Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Bahlil Ungkap Kondisi Pasokan Minyak Indonesia di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Bahlil Ungkap Kondisi Pasokan Minyak Indonesia di Tengah Ketegangan Timur Tengah

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • visibility 116
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) | Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan kondisi pasokan minyak Indonesia di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Penutupan Selat Hormuz akibat konflik Iran dan Israel yang melibatkan Amerika Serikat turut memicu kekhawatiran terhadap distribusi energi global.

Bahlil menegaskan Selat Hormuz memiliki peran penting dalam perdagangan minyak dunia. Setiap hari sekitar 21 juta barel minyak melewati jalur tersebut. Gangguan di kawasan itu berpotensi memengaruhi pasokan energi bagi banyak negara, termasuk Indonesia.

“Selat Hormuz dilalui sekitar 21 juta barel minyak per hari. Kondisi ini tentu memengaruhi pasokan energi global,” ujar Bahlil dalam podcast Kementerian ESDM, Rabu (11/3/2026).

Produksi Minyak RI Masih di Bawah Kebutuhan

Bahlil menyebut produksi minyak Indonesia saat ini mencapai sekitar 605 ribu barel per hari. Sementara itu, kebutuhan konsumsi nasional mencapai 1,6 juta barel per hari.

Selisih antara produksi dan kebutuhan tersebut membuat Indonesia masih harus mengimpor sekitar 1 juta barel minyak setiap hari untuk memenuhi kebutuhan energi nasional.

Pemerintah terus berupaya mengurangi ketergantungan impor, terutama pada BBM jenis solar.

Indonesia Tak Lagi Impor Solar

Bahlil menyampaikan bahwa Indonesia kini mampu memenuhi kebutuhan solar dari produksi dalam negeri. Kapasitas kilang nasional meningkat setelah proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan mulai beroperasi pada Januari 2026.

Selain itu, pemerintah juga memperkuat pasokan energi melalui kebijakan mandatori biodiesel B40.

“Kita sudah mendorong penggunaan biodiesel B40 dan ke depan bisa menuju B50. Dengan kapasitas industri saat ini, Indonesia tidak lagi mengimpor solar,” kata Bahlil.

Kebutuhan solar nasional tercatat sekitar 39 juta kiloliter per tahun.

Impor Bensin Masih Berlangsung

Berbeda dengan solar, Indonesia masih mengandalkan impor untuk memenuhi kebutuhan bensin.

Konsumsi bensin nasional mencapai sekitar 40 juta kiloliter per tahun. Sebelum RDMP Balikpapan beroperasi, kilang dalam negeri hanya memproduksi sekitar 14,5 juta kiloliter bensin.

Kilang Balikpapan menambah kapasitas produksi sekitar 5,5 juta kiloliter, sehingga total produksi domestik kini mendekati 20 juta kiloliter.

Dengan kondisi tersebut, Indonesia masih harus mengimpor sekitar 20 juta kiloliter bensin.

Indonesia Alihkan Impor Crude dari Timur Tengah

Bahlil menegaskan Indonesia tidak mengimpor BBM jadi dari Timur Tengah. Indonesia hanya mengimpor minyak mentah (crude oil) dari kawasan tersebut untuk kemudian diolah di kilang dalam negeri.

Selama ini sekitar 20 hingga 25 persen impor minyak mentah Indonesia berasal dari Timur Tengah.

Pemerintah kemudian mengantisipasi penutupan Selat Hormuz dengan mengalihkan sebagian sumber pasokan ke negara lain.

“Kami sudah menjajaki sumber pasokan dari Amerika Serikat, Angola, serta beberapa negara di Afrika dan Amerika Latin,” jelas Bahlil.

Langkah tersebut bertujuan menjaga stabilitas pasokan energi nasional meski jalur distribusi utama mengalami gangguan.

Pemerintah Perkuat Cadangan Energi Nasional

Bahlil juga menyoroti kapasitas cadangan energi nasional yang masih terbatas. Saat ini Indonesia hanya memiliki cadangan minyak sekitar 25 hari.

Karena itu, pemerintah berencana meningkatkan kapasitas penyimpanan energi hingga mampu menampung cadangan selama tiga bulan.

Menurut Bahlil, peningkatan kapasitas storage menjadi langkah penting untuk memperkuat ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • dugaan pelanggaran tambang nikel PT Ifishdeco aksi unjuk rasa 10 April Konawe Selatan

    Dugaan Pelanggaran Tambang Nikel PT Ifishdeco Meluas, Aksi Unjuk Rasa Digelar 10 April

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Jakarta – Dugaan pelanggaran tambang nikel oleh PT Ifishdeco di Konawe Selatan semakin kuat. Selain itu, perusahaan diduga menambang di luar wilayah izin usaha pertambangan (IUP). Akibatnya, aktivitas tersebut terjadi di lahan enklaf milik warga. Bahkan, warga melaporkan kerusakan tanaman dan gangguan terhadap pertanian mereka. Aktivis Soroti Pelanggaran Serius Eksekutif Nusantara Forest Watch, Arin Fahrul […]

  • Aparat Iran Tembaki Demonstran, Saksi Mata Ungkap Aksi Brutal

    Aparat Iran Tembaki Demonstran, Saksi Mata Ungkap Aksi Brutal

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Aparat Iran tembaki demonstran dalam gelombang unjuk rasa yang terus meluas di berbagai wilayah negara tersebut. Seorang saksi mata mengungkap pasukan keamanan menggunakan peluru tajam untuk membubarkan massa, sebagaimana ia sampaikan kepada BBC, (13/1/2026). Di tengah pembatasan arus informasi yang ketat akibat gelombang demonstrasi, saksi mata tersebut memberikan gambaran langsung tentang situasi […]

  • impor 105 ribu pikap India ditunda pemerintah

    Impor 105 Ribu Pikap India Ditahan, Keputusan Tunggu Presiden Prabowo Kembali ke Tanah Air

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 90
    • 0Komentar

    JAKARTA, Kabaristana.com | Pemerintah menunda impor 105 ribu pikap India untuk program Koperasi Desa Merah Putih. Pemerintah akan menentukan langkah lanjutan setelah Presiden Prabowo Subianto kembali ke Indonesia dari kunjungan luar negeri. Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan langsung keputusan tersebut. Ia menjelaskan bahwa kebijakan impor kendaraan berada di luar kewenangan Kementerian Koperasi. “Pemerintah menunggu arahan […]

  • nelayan pesisir Lombok Barat dalam konteks edukasi nelayan cegah ilegal

    KKP dan Australia Edukasi Nelayan Cegah Penangkapan Ilegal

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bekerja sama dengan Australia Fisheries Management Authority (AFMA) mengedukasi masyarakat pesisir di Buton dan Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Program ini bertujuan mencegah nelayan Indonesia menangkap ikan secara ilegal di perairan Australia. Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Lotharia Latif, mengatakan program ini menyasar nelayan, keluarga nelayan, pemilik kapal, dan […]

  • literasi keuangan atlet BRI SEA Games 2025

    BRI dan Kemenpora Gelar Literasi Keuangan, Dukung Stabilitas Finansial Jangka Panjang Atlet Berprestasi SEA Games 2025

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 178
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Literasi keuangan atlet menjadi perhatian PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk setelah keberhasilan kontingen Indonesia pada SEA Games 2025 Thailand. Program ini bertujuan membantu atlet mengelola pendapatan, bonus, dan investasi secara lebih bijak. Direktur Utama BRI Hery Gunardi menegaskan pentingnya pemahaman finansial bagi para atlet. Menurutnya, banyak atlet menerima bonus dalam jumlah […]

  • Banjir Masih Merendam Kampung Melayu Hingga Hari Ini

    Banjir Masih Merendam Kampung Melayu Hingga Hari Ini

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com—Banjir Kampung Melayu masih bertahan hingga hari ini dan terus mengganggu aktivitas warga di Jakarta Timur. Genangan air memaksa sebagian warga bertahan di rumah, sementara warga lain memilih mengungsi ke lokasi yang lebih aman. (24/01/2026). Genangan Air Menghambat Aktivitas Warga Air masih menggenangi permukiman padat di kawasan Kebon Pala, Kampung Melayu. Warga menghadapi keterbatasan […]

expand_less