Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Polisi Imbau Warga Waspadai Modus Tawaran Gaji Tinggi Jadi Tentara Rusia

Polisi Imbau Warga Waspadai Modus Tawaran Gaji Tinggi Jadi Tentara Rusia

  • account_circle Redaksi 1
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (KABARISTANA.COM) — Polri mengimbau masyarakat untuk mewaspadai berbagai modus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang berkedok tawaran pekerjaan di luar negeri. Masyarakat diminta berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan di kawasan konflik bersenjata maupun yang berkaitan dengan aktivitas militer.

Imbauan tersebut disampaikan Direktur Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dirres PPA dan PPO) Polda Metro Jaya, Kombes Rita Wulandari Wibowo, menyusul terbongkarnya sindikat perekrutan warga negara Indonesia (WNI) untuk dijadikan tentara bayaran di Rusia.

“Kami ingin mengimbau kepada seluruh warga masyarakat agar waspada TPPO. Waspadai tawaran kerja ke luar negeri dengan gaji atau kontrak yang tidak masuk akal, tanpa perusahaan yang jelas,” kata Rita kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (2/11/2026).

Rita Juga mengingatkan masyarakat agar proaktif memeriksa legalitas agen penyalur tenaga kerja melalui instansi resmi pemerintah sebelum memutuskan untuk berangkat ke luar negeri.

“Amati dan cek legalitas perusahaan atau agen perekrut melalui KP2MI atau disnaker. Kemudian selidiki jenis pekerjaan, lokasi, dan isi kontrak sebelum berangkat. Tolak pekerjaan di wilayah konflik atau yang berkaitan dengan kegiatan militer,” tegasnya.

Selain itu, Rita menekankan pentingnya penggunaan dokumen ketenagakerjaan yang sah. Berdasarkan temuan di lapangan, banyak korban diberangkatkan secara ilegal dengan menggunakan visa wisata, bukan visa kerja.

“Pastikan berangkat lewat jalur resmi dengan visa kerja, bukan visa turis ya, karena semuanya menggunakan visa turis. Kemudian abaikan rekrutmen melalui grup media sosial atau aplikasi-aplikasi pesan dari pihak yang tidak bertanggung jawab,” ungkap Rita.

Rita juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyerahkan dokumen pribadi kepada agen perekrut dengan alasan apa pun.

“Dokumen pribadi seperti paspor dan juga surat kuasa keuangan jangan diserahkan kepada perekrut. Ini harus ada pada setiap warga negara yang mau memberangkatkan diri,” imbuhnya.

Untuk mencegah bertambahnya korban, kepolisian menyediakan saluran pengaduan resmi. Rita meminta masyarakat yang mengetahui atau mencurigai adanya indikasi TPPO agar segera melapor melalui Call Center 110 atau layanan pengaduan khusus Polda Metro Jaya.

“Khusus untuk wilayah hukum Polda Metro Jaya, kami memiliki hotline ‘Lapor, Bu’, silakan hubungi di 0812-1411-0110,” tutur Rita.

Sebelumnya, Bareskrim Polri bersama Polda Metro Jaya dan Polres Bogor membongkar kasus TPPO terkait perekrutan WNI untuk dijadikan tentara bayaran di Rusia.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, sebanyak 13 tersangka ditangkap berdasarkan lima laporan polisi. Tiga di antaranya merupakan warga negara asing (WNA) asal Rusia dan Ukraina.

  • Penulis: Redaksi 1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muhammad Hasbullah Idris (MHI), ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola nikel PT CNI

    Anak Buah Gubernur Sultra Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Empat Hari Usai Dilantik

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Kendari, (KABARISTANA.COM) — Eks Kepala Bidang Mineral dan Batubara Dinas ESDM Sulawesi Tenggara (Sultra), Muhammad Hasbullah Idris (MHI), ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola nikel PT CNI. MHI menjadi tersangka tepat empat hari setelah dilantik sebagai Kabid Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sultra. Kejaksaan Agung (Kejagung) sebelumnya menetapkan […]

  • teknologi gadget 2023 wearable kesehatan pinta

    Unlikely Origins: The Humble Beginnings of Today’s Tech Titans

    • calendar_month Minggu, 25 Feb 2024
    • account_circle ptmbi
    • visibility 1.411
    • 0Komentar

    JAKARTA, Perkembangan teknologi pada 2023 semakin memperlihatkan bagaimana batas antara dunia digital dan kehidupan sehari-hari semakin tipis. Berbagai inovasi gadget tidak hanya menghadirkan kemudahan, tetapi juga mengubah cara manusia bekerja, berinteraksi, dan menjaga kesehatan. Dari perangkat wearable yang mampu memantau kondisi tubuh secara detail hingga rumah pintar yang mampu memahami kebiasaan penghuninya, era teknologi modern […]

  • DPP KNPI mendukung Apel Siaga 5.000 Buruh untuk mengawal pembahasan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan di DPR RI.

    Ketua DPP KNPI Dukung Apel Siaga Buruh Kawal RUU Ketenagakerjaan

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 97
    • 0Komentar

    JAKARTA, KABARISTANA.COM — DPP KNPI Bidang Ketenagakerjaan mendukung Apel Siaga 5.000 Buruh pada Kamis, 10 September 2026. Ketua DPP KNPI Bidang Ketenagakerjaan, Robo Ali Mahu, menyampaikan dukungan tersebut di Jakarta, Selasa (8/9/2026). Robo merespons instruksi DPP KSPSI yang mengajak elemen buruh mengawal pembahasan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan di DPR RI. “KNPI sebagai wadah berhimpunnya pemuda Indonesia, […]

  • kasus penahanan bhayangkari vanessa terkait dugaan ktp

    Ibu Perjuangkan Keadilan Anak, Bhayangkari Vanessa Ditahan di Mabes Polri Terkait Dugaan KTP Bermasalah

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 394
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | 12 Februari 2026 — Penahanan bhayangkari Vanessa di Mabes Polri pada Kamis (12/2/2026) menarik perhatian publik. Penyidik menahan Vanessa terkait dugaan kesalahan status Kartu Tanda Penduduk (KTP). Proses Penahanan di Mabes Polri Penyidik melakukan penahanan di Mabes Polri dengan pendampingan kuasa hukum Vanessa, Yamin. Setelah proses tersebut selesai, Firdaus Owibowo bersama Ketua […]

  • situasi stadion saat insiden banderazo Alianza Lima terjadi

    Tragedi Banderazo di Stadion Alianza Lima: Satu Tewas, Puluhan Terluka

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 232
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Insiden saat acara kumpul suporter (banderazo) di Stadion Alejandro Villanueva, markas Alianza Lima, Peru, menewaskan satu orang dan melukai puluhan lainnya pada Jumat (3/4/2026). Kementerian Kesehatan Peru menyatakan seorang pria berusia 39 tahun meninggal dunia dalam kejadian itu. Petugas medis juga merawat sedikitnya 47 orang yang mengalami luka. Ratusan suporter memadati stadion […]

  • Adrian Moita menyoroti pengelolaan SDA Sulawesi Tenggara

    Mencegah Repetisi Pola Krisis Tata Kelola SDA di Sulawesi Tenggara

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Adrian moita
    • visibility 471
    • 0Komentar

    (KabarIstana.com), JAKARTA — Adrian Moita menyampaikan pernyataan sikap tentang pentingnya pengelolaan sumber daya alam (SDA) yang berkelanjutan di Sulawesi Tenggara. Ia menyampaikan pandangan ini berdasarkan analisis data dan pengalaman pengelolaan SDA di berbagai daerah penghasil di Indonesia. Adrian menilai kekayaan SDA tidak selalu menghasilkan kesejahteraan masyarakat. Banyak kajian kebijakan publik dan ekonomi politik menunjukkan kondisi tersebut. […]

expand_less