Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » DULU DISANKSI AMERIKA, KINI BERULAH DI INDONESIA: JEJAK KELAM SOLWAY SWISS TERDETEKSI DI KONAWE UTARA, MAHASISWA SEGEL KANTOR AQUILA!

DULU DISANKSI AMERIKA, KINI BERULAH DI INDONESIA: JEJAK KELAM SOLWAY SWISS TERDETEKSI DI KONAWE UTARA, MAHASISWA SEGEL KANTOR AQUILA!

  • account_circle jurnalis1
  • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
  • visibility 466
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, kabaristana.com — Publik Indonesia kembali menyoroti aktivitas Solway Investment Group, perusahaan tambang asal Swiss yang beroperasi di Sulawesi Tenggara. Di Indonesia, Solway menjalankan bisnisnya melalui Aquila Nickel Group dan anak usaha PT Bumi Konawe Minerina.

Namun demikian, sorotan tersebut tidak muncul tanpa alasan. Sejumlah aktivis menilai perusahaan ini membawa rekam jejak bermasalah dari luar negeri. Oleh karena itu, publik mulai mempertanyakan komitmen kepatuhan hukum perusahaan di dalam negeri.

Rekam Jejak Internasional Jadi Perhatian

Sebelumnya, otoritas Amerika Serikat melalui Office of Foreign Assets Control (OFAC) menjatuhkan sanksi kepada Solway. Lembaga tersebut menilai perusahaan terlibat praktik korupsi dan pelanggaran hak asasi manusia di Guatemala.

Lebih lanjut, aktivis menilai pola operasional itu berpotensi terulang di Indonesia. Akibatnya, kehadiran Solway di sektor nikel nasional memicu kekhawatiran luas.

Mahasiswa Lakukan Aksi Penyegelan

Sementara itu, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Peduli Hukum Indonesia (IMPH) menyegel kantor Aquila Nickel Group di Jakarta. Aksi tersebut berlangsung sebagai bentuk tekanan moral kepada perusahaan dan pemerintah.

Dalam aksi itu, IMPH menyebut Satgas Penataan Kawasan Hutan (PKH) telah menjatuhkan sanksi administratif kepada PT Bumi Konawe Minerina. Sanksi itu berkaitan dengan dugaan pembukaan lahan di kawasan hutan.

“Amerika sudah memberi sanksi. Sekarang mereka mencoba mengakali hukum Indonesia,” kata Rendy Salim, pimpinan aksi IMPH.

Selain itu, Rendy menuding perusahaan tidak membuka dokumen Program Pemberdayaan Masyarakat. Ia juga menyebut warga Konawe kehilangan hak atas informasi publik.

Klaim ESG Dinilai Tidak Selaras

Di sisi lain, Koordinator Aksi IMPH, Muhammad Rahim, mengkritik klaim ESG yang kerap Solway gaungkan di Eropa. Menurutnya, klaim tersebut tidak mencerminkan kondisi di lapangan.

Bahkan, Rahim menilai sanksi PKH menjadi bukti konkret lemahnya kepatuhan perusahaan. Oleh sebab itu, ia meminta pemerintah bertindak lebih tegas.

“Jika Amerika bisa bertindak keras, maka Indonesia juga harus berani,” ujarnya.

Dampak bagi Hilirisasi Nikel

Pada saat yang sama, pengamat menilai polemik ini berpotensi mengganggu agenda hilirisasi nikel nasional. Indonesia saat ini tengah membangun citra sebagai pemasok bahan baku baterai kendaraan listrik.

Namun, keberadaan perusahaan dengan catatan sanksi internasional dapat merusak kepercayaan pasar global. Akibatnya, reputasi industri nikel nasional ikut terancam.

Desakan Audit dan Evaluasi Izin

Oleh karena itu, IMPH mendesak pemerintah melakukan audit investigatif menyeluruh. Mereka meminta aparat menelusuri dugaan pelanggaran kehutanan dan kewajiban sosial perusahaan.

Pada akhirnya, mahasiswa mendorong pencabutan izin operasi jika pelanggaran terbukti terjadi secara sistematis.

“Jangan sampai nikel Indonesia dicap sebagai nikel kotor di pasar global,” tegas IMPH.

  • Penulis: jurnalis1

Komentar (1)

  • binance Konto

    Your point of view caught my eye and was very interesting. Thanks. I have a question for you.

    Balas18 Juni 2026 10:11 am

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FAMHI desak pencabutan IUP PT WIN terkait dugaan kerusakan lingkungan dan ancaman keselamatan masyarakat di Konawe Selatan Sulawesi Tenggara.

    FAMHI DESAK PEMERINTAH CABUT IUP PT WIJAYA INTI NUSANTARA (WIN) ATAS DUGAAN KERUSAKAN LINGKUNGAN DAN ANCAMAN KESELAMATAN MASYARAKAT

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Forum Advokasi Mahasiswa Hukum Indonesia (FAMHI) mendesak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI segera mengevaluasi dan mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) di Desa Torobulu, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. FAMHI menyampaikan desakan tersebut setelah berbagai laporan dan temuan lapangan mengungkap dugaan kerusakan lingkungan […]

  • ilustrasi pembunuhan istri baju lebaran di batavia 1932

    Tragedi Lebaran 1932 di Batavia: Permintaan Baju Baru Berujung Pembunuhan

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 282
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Tradisi membeli pakaian baru menjelang Lebaran telah lama melekat dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Namun, pada masa kolonial, kebiasaan ini pernah memicu peristiwa tragis. Pada Idul Fitri 1350 Hijriah atau Januari 1932, warga Batavia kini Jakarta dikejutkan oleh pembunuhan seorang istri oleh suaminya di kawasan Tanjung Priok. Seorang pria bernama Telo bin Saleh […]

  • “pelecehan seksual digital di grup WhatsApp mahasiswa UI”

    Opini: Kasus Grup WhatsApp Mahasiswa UI dan Krisis Etika Digital

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Jakarta, { kabaristana.com }-Kasus dugaan pelecehan seksual digital dalam grup WhatsApp mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia menegaskan satu hal penting: krisis etika di ruang digital bukan lagi isu pinggiran, melainkan persoalan nyata yang sudah mengakar, bahkan di lingkungan terdidik. Peristiwa ini tidak bisa kita anggap sekadar “candaan” atau kesalahan individu. Percakapan yang mengandung objektifikasi terhadap perempuan […]

  • Aksi Puskom Kemenag terkait dugaan kekerasan seksual dan suap izin prodi IAI Rawa Aopa

    Aksi Puskom di Kemenag RI Soroti Dugaan Suap Izin Prodi, Kekerasan Seksual, dan Tata Kelola IAI Rawa Aopa

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Pusat Studi Konstitusi Indonesia (Puskom) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kementerian Agama RI pada Rabu, 13 Mei 2026. Ratusan mahasiswa, masyarakat, dan orang tua mahasiswa IAI Rawa Aopa mengikuti aksi tersebut. Massa mendesak Menteri Agama RI segera mengevaluasi Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kemenag RI. Puskom menilai Diktis lamban menangani […]

  • diskusi program makan bergizi gratis bersama pejabat pemerintah dan pemangku kepentingan

    Pengawasan MBG DPR Pastikan Kualitas Makanan dan Gizi Anak

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 256
    • 2Komentar

    Jakarta, {kabaristana.com}— DPR melalui Komisi IX terus memperkuat pengawasan MBG DPR untuk menjaga kualitas makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Komisi ini memastikan setiap menu memenuhi standar gizi, kebersihan, dan keamanan pangan. Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Gerindra, Ade Rezki Pratama, menegaskan bahwa timnya memantau langsung setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). […]

  • kerja sama pendidikan Indonesia Kuwait dibahas Menkum Supratman

    Menkum Tegaskan Kerja Sama Pendidikan Indonesia–Kuwait Wajib Ikuti Regulasi

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 327
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Menteri Hukum Republik Indonesia Supratman Andi Agtas menegaskan kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Kuwait harus mematuhi seluruh regulasi yang berlaku. Ia menyampaikan hal tersebut saat menerima audiensi dari Jamiyyah Khairiyah di Jakarta. Supratman menyatakan pemerintah mendukung kolaborasi yang bertujuan memperkuat pendidikan dan dakwah Islam di Indonesia. Namun, setiap program pembangunan tetap […]

expand_less