Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » GMH SULTRA–JAKARTA DESAK ESDM RI TOLAK RKAB DAN BEKUKAN IUP PT GKP, PT BKM, DAN PT WMJR

GMH SULTRA–JAKARTA DESAK ESDM RI TOLAK RKAB DAN BEKUKAN IUP PT GKP, PT BKM, DAN PT WMJR

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
  • visibility 256
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kendari, (kabaristana.com) – Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Hukum Sulawesi Tenggara (GMH Sultra–Jakarta), Abdi Aditya, mendesak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI untuk tidak menerbitkan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) bagi perusahaan tambang di Pulau Wawonii. Ia juga meminta pemerintah membekukan Izin Usaha Pertambangan (IUP) milik PT Gema Kreasi Perdana (GKP), PT Bumi Konawe Mining (BKM), dan PT Wawonii Makmur Jaya Raya (WMJR).

Abdi menilai aktivitas pertambangan di Pulau Wawonii masih memicu persoalan hukum, sosial, dan lingkungan. Menurutnya, pemerintah perlu memperhatikan berbagai putusan pengadilan dan penolakan masyarakat sebelum mengambil kebijakan terkait pertambangan di pulau kecil tersebut.

Minta ESDM Evaluasi Legalitas Perusahaan

Abdi meminta Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) bertindak hati-hati dalam menerbitkan RKAB. Ia menegaskan bahwa pemerintah harus mengutamakan kepastian hukum dan perlindungan masyarakat.

“Direktorat Jenderal Minerba harus berhati-hati. Jangan serta-merta menerbitkan RKAB bagi perusahaan yang beroperasi di Pulau Wawonii. ESDM perlu mengevaluasi aspek legalitas, lingkungan hidup, dan kepatuhan perusahaan terhadap aturan yang berlaku,” ujar Abdi, Selasa (9/6/2026).

GMH Sultra–Jakarta menilai pemerintah belum memiliki alasan kuat untuk membuka ruang aktivitas pertambangan. Menurut mereka, pemerintah harus menunggu kejelasan hukum serta memastikan perlindungan lingkungan dan hak masyarakat.

Desak Audit Seluruh Dokumen Perizinan

GMH Sultra–Jakarta juga meminta Direktorat Jenderal Minerba mengaudit seluruh dokumen perizinan perusahaan tambang di Pulau Wawonii. Audit itu mencakup dokumen lingkungan dan pelaksanaan kewajiban perusahaan.

Jika pemerintah menemukan pelanggaran administrasi atau lingkungan, GMH Sultra–Jakarta meminta ESDM menjatuhkan sanksi sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami mendesak ESDM RI agar tidak mengeluarkan RKAB dan segera membekukan IUP PT GKP, PT BKM, dan PT WMJR sampai seluruh persoalan hukum, lingkungan, dan sosial di Pulau Wawonii memperoleh penyelesaian yang jelas dan berkeadilan,” tegas Abdi.

Mahasiswa Akan Terus Mengawal

GMH Sultra–Jakarta menyatakan akan terus mengawal persoalan pertambangan di Pulau Wawonii. Organisasi tersebut juga mendorong pemerintah pusat untuk mengutamakan prinsip kehati-hatian dan perlindungan lingkungan hidup.

Selain itu, GMH Sultra–Jakarta meminta pemerintah menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan investasi.

“Aksi ini bukan gerakan seremonial. Aksi ini menunjukkan kepedulian mahasiswa sebagai agent of change dan agent of control dalam mengawal penegakan hukum serta perlindungan hak masyarakat,” tutup Abdi Aditya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • perkembangan Islam China Dinasti Ming di masjid kuno China

    Fenomena Warga China Masuk Islam pada Era Dinasti Ming, Ini Faktor yang Mendorongnya

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 321
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Sejarah mencatat Islam pernah berkembang cukup pesat di China. Perkembangan itu terjadi pada masa pemerintahan Zhu Yuanzhang, pendiri Dinasti Ming yang berkuasa pada 1368–1398. Pada masa tersebut, Islam tidak hanya bertahan sebagai agama minoritas. Ajaran ini mulai dikenal luas dan menarik perhatian sebagian masyarakat setempat. Penelitian berjudul Islam in Imperial China (2019) […]

  • Sidang DKPP Konawe Utara terkait dugaan pelanggaran etik KPU

    Dinilai Memenuhi Syarat Formil dan Materiil, Aduan Kasus Dana Hibah KPU Konut Resmi Naik ke Tahap Persidangan DKPP

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 521
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam pengelolaan dana hibah Pilkada kembali memunculkan pertanyaan soal integritas penyelenggara pemilu di daerah. Kali ini, sorotan publik mengarah ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Konawe Utara yang akan menghadapi sidang etik di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu. Isu ini penting karena menyangkut penggunaan keuangan negara dan kualitas tata kelola […]

  • hunian layak warga Senen ditinjau Presiden Prabowo Subianto di bantaran rel Jakarta

    Prabowo Perintahkan Hunian Layak untuk Warga Pinggir Rel Senen, Pembangunan Dimulai

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 191
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Presiden Prabowo Subianto mempercepat program hunian layak warga Senen setelah meninjau langsung kawasan bantaran rel di Jakarta Pusat. Ia ingin memastikan warga memiliki tempat tinggal yang aman, sehat, dan nyaman. Selain itu, pemerintah menilai kondisi permukiman saat ini tidak layak huni. Banyak rumah berdiri di lahan sempit dan berada dekat jalur rel […]

  • Servis bulu tangkis Sirnas Jateng 2026 di Kudus

    1.031 Atlet Siap Bertarung di Sirnas A Jateng 2026 Kudus, Ajang Pembuktian Talenta Muda

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Sebanyak 1.031 pebulu tangkis dari 184 klub ambil bagian dalam Hydroplus Sirkuit Nasional (Sirnas) A Jawa Tengah 2026. Turnamen berlangsung di GOR Djarum, Kudus, pada 4–9 Mei. Ajang ini menjadi salah satu panggung penting pembinaan atlet muda Indonesia. Selain itu, panitia mempertandingkan 15 nomor dari lima sektor. Nomor tersebut meliputi tunggal putra, […]

  • RUU Perampasan Aset: Pakar Soroti Perlindungan Harta yang Bukan Hasil Kejahatan

    RUU Perampasan Aset: Pakar Soroti Perlindungan Harta yang Bukan Hasil Kejahatan

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) — Komisi III DPR RI kembali membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset pada Senin (7/9/2026). Komisi III menghadirkan sejumlah pakar dalam rapat tersebut. Sekretaris Jenderal DPP Peradi Profesional Yuhelson menyoroti pentingnya pemulihan aset hasil tindak pidana. Ia meminta proses tersebut tetap menghormati hukum dan hak milik yang sah. Komisi III Bahas RUU Perampasan […]

  • Guru SD Temukan Harta VOC di Madura

    Guru SD Temukan Harta VOC di Madura

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 443
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Peristiwa guru Sekolah dasar (SD), temukan harta VOC di Madura langsung menarik perhatian publik. Selain karena nilai temuan koin dan artefak kuno, yang mencapai 13 kilogram, penemuan ini juga membuka kembali diskusi tentang jejak kolonial Belanda di Jawa Timur. Oleh karena itu, banyak pihak menilai peristiwa ini penting bagi sejarah dan edukasi […]

expand_less