Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Forum Pemred Kecam Sikap Hotman Paris yang Dinilai Merendahkan Wartawan

Forum Pemred Kecam Sikap Hotman Paris yang Dinilai Merendahkan Wartawan

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
  • visibility 129
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (kabaristana.com)  — Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) Indonesia mengecam sikap pengacara Hotman Paris Hutapea yang dinilai merendahkan profesi wartawan saat konferensi pers di Kejaksaan Agung. Karena itu, Forum Pemred meminta seluruh narasumber menghormati kerja jurnalistik dan menjaga kebebasan pers.

Ketua Forum Pemred Indonesia, Retno Pinasti, mengatakan pernyataan Hotman Paris tidak mencerminkan sikap profesional. Menurutnya, wartawan mengajukan pertanyaan untuk mengonfirmasi sekaligus menggali informasi sesuai prinsip jurnalistik.

“Pilihan kata dan cara Hotman Paris Hutapea dalam merespons pertanyaan wartawan sangat tidak profesional dan merendahkan profesi wartawan yang sedang bekerja menjalankan amanat Undang-Undang Pers,” kata Retno di Jakarta, Minggu.

Pertanyaan Wartawan Bagian dari Tugas Jurnalistik

Retno menjelaskan wartawan mengajukan pertanyaan sebagai bagian dari proses verifikasi informasi. Selain itu, proses tersebut menjadi kewajiban dalam praktik jurnalistik yang profesional.

Ia menegaskan setiap narasumber berhak menolak menjawab pertanyaan. Namun, narasumber tetap harus menghormati wartawan saat menyampaikan penolakan.

Forum Pemred menilai ucapan “Lu punya otak, enggak?” merendahkan profesi wartawan. Karena itu, organisasi tersebut mengingatkan setiap narasumber agar menjaga etika saat berbicara kepada media.

Selain itu, Hotman Paris juga mengucapkan kalimat “Tanya kakekmu, masa tanya gue,” ketika wartawan meminta penjelasan mengenai dugaan adanya agenda tertentu dalam penetapan status tersangka terhadap kliennya.

Forum Pemred Ingatkan Perlindungan Pers

Retno mengingatkan bahwa Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers memberikan perlindungan hukum kepada wartawan. Bahkan, Pasal 8 menegaskan setiap wartawan memperoleh perlindungan saat menjalankan tugas jurnalistik.

Ia menilai tindakan yang bersifat intimidatif, baik melalui ucapan maupun sikap, bertentangan dengan semangat kemerdekaan pers.

“Cara merespons pertanyaan wartawan yang intimidatif, baik secara verbal maupun nonverbal, bertentangan dengan Undang-Undang Pers dan semangat kemerdekaan pers,” ujarnya.

Forum Pemred mengajak pejabat publik, aparat penegak hukum, pengacara, dan narasumber lainnya menghormati profesi wartawan. Dengan demikian, hubungan antara narasumber dan media dapat berjalan secara profesional.

Selanjutnya, Forum Pemred meminta seluruh pihak mengedepankan etika, kompetensi, dan sikap saling menghargai ketika berinteraksi dengan media.

“Forum Pemred sangat berkepentingan atas keselamatan dan kehormatan wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik, termasuk melawan mereka yang dengan sengaja melecehkan profesi wartawan atau menghalang-halangi kerja jurnalistik,” kata Retno.

Hotman Paris menyampaikan pernyataan tersebut saat konferensi pers di Kejaksaan Agung pada Jumat (17/7). Saat itu, ia mendampingi kliennya, mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, yang berstatus tersangka dalam perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • aksi mahasiswa segel kantor Solway Investment Group Indonesia di Jakarta

    DULU DISANKSI AMERIKA, KINI BERULAH DI INDONESIA: JEJAK KELAM SOLWAY SWISS TERDETEKSI DI KONAWE UTARA, MAHASISWA SEGEL KANTOR AQUILA!

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle jurnalis1
    • visibility 465
    • 1Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com — Publik Indonesia kembali menyoroti aktivitas Solway Investment Group, perusahaan tambang asal Swiss yang beroperasi di Sulawesi Tenggara. Di Indonesia, Solway menjalankan bisnisnya melalui Aquila Nickel Group dan anak usaha PT Bumi Konawe Minerina. Namun demikian, sorotan tersebut tidak muncul tanpa alasan. Sejumlah aktivis menilai perusahaan ini membawa rekam jejak bermasalah dari luar […]

  • Kisah Nabi Nuh

    Kisah Nabi Nuh: Mengapa Hewan Diselamatkan dan Manusia Ditinggalkan

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 2.075
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Kisah Nabi Nuh sering dipahami sebagai cerita tentang bahtera dan banjir besar. Padahal, kisah ini menyimpan pelajaran moral yang jauh lebih dalam. Dari sini muncul satu pertanyaan penting: mengapa Nabi Nuh menyelamatkan hewan, sementara banyak manusia justru ditinggalkan? Selama ratusan tahun, Nabi Nuh berdakwah dengan kesabaran luar biasa. Dengan keteguhan hati, ia […]

  • Kapolda Jabar ajak Bobotoh rayakan kemenangan Persib dengan tertib

    Kapolda Jabar Ajak Bobotoh Rayakan Kemenangan Persib dengan Tertib

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 149
    • 0Komentar

    BANDUNG, (Kabaristana.com) – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengajak Bobotoh merayakan kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta dengan tetap menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. Menurut Rudi, euforia kemenangan tidak boleh berujung pada tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. Ia meminta para suporter menjaga keselamatan selama merayakan hasil positif Persib di kompetisi […]

  • Ilustrasi Abad Keemasan Islam sebagai pusat ilmu pengetahuan dunia

    Menghidupkan Kembali Spirit “Baitul Hikmah”: Menggali Akar Modernisasi dalam Abad Keemasan Islam

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 490
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) | Di era digital di mana algoritma menentukan hampir setiap aspek kehidupan, sering kali kita lupa bahwa kata algoritma berakar dari nama seorang ilmuwan Muslim abad ke-9, Al-Khwarizmi. Abad Keemasan Islam bukan sekadar romantisme sejarah, melainkan bukti nyata bagaimana sebuah peradaban mampu memimpin dunia melalui ilmu pengetahuan, keterbukaan budaya, dan stabilitas politik. Fondasi […]

  • Kades Aopa Banta Dugaan Penyelewengan, Tegaskan Transparansi Anggaran DD

    Kades Aopa Banta Dugaan Penyelewengan, Tegaskan Transparansi Anggaran DD

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 322
    • 0Komentar

    KONSEP, (Kabaristana.com) || Kepala Desa Aopa, Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Juhardin, membantah tudingan ketidaksesuaian antara laporan pertanggungjawaban (LPJ) dan kondisi riil di lapangan dalam penggunaan dana desa sejak 2019 hingga 2025. Transparansi Jadi Prinsip Utama Juhardin menegaskan bahwa transparansi menjadi prinsip utama dalam pengelolaan dana desa. Selain itu, masyarakat berhak mengakses seluruh proses […]

  • Bahlil Lahadalia jelaskan pasokan minyak Indonesia saat Selat Hormuz ditutup

    Bahlil Ungkap Kondisi Pasokan Minyak Indonesia di Tengah Ketegangan Timur Tengah

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 287
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan kondisi pasokan minyak Indonesia di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Penutupan Selat Hormuz akibat konflik Iran dan Israel yang melibatkan Amerika Serikat turut memicu kekhawatiran terhadap distribusi energi global. Bahlil menegaskan Selat Hormuz memiliki peran penting dalam perdagangan minyak dunia. […]

expand_less