Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » politik » Suara Masyarakat Minta Pilkada Tetap Dipilih Langsung, Elite Jangan Tunggu Didemo

Suara Masyarakat Minta Pilkada Tetap Dipilih Langsung, Elite Jangan Tunggu Didemo

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • visibility 426
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (kabaristana.com) | Publik secara tegas menolak wacana perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah (Pilkada). Masyarakat menolak rencana mengalihkan Pilkada dari pemilihan langsung oleh rakyat menjadi pemilihan oleh DPRD. Sejumlah lembaga survei nasional mencatat sikap publik yang konsisten mempertahankan Pilkada langsung.

Survei yang dirilis Litbang Kompas, LSI Denny JA, dan Populi Center menunjukkan hasil seragam. Mayoritas responden memilih Pilkada langsung sebagai mekanisme terbaik.

Dukungan Publik Tetap Dominan

Litbang Kompas menggelar survei pada 8–11 Desember 2025 melalui wawancara telepon. Peneliti melibatkan 510 responden dari 76 kota di 38 provinsi. Mereka memilih responden secara acak.

Hasil survei menunjukkan 77,3 persen responden mendukung Pilkada langsung. Hanya 5,6 persen responden mendukung pemilihan kepala daerah oleh DPRD. Selebihnya tidak memberikan jawaban.

Populi Center juga mencatat dukungan yang lebih tinggi. Lembaga ini mengumpulkan data pada 30 November 2025. Direktur Eksekutif Populi Center, Afrimadona, menyatakan 89,6 persen responden mendukung Pilkada langsung.

Menurutnya, angka tersebut menunjukkan keinginan publik yang kuat. Masyarakat ingin tetap memegang hak memilih pemimpin daerah secara langsung.

LSI Denny JA Catat Penolakan Konsisten

LSI Denny JA menemukan hasil serupa dalam survei Oktober 2025. Sebanyak 66,1 persen responden menolak Pilkada yang dipilih DPRD.

Temuan ini menegaskan konsistensi sikap publik dalam menjaga Pilkada langsung sebagai bagian dari demokrasi lokal.

Pengalaman publik menunjukkan bahwa Pilkada langsung masih memiliki keterbatasan. Namun, mekanisme ini memberi ruang kontrol dan akuntabilitas yang lebih kuat dibandingkan pemilihan oleh DPRD.

Melalui Pilkada langsung, rakyat dapat menilai kinerja kepala daerah secara terbuka. Publik juga dapat memberikan sanksi politik melalui pemilu berikutnya.

Perludem Dorong Perbaikan, Bukan Penghapusan

Peneliti Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini, meminta elite politik menghentikan wacana pengembalian Pilkada ke DPRD. Ia menilai elite harus lebih responsif terhadap aspirasi masyarakat.

“Elite politik sebaiknya tidak terus menggulirkan wacana ini seolah sedang menguji reaksi publik,” kata Titi kepada Kompas.com, Selasa (13/1/2026).

Titi mendorong DPR dan Pemerintah memusatkan perhatian pada perbaikan Pilkada langsung. Ia menekankan pentingnya menekan biaya politik, memperkuat penegakan hukum pemilu, dan membenahi tata kelola penyelenggaraan pemilu.

“Pemerintah tidak boleh mencabut hak pilih rakyat dengan alasan efisiensi atau stabilitas,” ujarnya.

Tren Penolakan Terus Menguat

Peneliti Perludem, Haykal, menilai hasil survei tersebut mencerminkan kehendak publik secara luas. Ia melihat penolakan terhadap Pilkada oleh DPRD terus menguat.

Perbandingan survei LSI Denny JA pada Oktober 2025 dan Litbang Kompas pada Desember 2025 menunjukkan peningkatan penolakan publik. Temuan ini menjadi sinyal penting bagi pembuat kebijakan.

Pembahasan sistem Pilkada ke depan perlu menjadikan aspirasi rakyat sebagai dasar utama. Dengan langkah itu, demokrasi lokal dapat terus berjalan sesuai kehendak masyarakat.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Khalid Basalamah memberikan klarifikasi terkait kasus kuota haji 2023-2024 setelah diperiksa KPK di Gedung Merah Putih, Jakarta

    Kasus Kuota Haji: Khalid Basalamah Serahkan Semua Informasi ke KPK

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabaristana.com – kamis 23 April 2026 Pendakwah dan tokoh agama Khalid Basalamah memberikan klarifikasi tentang perannya dalam kasus kuota haji yang tengah diselidiki oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia menegaskan bahwa ia tidak pernah menghubungi Ibnu Mas’ud terkait penyelidikan ini. Khalid Serahkan Semua Informasi ke KPK Setelah menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Khalid […]

  • janin bayi di semarang ditemukan dalam kaleng roti

    Warga Ungaran Geger, Janin Bayi Perempuan Ditemukan dalam Kaleng Roti di Pinggir Sungai

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 204
    • 0Komentar

    SEMARANG, (Kabaristana.com)  | Warga Dusun Jetis, Desa Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, dikejutkan oleh temuan janin bayi perempuan di sekitar aliran sungai pada Senin (16/3/2026) pagi. Sejumlah anak yang bermain di sekitar sungai melihat sebuah bungkusan mencurigakan sekitar pukul 10.13 WIB. Mereka kemudian mendekati dan membuka bungkusan tersebut karena penasaran. Anak-anak itu menemukan kaleng […]

  • keamanan Selat Hormuz Donald Trump politik internasional

    Dubes AS: Desakan Trump Libatkan NATO Amankan Selat Hormuz Sudah Tepat

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 167
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Duta Besar Amerika Serikat untuk NATO, Matthew Whitaker, mendukung langkah Presiden AS Donald Trump yang meminta sekutu NATO membantu menjaga keamanan Selat Hormuz di tengah konflik dengan Iran. Whitaker menilai jalur pelayaran tersebut sangat penting bagi banyak negara, terutama bagi negara yang bergantung pada pasokan energi dari kawasan Teluk Persia. Ia mengatakan […]

  • Yaqut Ditahan KPK usai dinyatakan pulih

    KPK Kembali Tahan Gus Yaqut di Rutan Setelah Dinyatakan Sehat

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 45
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menahan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, setelah tim dokter menyatakan kondisinya pulih. Penyidik membawa Yaqut ke Rumah Tahanan (Rutan) KPK pada Kamis (9/7) malam untuk melanjutkan proses hukum dugaan korupsi kuota haji. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik memindahkan Yaqut ke Rutan KPK usai menjalani […]

  • Ganda putri Indonesia Rachel Febi Orleans Masters 2026

    Rachel/Febi Tembus Perempat Final Orleans Masters 2026, Bidik Gelar Juara

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 149
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum melaju ke perempat final Orleans Masters 2026. Mereka mengalahkan pasangan Taiwan Chen Su Yu/Lee Yu-Hsuan dalam tiga gim. Rachel/Febi menang dengan skor 14-21, 21-6, 21-13. Pertandingan berlangsung di Palais des Sports, Orleans, Prancis, Kamis. Febi menegaskan target mereka adalah meraih gelar juara. Namun, ia tetap […]

  • Pendidikan di Luar Daerah: Fokus atau Ikut Tren

    Pendidikan di Luar Daerah: Fokus atau Ikut Tren

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Pendidikan di luar daerah kini menjadi pilihan populer di kalangan pelajar dan mahasiswa. Banyak generasi muda merantau demi menempuh studi di kota besar dengan harapan memperoleh kualitas pendidikan dan masa depan yang lebih baik. (01/02/2026). Fenomena ini berkembang seiring meningkatnya akses informasi dan mobilitas sosial. Banyak pelajar memandang kota besar sebagai pusat […]

expand_less