Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » FAMHI: Pergantian Ketua DPRD Sultra Sudah Tepat, Pengawasan terhadap Kekuasaan Eksekutif Harus Tetap Berjalan

FAMHI: Pergantian Ketua DPRD Sultra Sudah Tepat, Pengawasan terhadap Kekuasaan Eksekutif Harus Tetap Berjalan

  • account_circle Rahman
  • calendar_month 22 jam yang lalu
  • visibility 46
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (KABARISTANA.COM) — Forum Advokasi Mahasiswa Hukum Indonesia (FAMHI) menilai pergantian La Ode Tariala sebagai Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara merupakan momentum penting untuk memperkuat fungsi pengawasan legislatif terhadap jalannya pemerintahan daerah.

Pergantian pimpinan DPRD tidak boleh hanya dipandang sebagai dinamika politik dan pergantian jabatan semata. Lebih dari itu, momentum ini harus menjadi kesempatan untuk memastikan bahwa DPRD tetap menjalankan mandat rakyat secara profesional, kritis, dan bertanggung jawab.

Midul Makati, S.H., M.H. selaku Presidium FAMHI, menegaskan bahwa kekuasaan eksekutif harus tetap diawasi secara serius oleh lembaga legislatif. Hubungan antara pemerintah daerah dan DPRD memang membutuhkan koordinasi, tetapi koordinasi tidak boleh menghilangkan fungsi kontrol terhadap kebijakan, penggunaan anggaran, dan pelaksanaan program pembangunan.

“Pergantian Ketua DPRD Sultra La Ode Tariala sudah tepat apabila menjadi momentum untuk memperkuat fungsi pengawasan, menjaga independensi lembaga legislatif, serta memastikan bahwa kepentingan rakyat ditempatkan di atas kepentingan politik maupun kelompok tertentu.” ujar midul Makati.

Menurutnya, DPRD memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan setiap kebijakan pemerintah daerah berjalan sesuai ketentuan hukum, transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sulawesi Tenggara.

Pengawasan tersebut harus mencakup pelaksanaan APBD, realisasi program pembangunan, efektivitas penggunaan anggaran, pengelolaan sumber daya alam, serta kebijakan strategis yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.

Fahmi, juga mengingatkan agar DPRD tidak terjebak dalam hubungan politik yang membuat fungsi pengawasan menjadi lemah. DPRD bukan sekadar mitra pemerintah, tetapi juga lembaga yang memiliki tanggung jawab konstitusional untuk mengawasi penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Oleh karena itu, Ketua DPRD yang menggantikan La Ode Tariala harus mampu menunjukkan kepemimpinan yang berintegritas, berani menyampaikan kritik terhadap pemerintah daerah, terbuka terhadap aspirasi masyarakat, dan tidak ragu menjalankan fungsi pengawasan ketika ditemukan kebijakan yang perlu dievaluasi dan diperbaiki.

Midul Makati menegaskan bahwa ukuran keberhasilan pergantian pimpinan bukan terletak pada pergantian figur semata, melainkan pada peningkatan kualitas kinerja DPRD dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

“Jangan sampai pergantian Ketua DPRD hanya menjadi pergantian jabatan tanpa perubahan berarti. Masyarakat Sulawesi Tenggara membutuhkan DPRD yang berani, independen, dan konsisten mengawasi jalannya kekuasaan eksekutif,” tegas Midul Makati.

Midul Makati berharap kepemimpinan Ketua DPRD Sultra ke depan mampu membangun tradisi pengawasan yang objektif, terbuka, dan berorientasi pada kepentingan publik, demi terciptanya pemerintahan daerah yang bersih, demokratis, dan bertanggung jawab.

“Pergantian pimpinan harus menjadi momentum memperkuat pengawasan, bukan melemahkan kontrol terhadap kekuasaan. Sebab, demokrasi yang sehat membutuhkan lembaga legislatif yang berani mengawasi dan berpihak pada rakyat” tutup Midul Makati, S.H., M.H.

  • Penulis: Rahman

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • alasan Prabowo tidak hadir Harlah NU ke-100 di Istora Senayan

    Gus Yahya Ungkap Alasan Presiden Prabowo dan Rais Aam Tak Hadir di Harlah ke-100 NU

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 393
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com | Prabowo absen Harlah NU ke-100 yang Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) gelar di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu. Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, memaparkan alasan Presiden Prabowo Subianto tidak menghadiri agenda tersebut. Gus Yahya menyatakan Presiden Prabowo menjalankan agenda kenegaraan lain yang bersifat mendesak. Agenda itu berkaitan langsung dengan kehadiran tamu negara […]

  • Formasi desak KPK RB dalam aksi demonstrasi di Gedung KPK

    Formasi Kembali Desak KPK Periksa Oknum Anggota DPR RI Dapil Sultra Inisial RB, Terkait Kasus Korupsi Proyek Rel Kereta Api dan P3 TGAI  

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 467
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Forum Mahasiswa Anti Korupsi (Formasi) kembali menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Rabu (14/1/2026). Dalam aksi tersebut, massa Formasi mendesak KPK RI segera memanggil dan memeriksa oknum anggota DPR RI Daerah Pemilihan Sulawesi Tenggara berinisial RB. Mereka menilai RB memiliki keterkaitan dengan dugaan korupsi proyek […]

  • ,putra daerah Sulawesi Tenggara dan identitas budaya lokal

    Membaca Dinamika Politik Sultra dari Percakapan Sehari-hari

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 564
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Sulawesi Tenggara hari ini tidak sedang baik-baik saja. Bukan karena daerah ini kekurangan sumber daya. Bukan pula karena Sultra miskin orang-orang cakap. Namun, kegelisahan itu muncul karena rasa asing yang tumbuh perlahan di tengah dinamika politiknya sendiri. Kekuasaan terus berganti dari waktu ke waktu. Akan tetapi, para pemimpin yang muncul sering kali […]

  • Energi Nuklir Indonesia sebagai sumber energi bersih masa depan

    NUKLIR DAN PARA PEMIMPIN BESAR DUNIA

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Oleh: Irwanuddin H.I. KullaTenaga Ahli Menteri ESDM RI Bidang Pengembangan Potensi Pemanfaatan Tenaga Nuklir/Dekan FT UPDM (B)/Direktur PUSPINEBT ICMI Nuklir merupakan energi yang berasal dari transformasi inti atom. Energi ini memiliki dua sisi yang berbeda. Di satu sisi, nuklir menawarkan solusi energi bersih bagi dunia modern. Di sisi lain, teknologi nuklir berkaitan erat dengan kepentingan […]

  • Aksi Jilid IV di Depan Kemendiksaintek, KPIT Kembali Soroti Sistem Desil dalam Syarat KIP Kuliah Play Button

    Aksi Jilid IV di Depan Kemendiksaintek, KPIT Kembali Soroti Sistem Desil dalam Syarat KIP Kuliah

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Jakarta, (KABARISTANA.COM) — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Pemuda Indonesia Timur (KPIT) kembali menggelar aksi di depan Gedung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiksaintek), Senin (5/10/2026). Aksi tersebut merupakan aksi jilid IV yang kembali menyoroti penggunaan sistem desil dalam persyaratan penerimaan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Dalam aksi tersebut, KPIT mendesak Kemendiksaintek menghapus […]

  • Pengendalian dengue Indonesia melalui RAN 2026–2029

    Indonesia Finalisasi RAN Dengue 2026–2029, Targetkan Nol Kematian pada 2030

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 414
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Pemerintah mematangkan Rencana Aksi Nasional (RAN) Pengendalian Dengue 2026–2029 untuk mengejar target global nol kematian akibat dengue pada 2030. Kementerian Kesehatan menyusun rencana ini untuk menjawab tekanan urbanisasi, perubahan iklim, dan mobilitas penduduk yang terus meningkat. Tantangan Urbanisasi dan Iklim Dorong Strategi Terpadu Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Murti Utami, menegaskan pemerintah […]

expand_less