Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Wonosobo Didorong Menjadi Sentra Susu Nasional Melalui Investasi Peternakan

Wonosobo Didorong Menjadi Sentra Susu Nasional Melalui Investasi Peternakan

  • account_circle Retanto
  • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
  • visibility 131
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, {kabaristana.com}– Kementerian Pertanian mendorong investasi di subsektor peternakan di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Tujuannya adalah menjadikan Wonosobo sebagai pusat produksi susu dan daging nasional. Sektor peternakan, terutama sapi perah dan sapi pedaging, dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang.

Peluang Investasi Peternakan di Wonosobo

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengungkapkan bahwa sektor peternakan di Wonosobo menawarkan potensi yang luas bagi investor. Dengan permintaan susu yang terus meningkat, terutama untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), investasi di bidang ini sangat menguntungkan. Wonosobo, yang telah menjadi salah satu pusat peternakan di Jawa Tengah, semakin menunjukkan potensi untuk menjadi pusat produksi susu segar dalam negeri.

Wonosobo sebagai Sentra Susu Nasional: Menjawab Kebutuhan Susu Segar

Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyatakan, kebutuhan susu segar dalam negeri masih sangat besar. Hingga kini, Indonesia baru bisa memenuhi 25 persen dari total permintaan susu segar. Oleh karena itu, Wonosobo memiliki kesempatan untuk menjadi pusat produksi susu segar yang mampu mengurangi ketergantungan pada impor susu. Dengan adanya investasi, Wonosobo dapat menjadi sentra susu nasional, memenuhi kebutuhan dalam negeri, dan mendukung ketahanan pangan nasional.

Peran Pemerintah dan Dunia Usaha dalam Pengembangan Sektor Peternakan

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Lutfi, menambahkan bahwa meskipun produksi daging di Jawa Tengah telah mencakup hampir 980 ribu ton, produksi susu tetap menjadi tantangan. Pemerintah provinsi fokus pada peningkatan populasi sapi perah dan penguatan kesehatan hewan. Selain itu, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan dunia usaha sangat penting untuk memperkuat sektor peternakan di Wonosobo dan daerah lainnya.

Dampak Positif Investasi Peternakan di Wonosobo

Investasi di sektor peternakan di Wonosobo tidak hanya akan meningkatkan kapasitas produksi susu segar, tetapi juga berpotensi menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan peternak lokal. Selain itu, dengan peningkatan populasi sapi perah yang sehat, pasokan susu dalam negeri akan semakin mencukupi, mengurangi ketergantungan pada impor, dan mendukung perekonomian daerah.

Tautan Internal:

  • Penulis: Retanto
  • Editor: Wilda

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembukaan Jalan Lenteng Agung arah Depok tertunda akibat perbaikan saluran bawah tanah

    Dishub DKI Minta Maaf, Pembukaan Jalan Lenteng Agung ke Arah Depok Mundur dari Jadwal

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Jakarta,(kabaristana.com) –Pembukaan Jalan Lenteng Agung arah selatan menuju Depok molor dari jadwal semula. Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta meminta maaf kepada masyarakat karena tim masih menyelesaikan perbaikan saluran bawah tanah di lokasi pekerjaan. Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan tim belum membuka ruas jalan tersebut pada Selasa pagi. Tim membutuhkan waktu tambahan untuk merampungkan […]

  • Ampuh Sultra Minta Penghentian Aktivitas Tambang Di Pulau Wawonii Secara Kolektif.

    Ampuh Sultra Minta Penghentian Aktivitas Tambang Di Pulau Wawonii Secara Kolektif.

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Konkep, (Kabaristana.com) || Polemik tambang di Pulau Wawonii, Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara, kembali mencuat. Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara mendesak pemerintah segera mencabut seluruh izin pertambangan di wilayah tersebut. IUP Masih Aktif di Pulau Wawonii Direktur Ampuh Sultra, Hendro, menyebut ada lima IUP yang masih aktif. Empat izin bergerak di sektor nikel, sementara satu […]

  • Penyebaran Islam di Nusantara Lewat Pesisir Sumatra

    Penyebaran Islam di Nusantara Lewat Pesisir Sumatra

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Masuknya Islam di Nusantara Lewat Jalur Perdagangan Jakarta, kabaristana.com- Masuknya Islam di Nusantara berlangsung secara bertahap melalui jalur perdagangan laut. Para pedagang muslim dari Arab, India, dan Persia berinteraksi langsung dengan masyarakat lokal di wilayah pesisir. Melalui interaksi sosial dan ekonomi tersebut, Islam mulai dikenal dan diterima oleh penduduk Nusantara. Wilayah pesisir barat Pulau Sumatra […]

  • pengalihan penahanan Yaqut saat berjalan menuju ruang pemeriksaan KPK

    KPK Tegaskan Pengalihan Penahanan Yaqut Sudah Sesuai Prosedur, Kasus Kuota Haji Terus Bergulir

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa mereka menjalankan seluruh proses pengalihan penahanan terhadap Yaqut Cholil Qoumas sesuai aturan hukum. KPK memastikan setiap keputusan terkait perubahan status penahanan telah mengikuti prosedur yang berlaku. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa tim penyidik mengambil langkah hukum secara terukur dan sesuai mekanisme. Ia menekankan bahwa […]

  • Prabowo cabut IUP tak jelas dan instruksi tegas kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia terkait penertiban tambang Indonesia.

    Prabowo Cabut IUP Tak Jelas, Instruksi Tegas ke Menteri ESDM

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung kebijakan Prabowo cabut IUP tak jelas untuk memperbaiki tata kelola sektor pertambangan nasional. Ia memerintahkan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia segera mencabut izin usaha pertambangan (IUP) yang bermasalah, tidak aktif, atau tidak memiliki kejelasan hukum. (08/04/2026). Prabowo menargetkan penertiban total terhadap izin tambang yang tidak produktif. Ia melihat […]

  • RI Belarus perdagangan dan kerja sama pangan

    RI dan Belarus Perkuat Kerja Sama Perdagangan hingga Ketahanan Pangan

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Pemerintah Indonesia dan Belarus memperkuat kerja sama di sektor perdagangan, industri, dan ketahanan pangan. Kesepakatan itu muncul dalam pertemuan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, dengan Perdana Menteri Belarus, Alexander Turchin. Airlangga menilai Belarus sebagai mitra penting Indonesia di kawasan Eurasia Timur. Negara tersebut juga menjadi pintu masuk strategis menuju pasar […]

expand_less