Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » International » Tragedi Keluarga di Louisiana: 8 Anak Tewas dalam Insiden Penembakan di Shreveport

Tragedi Keluarga di Louisiana: 8 Anak Tewas dalam Insiden Penembakan di Shreveport

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • visibility 179
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) – Penembakan Shreveport mengguncang warga Shreveport, Louisiana, pada Ahad (19/4/2026). Insiden ini menewaskan delapan anak dan melukai dua orang. Konflik keluarga memicu aksi kekerasan tersebut dan menarik perhatian luas karena melibatkan korban anak-anak.

Aparat kepolisian langsung merespons laporan warga dan bergerak menuju lokasi kejadian. Petugas menemukan para korban dalam kondisi luka tembak di beberapa titik di area rumah.

Kronologi Penembakan Shreveport

Polisi menerima laporan pada malam hari lalu segera tiba di lokasi. Petugas mencatat total 10 korban dalam peristiwa penembakan Shreveport. Delapan anak meninggal dunia di tempat, sementara dua korban lain mengalami luka.

Juru bicara kepolisian, Chris Bordelon, menjelaskan bahwa usia korban berkisar antara satu hingga sekitar 14 tahun. Fakta ini memperkuat dugaan bahwa konflik internal keluarga memicu tragedi tersebut.

Pelaku Kabur, Polisi Lakukan Pengejaran Cepat

Pelaku melarikan diri setelah melakukan penembakan dan membajak sebuah mobil. Polisi segera melakukan pengejaran untuk menghentikan pelaku dan mencegah risiko lanjutan.

Petugas menghadapi situasi berbahaya saat pengejaran berlangsung. Polisi kemudian menembak pelaku hingga tewas setelah menilai kondisi di lapangan mengancam keselamatan.

Penyelidikan Masih Berjalan

Kepolisian Negara Bagian Louisiana kini menangani kasus penembakan Shreveport. Tim penyidik mengumpulkan bukti, memeriksa lokasi, dan meminta keterangan dari saksi.

Penyidik juga meninjau tindakan petugas selama pengejaran untuk memastikan setiap langkah sesuai prosedur. Aparat terus mendalami motif konflik keluarga yang memicu kejadian ini.

Dampak dan Imbauan Kepolisian

Penembakan Shreveport meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat setempat. Warga merasakan dampak emosional karena korban masih berusia anak-anak.

Polisi mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas. Aparat juga mengingatkan pentingnya penyelesaian konflik keluarga secara damai untuk mencegah kejadian serupa.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda
  • Sumber: Sputnik

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • hiburan malam Kendari ilegal di RICH CLUB lantai 3

    Aktivitas Hiburan Malam RICH CLUB Kendari Disorot, Hima-PPHI Layangkan Somasi Keras Diduga Tak Kantongi Izin

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 233
    • 1Komentar

    Kendari, (Kabaristana.com) – Aktivitas hiburan malam berupa live DJ di lantai 3 RICH CLUB Kendari kembali menuai sorotan. Kegiatan itu diduga berjalan tanpa izin resmi sesuai aturan yang berlaku. Himpunan Mahasiswa Pemerhati Penegak Hukum Indonesia (Hima-PPHI) melayangkan somasi kepada manajemen RICH CLUB Kendari. Mereka meminta pengelola segera menghentikan aktivitas hiburan malam tersebut. Ketua Umum Hima-PPHI, […]

  • Aliansi Masyarakat dan Pemuda Peduli Keadilan Kolaka Utara Dorong Evaluasi Tata Kelola Pertambangan PT Riota Jaya Lestari

    Aliansi Masyarakat dan Pemuda Peduli Keadilan Kolaka Utara Dorong Evaluasi Tata Kelola Pertambangan PT Riota Jaya Lestari

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 402
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) — Aliansi Masyarakat dan Pemuda Peduli Keadilan Kolaka Utara menggelar aksi demonstrasi pada Senin, 3 Agustus 2026. Aliansi juga melayangkan laporan resmi kepada Kementerian ESDM RI, Kementerian ATR/BPN RI, dan Kementerian Kehutanan RI. Mereka meminta pemerintah pusat segera mengambil langkah konkret terkait berbagai persoalan yang berkembang di sekitar aktivitas pertambangan PT Riota Jaya […]

  • 287 WNA judi online saat rilis kasus di Bareskrim Polri.

    Bareskrim tetapkan 287 WNA sebagai tersangka kasus judol Hayam Wuruk

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 139
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri menetapkan 287 warga negara asing (WNA) sebagai tersangka dalam kasus judi online jaringan internasional yang beroperasi di Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta. Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Wira Satya Triputra, menyampaikan bahwa penyidik memeriksa 321 WNA dan seorang warga negara Indonesia (WNI). Tim […]

  • serangan Israel Lebanon merusak Rumah Sakit Hiram di Tyre

    Serangan Israel Rusak Rumah Sakit di Lebanon Selatan, Infrastruktur Kota Tyre Lumpuh

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Serangan Israel Lebanon kembali memanas setelah pesawat tempur Israel menggempur wilayah Lebanon selatan dan merusak Rumah Sakit Hiram di Kota Tyre pada Sabtu dini hari waktu setempat. Konflik Israel Lebanon tersebut juga menghancurkan permukiman warga serta infrastruktur penting di kawasan itu. Kantor berita Lebanon, NNA, melaporkan ledakan besar menghancurkan ruang operasi, kamar […]

  • Presiden Prabowo meninjau pembangunan desa nelayan Miangas

    Presiden Prabowo Targetkan Desa Nelayan Miangas Rampung dalam Lima Bulan

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 152
    • 1Komentar

    Manado, (Kabaristana.com) – Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah membangun satu desa nelayan di Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada 2026. Program itu masuk dalam target nasional pembentukan 1.386 desa nelayan di Indonesia. Presiden menyampaikan hal tersebut saat mengunjungi Miangas, Sabtu. Ia meminta kementerian terkait segera memulai pembangunan pada Juni 2026. “Pokoknya tahun ini […]

  • Tak Terima Dipecat, Eks Karyawan Hapus 180 Server Virtual, Rugikan Perusahaan Rp11,1 Miliar

    Tak Terima Dipecat, Eks Karyawan Hapus 180 Server Virtual, Rugikan Perusahaan Rp11,1 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Jakarta, (KABARISTANA.COM) — Seorang mantan karyawan asal India dilaporkan melakukan aksi perusakan sistem setelah diberhentikan dari pekerjaannya. Pria bernama Kandula Nagaraju (39) itu mengakses sistem internal perusahaan lamanya dan menghapus ratusan server virtual, yang berujung pada kerugian besar. Aksi tersebut terjadi setelah ia tidak lagi bekerja di perusahaan teknologi NCS yang berbasis di Singapura. Dengan […]

expand_less