Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Aksi Jilid 2 Corak-Sultra Kembali Desak Kapolri: Copot Kapolres dan Kasatreskrim Konawe utara

Aksi Jilid 2 Corak-Sultra Kembali Desak Kapolri: Copot Kapolres dan Kasatreskrim Konawe utara

  • account_circle Brian Putra
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • visibility 209
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, kabaristana.com – Corong Aspirasi Rakyat Sultra (CORAK) bersama Aliansi Pemuda Peduli Pertambangan Nusantara kembali menggelar “Seruan Aksi Jilid 2” untuk menyoroti kondisi penegakan hukum di Kabupaten Konawe Utara.

Kedua organisasi tersebut menjadwalkan aksi di Mabes Polri pada Senin, 25 Mei 2026. Mereka mendesak Kapolri melalui Propam Polri untuk mencopot Kapolres dan Kasatreskrim Konawe Utara karena menilai keduanya gagal menjalankan tugas penegakan hukum.

Massa aksi menyampaikan kekecewaan atas berbagai persoalan yang terus terjadi di Konawe Utara. Mereka menilai aparat belum menunjukkan langkah tegas dalam menangani sejumlah kasus yang menjadi perhatian masyarakat.

Soroti Peredaran Narkotika dan Tambang Ilegal

Massa menyoroti peredaran narkotika yang masih marak di wilayah Konawe Utara. Mereka menilai aparat belum mampu menekan peredaran barang terlarang tersebut secara maksimal.

Selain itu, massa juga mengkritik aktivitas pertambangan ilegal yang diduga masih berlangsung di sejumlah wilayah. Mereka menilai aktivitas tersebut merusak lingkungan, mengurangi potensi penerimaan negara, dan memicu konflik sosial di tengah masyarakat.

Menurut massa, aparat penegak hukum perlu mengambil tindakan tegas terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam aktivitas pertambangan ilegal.

Pembalakan Liar Dinilai Mengancam Lingkungan

Massa juga menyoroti maraknya praktik ilegal logging atau pembalakan liar di Konawe Utara. Mereka menilai aktivitas tersebut semakin mengancam kelestarian hutan dan ekosistem di wilayah tersebut.

Massa menduga pelaku pembalakan liar memiliki jaringan yang kuat sehingga aparat kesulitan menindak mereka. Kondisi itu, menurut mereka, berdampak langsung terhadap masyarakat yang bergantung pada kawasan hutan.

Kasus Pencurian Meresahkan Warga

Selain masalah narkotika dan lingkungan, massa juga menyoroti meningkatnya kasus pencurian yang meresahkan masyarakat.

Mereka menilai aparat kepolisian belum mampu memberikan rasa aman secara maksimal. Akibatnya, kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum terus menurun.

Massa meminta evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparat kepolisian di wilayah Konawe Utara agar keamanan dan ketertiban masyarakat dapat terjaga.

Fauzan: Rakyat Sudah Muak

Koordinator sekaligus penanggung jawab aksi, Fauzan Dermawan, menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk protes masyarakat terhadap berbagai dugaan pembiaran tindak kejahatan.

“Rakyat sudah muak melihat berbagai kejahatan terus terjadi tanpa penanganan serius. Tambang ilegal, ilegal logging, narkotika, hingga pencurian semakin merajalela. Kami mendesak Kapolri segera mengevaluasi total dan mencopot Kapolres serta Kasatreskrim Konawe Utara,” tegas Fauzan.

Desak Mabes Polri Turun Tangan

Selain meminta pencopotan pejabat kepolisian setempat, massa juga mendesak Mabes Polri turun langsung melakukan investigasi menyeluruh.

Mereka meminta Mabes Polri menyelidiki dugaan keterlibatan oknum aparat yang diduga membekingi aktivitas ilegal di wilayah Konawe Utara.

Di akhir pernyataannya, Fauzan menegaskan bahwa koalisi masyarakat akan terus mengawal persoalan tersebut hingga tuntas.

“Kami tidak datang untuk mencari sensasi. Kami datang membawa kemarahan rakyat. Jika dugaan pembiaran kejahatan ini benar terjadi, maka siapa pun yang terlibat harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” tutupnya.

  • Penulis: Brian Putra
  • Editor: Muh. Nur Alim
  • Sumber: Redaksi

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kunjungan menteri ke IKN meninjau pembangunan Nusantara

    Dua Menteri Kabinet Prabowo Tinjau IKN, Soroti Progres Pembangunan dan Penghijauan

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 236
    • 0Komentar

    NUSANTARA, (Kabaristana.com) | Dua menteri Kabinet Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Mereka melihat perkembangan proyek strategis nasional tersebut dari sisi infrastruktur dan pemulihan lingkungan. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengunjungi IKN pada Sabtu (28/2/2026). Ia menanam pohon di kawasan Plaza Bhinneka Tunggal Ika dan meninjau program rehabilitasi […]

  • pembeli minyak AS 2025 termasuk Indonesia dalam perdagangan energi global

    Daftar Negara Pembeli Minyak AS 2025, Indonesia Masuk 20 Besar

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 320
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Pembeli minyak AS 2025 menunjukkan peran besar Amerika Serikat dalam pasar energi global. Sepanjang tahun ini, AS mengekspor hampir 4 miliar barel minyak ke berbagai negara. Indonesia termasuk dalam daftar tersebut dan masuk 20 besar importir. Pembeli Minyak AS 2025 Didominasi Negara Besar Data terbaru memperlihatkan pembeli minyak AS 2025 masih didominasi […]

  • operasi militer AS di Venezuela pada Januari 2026

    Venezuela: Serangan Militer AS Tewaskan 83 Orang, Termasuk 32 Warga Kuba

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 449
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Pemerintah Venezuela melaporkan 83 orang tewas dan sedikitnya 112 lainnya terluka akibat operasi militer Amerika Serikat pada 3 Januari 2026. Operasi tersebut, menurut Caracas, memicu krisis politik serta meningkatkan ketegangan internasional setelah pasukan AS menangkap Presiden Nicolás Maduro dan istrinya, Cilia Flores. Menteri Pertahanan Venezuela Vladimir Padrino López menyampaikan data korban pada Jumat […]

  • KPK periksa pengusaha rokok di gedung KPK Jakarta dalam kasus Bea Cukai

    KPK Dalami Skema Cukai Rokok, Pengusaha Rokhmawan Diperiksa dalam Kasus Bea Cukai

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 319
    • 3Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) || KPK periksa pengusaha rokok Rokhmawan untuk mengusut dugaan korupsi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Langkah ini menunjukkan upaya serius dalam menelusuri praktik ilegal pada pengurusan cukai rokok. Komisi Pemberantasan Korupsi melalui juru bicara Budi Prasetyo menyatakan bahwa penyidik fokus pada mekanisme pengajuan dan pembayaran cukai oleh perusahaan rokok. Tim […]

  • Gus Alex saat ditahan dalam kasus korupsi kuota haji oleh KPK

    KPK Tahan Eks Stafsus Menag dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Rp622 Miliar

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 243
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan staf khusus Menteri Agama terkait dugaan korupsi kuota haji tahun 2023–2024. Penyidik menduga tersangka terlibat dalam pengaturan alur administrasi sekaligus menerima dana ilegal dalam kasus tersebut. Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa penyidik menahan Gus Alex selama 20 hari, terhitung sejak 17 Maret […]

  • Faktor pemberat dan peringan vonis Nadiem Makarim pada kasus Chromebook

    Faktor pemberat dan peringan vonis Nadiem Makarim pada kasus Chromebook

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara kepada mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim. Hakim menyatakan Nadiem terbukti melakukan tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan laptop Chromebook. Selain hukuman penjara, majelis hakim juga menjatuhkan denda Rp1 miliar. Jika tidak […]

expand_less