Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Faktor pemberat dan peringan vonis Nadiem Makarim pada kasus Chromebook

Faktor pemberat dan peringan vonis Nadiem Makarim pada kasus Chromebook

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
  • visibility 209
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara kepada mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim. Hakim menyatakan Nadiem terbukti melakukan tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan laptop Chromebook.

Selain hukuman penjara, majelis hakim juga menjatuhkan denda Rp1 miliar. Jika tidak membayar denda, Nadiem harus menjalani pidana pengganti selama 190 hari. Hakim juga mewajibkan Nadiem membayar uang pengganti sebesar Rp809,59 miliar. Jika tidak membayar, ia harus menjalani tambahan hukuman lima tahun penjara.

Hakim Ungkap Faktor yang Memberatkan

Ketua Majelis Hakim Purwanto Abdullah menjelaskan beberapa alasan yang memperberat hukuman terdakwa. Menurut hakim, tindakan Nadiem bertentangan dengan komitmen pemerintah dalam memberantas korupsi.

Hakim menilai Nadiem seharusnya memberi teladan sebagai menteri. Namun, ia justru menyalahgunakan kewenangan yang melekat pada jabatannya.

Majelis juga menilai terdakwa menjalankan perbuatannya secara terencana, terstruktur, dan sistematis. Tindakan itu menimbulkan kerugian negara dalam jumlah besar.

Hakim menambahkan, kasus tersebut berdampak pada pelaksanaan pendidikan nasional. Dampak paling besar dirasakan oleh siswa di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T.

Majelis juga mempertimbangkan kondisi ekonomi Nadiem. Hakim menyatakan terdakwa memiliki kondisi ekonomi yang sangat baik sehingga tidak memiliki alasan kebutuhan ekonomi untuk melakukan tindak pidana.

Hal yang Meringankan Hukuman

Majelis hakim juga mencatat beberapa faktor yang meringankan. Nadiem belum pernah menerima hukuman pidana sebelumnya.

Selama persidangan, ia bersikap sopan dan kooperatif. Hakim juga mempertimbangkan kontribusinya dalam pengembangan inovasi pendidikan dan teknologi sebelum perkara ini terjadi.

Kerugian Negara Capai Rp1,56 Triliun

Perkara ini berkaitan dengan program digitalisasi pendidikan melalui pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) pada periode 2020 hingga 2022.

Majelis menyatakan pengadaan tersebut tidak mengikuti perencanaan dan prinsip pengadaan barang dan jasa pemerintah. Akibatnya, negara mengalami kerugian sebesar Rp1,56 triliun.

Hakim juga menyatakan Nadiem menerima uang sebesar Rp809,59 miliar. Dana itu berasal dari PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (PT AKAB) melalui PT Gojek Indonesia.

Dalam persidangan terungkap bahwa sebagian besar dana PT AKAB berasal dari investasi Google senilai 786,99 juta dolar AS.

Terdakwa Lain Ikut Terlibat

Majelis menyatakan Nadiem tidak menjalankan perbuatannya seorang diri. Ia melakukan tindak pidana bersama beberapa pihak lain.

Pengadilan sebelumnya telah menjatuhkan vonis kepada Ibrahim Arief alias Ibam, Mulyatsyah, dan Sri Wahyuningsih. Sementara itu, Jurist Tan hingga kini masih berstatus buron.

Majelis hakim menyatakan Nadiem terbukti melanggar Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswi UIN dibacok di lingkungan kampus

    Pamit Ujian Sempro, Mahasiswi UIN Suska Riau Asal Bintan Alami Pembacokan

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Cinta Ditolak, Kapak Bertindak: Mahasiswi UIN Suska Dibacok Tiga Kali PEKANBARU, (Kabaristana.com) — Seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Farradila Ayu Pramesti (23), mengalami pembacokan di lingkungan kampus, Kamis (26/2/2026). Mahasiswi asal Kabupaten Bintan itu menderita tiga luka bacok di bagian kepala, tangan, dan kaki. Peristiwa tersebut berlangsung di Gedung Fakultas Syariah […]

  • Polisi tangkap pelempar bom molotov dan penganiayaan di Koja Jakut

    Polisi tangkap pelempar bom molotov dan penganiayaan di Koja Jakut

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com0) – Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara menangkap dua pelaku pelemparan bom molotov, penganiayaan, dan penyalahgunaan senjata tajam di Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara. Polisi masih memburu satu pelaku lain yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Wakil Kepala Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKP Bima Sakti Pria Laksana, mengatakan tim Resmob menangkap pelaku […]

  • Ombudsman RI mendesak BGN dan Kemenimipas membenahi pelayanan publik guna mencegah praktik malaadministrasi.

    Ombudsman desak pembenahan tata kelola mendasar di BGN dan Kemenimipas

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 136
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com)  – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) segera membenahi tata kelola pelayanan publik. Ombudsman juga meminta kedua lembaga meningkatkan kepatuhan administrasi. Anggota Ombudsman RI, Nuzran Joher, menyampaikan desakan tersebut setelah muncul kasus korupsi dan pergantian pimpinan di sejumlah instansi strategis. “Sebelumnya, Ombudsman RI telah […]

  • industrialisasi nasional didorong pemerintah Indonesia

    Menperin Dukung Seruan Prabowo Percepat Industrialisasi Nasional

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 159
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mendukung penuh arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat industrialisasi nasional agar Indonesia mampu memproduksi sendiri berbagai kebutuhan strategis, mulai dari kendaraan bermotor hingga produk elektronik. Presiden Prabowo menyampaikan arahan itu saat pidato Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) Tahun Anggaran 2027 di Jakarta, Rabu. Selain […]

  • Pulau Buatan China Usai 12 Tahun Reklamasi Pasir

    Pulau Buatan China Usai 12 Tahun Reklamasi Pasir

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com– Pulau buatan China kini berdiri setelah pemerintah Beijing menjalankan reklamasi pasir selama sekitar 12 tahun di kawasan Laut China Selatan. Proyek ini menjadi salah satu reklamasi laut terbesar di dunia dan langsung memicu perhatian internasional karena lokasinya berada di wilayah strategis. (18/01/2026). China mengerahkan kapal pengeruk raksasa untuk menyedot pasir dan sedimen dari […]

  • sidang dirut terra drone michael wishnu wardana konferensi pers jakarta

    Sidang Dirut Terra Drone Bergulir di PN Jakpus, Kasus Kebakaran Ruko Tewaskan 22 Orang

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 369
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Sidang dirut terra drone kini memasuki tahap pemeriksaan saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus). Perkara ini berkaitan dengan kebakaran rumah toko (ruko) pada Desember 2025 yang menewaskan 22 orang dan menarik perhatian publik. Juru Bicara PN Jakarta Pusat, Andi Saputra, mengatakan majelis hakim saat ini memeriksa saksi untuk memperkuat pembuktian. […]

expand_less