan izin operasional maupun data pendaftaran lembaga […]

  • Kampanye 50 In 5 untuk memperkuat layanan digital Indonesia

    Indonesia Gabung Kampanye Global 50-in-5, Perkuat Layanan Publik Digital Berbasis Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 132
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Pemerintah Indonesia resmi bergabung dalam Kampanye Global 50-in-5. Langkah ini bertujuan mempercepat pembangunan Digital Public Infrastructure (DPI) yang aman, inklusif, dan terintegrasi. Menteri PANRB Rini Widyantini mengatakan transformasi digital harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, keberhasilan transformasi tidak diukur dari banyaknya aplikasi yang dibuat. Keberhasilan terlihat dari kemudahan yang dirasakan masyarakat saat […]

  • Laba Bank Sultra 2025 mencapai Rp419 miliar dalam RUPS Bank Sultra di Kendari

    Bank Sultra Bukukan Laba Bersih Rp419 Miliar di 2025, Dividen Naik Jadi 75 Persen

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 161
    • 0Komentar

    KENDARI, (Kabaristana.com) | PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) mencatat kinerja keuangan yang positif sepanjang tahun buku 2025. Bank milik pemerintah daerah itu meraih laba bersih Rp419 miliar dan terus memperkuat perannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tenggara. Manajemen Bank Sultra memaparkan capaian tersebut dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun […]

  • ekonomi RI tumbuh 5,61 persen pada kuartal I 2026

    Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen, Tertinggi Sejak 2022

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 mencapai 5,61 persen secara tahunan. Angka itu menjadi yang tertinggi sejak kuartal III tahun 2022. Purbaya menyampaikan hal tersebut saat membuka Jogja Financial Festival (Finfest) 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, Jumat. Konsumsi dan Investasi Jadi […]

expand_less