Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Smelter Manyar Freeport Ditargetkan Kembali Berproduksi September 2026

Smelter Manyar Freeport Ditargetkan Kembali Berproduksi September 2026

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
  • visibility 314
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) — PT Freeport Indonesia (PTFI) menargetkan Smelter Manyar di Gresik, Jawa Timur, kembali berproduksi pada September 2026. PTFI akan kembali memproduksi katoda tembaga setelah menghentikan operasional smelter akibat gangguan pasokan konsentrat dari tambang Grasberg.

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas mengatakan, pasokan konsentrat tembaga dari Papua kini mulai masuk ke Smelter Manyar. PTFI masih menunggu volume konsentrat mencukupi sebelum meningkatkan penggunaan furnace.

“Smelter nanti mulai bulan September sudah mulai akan produksi lagi,” kata Tony saat ditemui di Jakarta, Senin (10/8/2026).

Tony menjelaskan, PTFI tidak langsung menjalankan Smelter Manyar dengan kapasitas penuh. Perusahaan memperkirakan kapasitas awal operasi masih berada di bawah 30%.

Pasokan Konsentrat Mulai Masuk

PTFI kini mulai mengirim konsentrat tembaga dari Papua menuju Smelter Manyar. Perusahaan akan mengumpulkan volume konsentrat terlebih dahulu sebelum meningkatkan proses peleburan.

“Sementara ini konsentrat sudah mulai masuk dari Papua, sudah mulai masuk ke Manyar. Jadi mungkin, kan biar volumenya cukup dulu baru kita bakar di furnace,” ujar Tony.

Gangguan pasokan konsentrat terjadi setelah insiden longsor lumpur bijih basah di area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) pada 8 September 2025.

Insiden tersebut mengganggu aktivitas produksi tambang bawah tanah dan berdampak pada pasokan bahan baku untuk Smelter Manyar sejak kuartal IV 2025.

PTFI terus memulihkan produksi tambang bawah tanah secara bertahap. Tony memperkirakan produksi bijih tembaga dari tambang bawah tanah baru mencapai sekitar 65% dari kapasitas pada akhir 2026.

PTFI kemudian menargetkan produksi tambang bawah tanah mendekati 100% kapasitas pada akhir 2027.

“Ya itu tadi, menuju 100% di tahun 2027 akhir,” kata Tony.

Kondisi produksi tambang tersebut akan menentukan peningkatan kapasitas Smelter Manyar. Karena itu, PTFI akan menaikkan kapasitas smelter secara bertahap mengikuti ketersediaan konsentrat.

PTFI membangun Smelter Manyar di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Gresik. Pembangunan proyek dimulai pada Oktober 2021.

Smelter Manyar menghasilkan katoda tembaga perdana pada 23 September 2024. Presiden ke-7 RI Joko Widodo meresmikan produksi perdana tersebut.

Fasilitas dengan desain single line ini memiliki kapasitas pengolahan sekitar 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahun. PTFI menargetkan fasilitas tersebut menghasilkan sekitar 600.000 hingga 700.000 ton katoda tembaga setiap tahun.

Target Produksi Dua Smelter

PTFI mengoperasikan Smelter Manyar bersama PT Smelting Gresik sebagai fasilitas pemurnian konsentrat tembaga.

Jika kedua fasilitas beroperasi sesuai kapasitas, PTFI menargetkan pengolahan sekitar 3 juta ton konsentrat tembaga per tahun. Kapasitas tersebut dapat menghasilkan sekitar 1 juta ton katoda tembaga, 50 ton emas, dan 200 ton perak setiap tahun.

Smelter Manyar berdiri di atas lahan sekitar 100 hektare di kawasan JIIPE, Gresik. PTFI mencatat nilai investasi kumulatif proyek tersebut mencapai sekitar US$3,7 miliar atau sekitar Rp58 triliun.

Fasilitas tersebut mencakup Unit Refinery, Unit Pemurnian Logam Mulia, Unit Oksigen, Unit Asam Sulfat, Unit Desalinasi, serta Unit Effluent and Wastewater Treatment Plant.

Berbagai unit tersebut mendukung proses peleburan dan pemurnian konsentrat sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan bahan baku, produk samping, dan pengelolaan limbah.

Dengan masuknya kembali konsentrat dari Papua, PTFI kini menyiapkan Smelter Manyar untuk kembali beroperasi pada September 2026. Perusahaan akan meningkatkan kapasitas produksi secara bertahap seiring pemulihan produksi tambang bawah tanah Grasberg.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jersi Timnas Indonesia terbaru bermotif tenun dan batik

    Jersi Baru Timnas Indonesia Usung Motif Tenun dan Batik, Erick Thohir: Simbol Identitas Budaya Bangsa

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 254
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai jersi terbaru Tim Nasional Indonesia produksi Kelme memperkuat identitas budaya Indonesia melalui perpaduan warna merah putih dan motif tradisional. Erick menyampaikan penilaian tersebut saat menghadiri peluncuran jersi tim nasional di Plaza Utara Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (12/3/2026). Ia menegaskan bahwa desain jersi tidak hanya […]

  • Mahasiswa KPIT mendesak pemerintah menghapus syarat desil KIP Kuliah 2026 agar mahasiswa kurang mampu mendapat bantuan pendidikan.

    Aksi di Kemdiktisaintek,  KPIT Desak Evaluasi Syarat Desil KIP Kuliah 2026

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) — Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Pemuda Indonesia Timur (KPIT) menggelar aksi damai di depan Gedung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Senin (10/8/2026). Dalam aksi tersebut, mahasiswa mendesak pemerintah mengevaluasi penggunaan kategori desil dalam penentuan penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2026. KPIT Soroti Syarat Desil KIP Kuliah Aturan KIP […]

  • Prabowo Hadiri KTT BRICS, Pengamat: Langkah Strategis Perkuat Ekonomi Nasional

    Prabowo Hadiri KTT BRICS, Pengamat: Langkah Strategis Perkuat Ekonomi Nasional

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 132
    • 0Komentar

    JAKARTA, (KABARISTANA.COM) — Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-18 di New Delhi, India. Kehadiran tersebut menjadi momentum bagi Indonesia untuk memperkuat posisi di tengah perubahan ekonomi dan geopolitik global. Prabowo menghadiri KTT BRICS pada 12–13 September 2026. Indonesia mengikuti forum tersebut sebagai anggota penuh BRICS. Forum BRICS tahun ini berlangsung ketika […]

  • kualitas udara Jakarta tidak sehat terlihat dari lanskap kota tertutup polusi

    Usai Libur Lebaran, Polusi Udara Jakarta Memburuk di Pagi Hari

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Selasa Kualitas udara di Jakarta kembali memburuk pada Selasa pagi. Hal ini terjadi karena aktivitas warga meningkat setelah libur panjang Lebaran 2026. Berdasarkan data IQAir, Indeks Kualitas Udara (AQI) mencapai 127 atau masuk kategori tidak sehat. Selain itu, pemantauan pukul 06.30 WIB menunjukkan konsentrasi PM2.5 menyentuh 46 mikrogram per meter kubik. Akibatnya, kondisi […]

  • penembakan Shreveport Louisiana lokasi kejadian polisi melakukan penyelidikan

    Tragedi Keluarga di Louisiana: 8 Anak Tewas dalam Insiden Penembakan di Shreveport

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 174
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Penembakan Shreveport mengguncang warga Shreveport, Louisiana, pada Ahad (19/4/2026). Insiden ini menewaskan delapan anak dan melukai dua orang. Konflik keluarga memicu aksi kekerasan tersebut dan menarik perhatian luas karena melibatkan korban anak-anak. Aparat kepolisian langsung merespons laporan warga dan bergerak menuju lokasi kejadian. Petugas menemukan para korban dalam kondisi luka tembak di […]

  • Ketahanan siber menjadi fokus pembahasan Dr. Ir. Charles Halim dalam diskusi keamanan digital di Jakarta.

    Ketahanan Siber Jadi Kunci Keamanan Bisnis Digital

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) — Ketahanan siber kini menjadi kebutuhan utama bagi perusahaan yang menjalankan transformasi digital. Praktisi keamanan siber sekaligus Deputy Head of Master IT Program di Swiss German University, Dr. Ir. Charles Halim, meminta pelaku usaha memperkuat sistem keamanan sejak dini agar mampu menghadapi ancaman digital yang terus meningkat. Menurut Charles, perusahaan tidak boleh menunggu […]

expand_less