Pemkot Batu Maksimalkan Green House Hadapi Ancaman Bediding
- account_circle Retanto
- calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
- visibility 24
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto : ilustrasi Petani memanen sayuran di kawasan hortikultura Kota Batu, Jawa Timur. Pemkot Batu mendorong pemanfaatan Green House Kota Batu untuk melindungi tanaman dari dampak fenomena bediding selama musim kemarau.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, (Kabaristana.com)– Green House Kota Batu menjadi langkah utama Pemerintah Kota Batu untuk melindungi tanaman dari dampak fenomena bediding saat musim kemarau. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu, Hendry Suseno, mengatakan fasilitas tersebut membantu petani menjaga suhu dan kondisi tanaman agar tetap optimal ketika suhu udara menurun.
Solusi Hadapi Bediding
Pemerintah Kota Batu membangun 42 unit green house di berbagai wilayah pertanian. Kelompok tani kini memanfaatkan 38 unit, sedangkan empat unit lainnya masih menunggu pengelolaan lebih lanjut.
Hendry menjelaskan bahwa petani dapat menggunakan fasilitas tersebut untuk mengurangi risiko kerusakan tanaman akibat suhu dingin dan embun es yang sering muncul di kawasan dataran tinggi.
BMKG mengingatkan bahwa fenomena bediding berpotensi memicu terbentuknya embun es yang dapat merusak tanaman hortikultura maupun bunga hias.
Lindungi Komoditas Unggulan
Petani Kota Batu menghasilkan berbagai komoditas unggulan di sektor pertanian. Sawi putih, wortel, kentang, bawang daun, kubis, kembang kol, dan bawang merah menjadi hasil panen utama daerah tersebut.
Selain sayuran, petani juga mengembangkan budidaya bunga hias. Mawar, krisan, dan anggrek menjadi komoditas yang membutuhkan perlindungan ekstra saat suhu udara menurun.
Penggunaan Green House Kota Batu membantu petani menjaga kualitas tanaman dan mempertahankan hasil produksi selama musim kemarau.
Perkuat Kesiapsiagaan Petani
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu terus berkoordinasi dengan penyuluh pertanian di lapangan. Para penyuluh menyampaikan informasi cuaca dan potensi bediding kepada kelompok tani secara berkala.
Petani juga mempelajari cara mencegah penyakit tanaman yang sering muncul saat pergantian musim. Kabut dan kelembapan tinggi dapat mempercepat perkembangan virus maupun bakteri pada tanaman.
Selain memberikan pendampingan, pemerintah daerah tetap menyalurkan pestisida dan sarana produksi pertanian lainnya untuk mendukung kegiatan budidaya.
Produktivitas Pertanian Tetap Terjaga
Pemkot Batu berharap petani memanfaatkan fasilitas pertanian modern secara optimal untuk menghadapi bediding. Langkah tersebut membantu petani menjaga hasil panen sekaligus mempertahankan produktivitas pertanian di daerah tersebut.
- Penulis: Retanto
- Editor: Wilda



Saat ini belum ada komentar