Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Anggota IV BPK Haerul Saleh Meninggal Dunia Akibat Kebakaran Saat Renovasi Rumah Berlangsung

Anggota IV BPK Haerul Saleh Meninggal Dunia Akibat Kebakaran Saat Renovasi Rumah Berlangsung

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
  • visibility 266
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) – Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Haerul Saleh, meninggal dunia akibat kebakaran di kediamannya saat proses renovasi rumah berlangsung, Jumat (8/5/2026). Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan informasi duka tersebut melalui pernyataan resmi di Jakarta.

Menurut keterangan yang diterima, Haerul Saleh mengawasi sejumlah pekerja renovasi ketika kebakaran tiba-tiba terjadi. Dalam waktu singkat, api membesar dan asap hitam pekat memenuhi area rumah sehingga korban sulit menyelamatkan diri.

“Mentan Amran mendengarkan kronologis singkat kejadian kebakaran dari asisten rumah tangga. Kejadian berlangsung cepat saat korban mengawasi proses renovasi rumah. Tiba-tiba api membesar dan asap hitam tidak dapat dihindarkan,” demikian isi pernyataan tersebut.

Setelah menerima kabar duka, Amran langsung menuju rumah sakit untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum. Selain itu, ia mengenang Haerul Saleh sebagai pribadi yang tenang, sederhana, serta memiliki komitmen kuat terhadap integritas dan tata kelola pemerintahan.

“Kami keluarga besar Kementerian Pertanian turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak Haerul Saleh. Beliau merupakan pribadi yang baik dan memiliki dedikasi besar dalam menjalankan tugas negara,” ujar Amran.

Haerul Saleh menjabat sebagai Anggota IV BPK RI sejak April 2022. Sebelumnya, ia menjalankan tugas sebagai anggota Komisi XI DPR RI selama dua periode, yakni 2014 hingga 2022.

Selain aktif di pemerintahan, Haerul Saleh juga berperan dalam sejumlah organisasi. Ia tercatat sebagai Dewan Pakar Masyarakat Ekonomi Syariah dan pengurus Pemuda Tani Indonesia.

Dalam bidang pendidikan, Haerul Saleh menyelesaikan pendidikan S1 Hukum di Universitas Satria Makassar. Saat ini, ia juga menempuh pendidikan Magister Manajemen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kasus penyiraman Andri Yunus aktivis KontraS

    Opini: Transparansi Bukan Pilihan, Melainkan Kewajiban: Mendesak Pengungkapan Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Andri Yunus

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Kabaristana.com | Kasus penyiraman terhadap aktivis KontraS, Andri Yunus, bukan sekadar tindak kriminal biasa. Peristiwa ini menunjukkan ancaman nyata terhadap kebebasan sipil dan kerja advokasi HAM di Indonesia. Serangan ini juga menimbulkan rasa takut di kalangan aktivis yang selama ini memperjuangkan keadilan. Jika negara tidak menangani kasus ini secara serius, dampaknya bisa meluas. Aktivis lain […]

  • Bripda MS minta maaf saat sidang kode etik Polri di Polda Maluku

    Anggota Brimob Minta Maaf di Sidang Etik, Polda Maluku Tegaskan Proses Hukum Tetap Jalan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 251
    • 0Komentar

    AMBON, (Kabaristana.com) | Bripda MS minta maaf kepada keluarga korban dan masyarakat setelah menjalani sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) di Polda Maluku, Selasa. Permintaan maaf tersebut muncul menyusul kasus dugaan penganiayaan terhadap pelajar Madrasah Tsanawiyah di Kota Tual yang meninggal dunia. Sejak awal sidang, Bripda MS secara terbuka mengakui kelalaiannya. Oleh karena itu, ia […]

  • Copot Kapolres Konawe Utara menjadi tuntutan massa dalam aksi di Mabes Polri Jakarta

    Aksi Jilid 2 Corak-Sultra Kembali Desak Kapolri: Copot Kapolres dan Kasatreskrim Konawe utara

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 208
    • 1Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com – Corong Aspirasi Rakyat Sultra (CORAK) bersama Aliansi Pemuda Peduli Pertambangan Nusantara kembali menggelar “Seruan Aksi Jilid 2” untuk menyoroti kondisi penegakan hukum di Kabupaten Konawe Utara. Kedua organisasi tersebut menjadwalkan aksi di Mabes Polri pada Senin, 25 Mei 2026. Mereka mendesak Kapolri melalui Propam Polri untuk mencopot Kapolres dan Kasatreskrim Konawe Utara […]

  • pembatasan medsos anak oleh DPRD Palembang M Normansyah

    DPRD Palembang Dukung Pembatasan Medsos Anak, Dinilai Lindungi Generasi Digital

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Palembang, (Kabaristna.com)  || DPRD Palembang mendukung kebijakan pemerintah yang membatasi penggunaan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun. Kebijakan ini mulai berlaku pada 28 Maret 2026. Ketua Komisi IV DPRD Palembang, M. Normansyah, menyatakan dukungannya secara langsung. Ia menilai langkah ini penting untuk melindungi anak di ruang digital. Pemerintah mulai menerapkan kebijakan tersebut dengan […]

  • pengaturan ritel modern di desa Indonesia ilustrasi

    Ritel Modern di Desa Bakal Diatur, Pemerintah Fokus Perkuat Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 303
    • 0Komentar

    JAKARTA, Kabaristana.com | Pengaturan ritel modern di desa menjadi perhatian pemerintah seiring meluasnya ekspansi jaringan minimarket ke wilayah pedesaan. Pemerintah menilai kebijakan ini penting untuk menjaga keseimbangan ekonomi lokal serta memastikan koperasi dan usaha kecil tetap berkembang. Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan pemerintah tidak berniat menghentikan ekspansi ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret. Namun, pemerintah […]

  • Tim Basarnas melakukan operasi SAR pesawat ATR

    Operasi SAR Kecelakaan Pesawat ATR Resmi Dihentikan

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 482
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com — Penghentian operasi pencarian dan evakuasi kecelakaan pesawat ATR 42-500 memunculkan ketidakpastian bagi keluarga korban. Hingga hari ketujuh pencarian, tim belum menemukan sepuluh penumpang, sehingga negara menutup fase darurat tanpa kepastian nasib seluruh korban. Keputusan ini menarik perhatian publik karena menyangkut tanggung jawab negara dalam menjamin keselamatan transportasi udara serta hak keluarga korban […]

expand_less