Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » GMH SULTRA–JAKARTA DESAK ESDM RI TOLAK RKAB DAN BEKUKAN IUP PT GKP, PT BKM, DAN PT WMJR

GMH SULTRA–JAKARTA DESAK ESDM RI TOLAK RKAB DAN BEKUKAN IUP PT GKP, PT BKM, DAN PT WMJR

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
  • visibility 72
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kendari, (kabaristana.com) – Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Hukum Sulawesi Tenggara (GMH Sultra–Jakarta), Abdi Aditya, mendesak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI untuk tidak menerbitkan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) bagi perusahaan tambang di Pulau Wawonii. Ia juga meminta pemerintah membekukan Izin Usaha Pertambangan (IUP) milik PT Gema Kreasi Perdana (GKP), PT Bumi Konawe Mining (BKM), dan PT Wawonii Makmur Jaya Raya (WMJR).

Abdi menilai aktivitas pertambangan di Pulau Wawonii masih memicu persoalan hukum, sosial, dan lingkungan. Menurutnya, pemerintah perlu memperhatikan berbagai putusan pengadilan dan penolakan masyarakat sebelum mengambil kebijakan terkait pertambangan di pulau kecil tersebut.

Minta ESDM Evaluasi Legalitas Perusahaan

Abdi meminta Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) bertindak hati-hati dalam menerbitkan RKAB. Ia menegaskan bahwa pemerintah harus mengutamakan kepastian hukum dan perlindungan masyarakat.

“Direktorat Jenderal Minerba harus berhati-hati. Jangan serta-merta menerbitkan RKAB bagi perusahaan yang beroperasi di Pulau Wawonii. ESDM perlu mengevaluasi aspek legalitas, lingkungan hidup, dan kepatuhan perusahaan terhadap aturan yang berlaku,” ujar Abdi, Selasa (9/6/2026).

GMH Sultra–Jakarta menilai pemerintah belum memiliki alasan kuat untuk membuka ruang aktivitas pertambangan. Menurut mereka, pemerintah harus menunggu kejelasan hukum serta memastikan perlindungan lingkungan dan hak masyarakat.

Desak Audit Seluruh Dokumen Perizinan

GMH Sultra–Jakarta juga meminta Direktorat Jenderal Minerba mengaudit seluruh dokumen perizinan perusahaan tambang di Pulau Wawonii. Audit itu mencakup dokumen lingkungan dan pelaksanaan kewajiban perusahaan.

Jika pemerintah menemukan pelanggaran administrasi atau lingkungan, GMH Sultra–Jakarta meminta ESDM menjatuhkan sanksi sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami mendesak ESDM RI agar tidak mengeluarkan RKAB dan segera membekukan IUP PT GKP, PT BKM, dan PT WMJR sampai seluruh persoalan hukum, lingkungan, dan sosial di Pulau Wawonii memperoleh penyelesaian yang jelas dan berkeadilan,” tegas Abdi.

Mahasiswa Akan Terus Mengawal

GMH Sultra–Jakarta menyatakan akan terus mengawal persoalan pertambangan di Pulau Wawonii. Organisasi tersebut juga mendorong pemerintah pusat untuk mengutamakan prinsip kehati-hatian dan perlindungan lingkungan hidup.

Selain itu, GMH Sultra–Jakarta meminta pemerintah menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan investasi.

“Aksi ini bukan gerakan seremonial. Aksi ini menunjukkan kepedulian mahasiswa sebagai agent of change dan agent of control dalam mengawal penegakan hukum serta perlindungan hak masyarakat,” tutup Abdi Aditya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ilustrasi napi korupsi di coffee shop Kendari dipindahkan ke Nusakambangan

    Napi Korupsi Terlihat di Coffee Shop, Dipindahkan ke Lapas Nusakambangan

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 154
    • 1Komentar

    Jakarta, {kabaristana.com}-Kasus napi korupsi Nusakambangan mencuat setelah video seorang narapidana terlihat berada di coffee shop. Peristiwa ini langsung menarik perhatian publik dan memicu respons cepat dari aparat pemasyarakatan. Banyak pihak menilai kejadian tersebut sebagai bentuk kelalaian dalam pengawasan napi. Kronologi Kasus Napi Korupsi Nusakambangan Petugas segera memindahkan Supriadi ke Pulau Nusakambangan setelah video tersebut viral […]

  • krisis integritas hukum dalam sistem peradilan

    Ketika Hukum Menumpuk, Keadilan Justru Menghilang

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 277
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Pernyataan sejarawan Romawi Publius Cornelius Tacitus bahwa “semakin korup sebuah negara, semakin banyak aturan hukumnya” kembali terasa relevan dalam realitas hukum hari ini. Kutipan ini bukan sekadar refleksi filosofis, melainkan kritik keras terhadap kekuasaan yang menjadikan hukum sebagai tameng, bukan alat keadilan. Negara kerap mempresentasikan penumpukan regulasi sebagai bukti keseriusan menata kehidupan […]

  • KPK periksa lima saksi dalam kasus gratifikasi batu bara di Kutai Kartanegara

    KPK periksa lima saksi soal PNBP produksi tambang di Kutai Kartanegara

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa lima saksi pada Selasa (2/6/2026) untuk mendalami dugaan gratifikasi terkait produksi batu bara di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik menelusuri penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sektor pertambangan. Fokus pemeriksaan meliputi iuran tetap dan iuran produksi atau royalti batu bara. […]

  • Kapolri Listyo Sigit Prabowo berbicara di podium saat panen jagung 2026 di Tuban, Jawa Timur, dihadiri petani dan pejabat, menekankan dukungan KUR untuk petani.

    Kapolri Dorong KUR untuk Petani dalam Panen Jagung 2026 Tingkatkan Produksi Nasional

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com)– Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya dukungan pembiayaan dan sarana pertanian bagi petani dalam rangka panen jagung 2026. Oleh karena itu, ia langsung menyampaikan aspirasi tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto saat panen raya jagung serentak di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tujuannya adalah memperluas lahan, meningkatkan kapasitas produksi, dan mendukung […]

  • hilirisasi batu bara PTBA melalui kinerja keuangan laba bersih 1,4 triliun EBITDA 3,6 triliun kuartal III 2025

    Batu Bara Naik Kelas: PTBA Ubah Jadi Gas, Nilai Tambah Tembus 5,7 Kali Lipat

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 139
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) || PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mempercepat hilirisasi batu bara untuk meningkatkan nilai tambah sekaligus memperkuat pasokan energi nasional. Perusahaan membidik kenaikan nilai ekonomi hingga 5,7 kali lipat melalui pengembangan Synthetic Natural Gas (SNG). Direktur Utama Arsal Ismail menilai proyek SNG memberikan nilai ekonomi jauh lebih tinggi dibandingkan penjualan batu bara mentah. Ia […]

  • dugaan kekerasan daycare Yogya ilustrasi anak di tempat penitipan

    Dugaan Kekerasan di Daycare Yogya Diselidiki, Menteri HAM Turunkan Tim

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 144
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, segera mengerahkan tim untuk menyelidiki dugaan pelanggaran di daycare di Yogyakarta. Ia mengambil langkah cepat setelah menerima laporan kekerasan dan diskriminasi terhadap anak. Tim Kementerian HAM langsung mendatangi lokasi pada hari yang sama. Mereka melakukan pengecekan awal dan kini menunggu laporan lengkap dari kantor wilayah sebagai […]

expand_less