Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Tiang Monorel Dibongkar Setelah 22 Tahun, Sutiyoso: Kalau Saya Lewat Enggak Sakit Mata Lagi

Tiang Monorel Dibongkar Setelah 22 Tahun, Sutiyoso: Kalau Saya Lewat Enggak Sakit Mata Lagi

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • visibility 212
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (kabaristana.com) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai membongkar tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada Rabu (14/1/2026). Langkah ini mengakhiri proyek monorel yang terbengkalai selama hampir 22 tahun.

Tiang beton tersebut berdiri sejak awal 2000-an tanpa pernah beroperasi. Selama bertahun-tahun, struktur itu menjadi simbol proyek transportasi yang gagal terwujud.

Sutiyoso Saksikan Pembongkaran

Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso hadir langsung di lokasi pembongkaran. Ia menjabat sebagai gubernur saat proyek monorel pertama kali berjalan.

Sutiyoso mengaku lega melihat pembongkaran dimulai. Ia menyebut tiang monorel kerap mengusik perasaannya setiap kali melintas di kawasan tersebut.

“Sekarang kalau lewat sini, sudah tidak sakit mata lagi. Proyek lama itu akhirnya jelas arahnya,” kata Sutiyoso kepada wartawan.

Proyek Terhenti Sejak Awal 2000-an

Pemerintah membangun tiang monorel sebagai bagian dari rencana transportasi massal Jakarta. Namun, proyek itu terhenti di tengah jalan.

Masalah pendanaan dan kebijakan menghentikan kelanjutan pembangunan. Akibatnya, tiang beton hanya tersisa sebagai infrastruktur tanpa fungsi.

Keberadaan tiang monorel itu memicu kritik publik. Warga menilai struktur tersebut merusak estetika kota dan tidak memberi manfaat.

109 Tiang Dibongkar, Anggaran Rp102 Miliar

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan pemerintah akan membongkar 109 tiang monorel. Pembongkaran berlangsung hingga ujung Jalan HR Rasuna Said.

Pemerintah mengalokasikan Rp254 juta untuk proses pembongkaran. Selain itu, Pemprov DKI menyiapkan anggaran sekitar Rp102 miliar untuk penataan kawasan.

Penataan tersebut mencakup perbaikan jalan, saluran air, trotoar, taman, dan lampu penerangan. Pemerintah berharap kawasan HR Rasuna Said menjadi lebih rapi dan nyaman bagi masyarakat.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Status hukum lahan transmigrasi yang tumpang tindih kawasan hutan

    Kementrans Targetkan Penuntasan Status Hukum 17.655 Bidang Tanah Transmigran

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 215
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Ribuan keluarga transmigran masih hidup tanpa kepastian hukum atas tanah yang mereka tempati. Padahal, sebagian dari mereka telah mengelola lahan itu selama puluhan tahun. Ketidakjelasan status tanah ini berisiko memicu konflik agraria dan menghambat kesejahteraan warga. Persoalan Lahan Mengemuka di Tengah Reforma Agraria Masalah tumpang tindih lahan transmigrasi dan kawasan hutan kembali mencuat. […]

  • rapat ekonomi Asia Pasifik APEC di forum bisnis

    APEC Optimistis Ekonomi Asia Pasifik Tetap Tumbuh di Tengah Hambatan Perdagangan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 166
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Organisasi Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) memproyeksikan ekonomi Asia Pasifik tetap tumbuh positif meski hambatan perdagangan global meningkat. Konsumsi domestik yang kuat dan investasi teknologi terus menopang pertumbuhan kawasan. Dalam laporan APEC Regional Trends Analysis, APEC menyebut pertumbuhan ekonomi kawasan mencapai 3,2 persen pada 2025. Pada 2026, APEC memprediksi ekonomi kawasan tumbuh […]

  • Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron melambaikan tangan usai pertemuan bilateral di Istana Élysée, Paris.

    Prabowo dan Macron Gelar Pertemuan Bilateral di Paris, Perkuat Kerja Sama Strategis

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 63
    • 0Komentar

    JAKARTA , { kabaristana.com}– Presiden Prabowo Subianto bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam pertemuan tertutup di Istana Élysée, Paris. Dalam agenda tersebut, Prabowo Macron energi pendidikan menjadi salah satu fokus utama pembahasan. Kedua pemimpin berdiskusi selama lebih dari dua jam. Mereka membahas arah kerja sama strategis yang dapat memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Prancis di […]

  • Kisah Nabi Nuh

    Kisah Nabi Nuh: Mengapa Hewan Diselamatkan dan Manusia Ditinggalkan

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 833
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Kisah Nabi Nuh sering dipahami sebagai cerita tentang bahtera dan banjir besar. Padahal, kisah ini menyimpan pelajaran moral yang jauh lebih dalam. Dari sini muncul satu pertanyaan penting: mengapa Nabi Nuh menyelamatkan hewan, sementara banyak manusia justru ditinggalkan? Selama ratusan tahun, Nabi Nuh berdakwah dengan kesabaran luar biasa. Dengan keteguhan hati, ia […]

  • Turki target AS Israel dibahas saat pertemuan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden AS Donald Trump terkait konflik Timur Tengah

    Pakar Rusia: Turki Bisa Jadi Target Berikutnya Jika Konflik AS–Israel dan Iran Meluas

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 104
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Pemerintah Turki menilai konflik ini berpotensi meluas dan memicu krisis regional yang lebih besar. Ankara melihat serangan terhadap Iran bukan sekadar operasi militer terbatas. Pemerintah Turki menilai langkah itu dapat memicu destabilisasi kawasan dan memperluas konflik di Timur Tengah. […]

  • serangan darat Israel Lebanon picu asap tebal di Dahieh Beirut setelah serangan udara

    Pemimpin Barat Desak Israel Tahan Operasi Darat di Lebanon, Risiko Krisis Kemanusiaan Membesar

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 84
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Para pemimpin negara Barat mendesak Israel agar tidak melanjutkan operasi darat di Lebanon selatan. Selain itu, mereka menilai langkah militer tersebut berisiko memperparah krisis kemanusiaan dan memperpanjang konflik. Kanada, Prancis, Jerman, Italia, dan Inggris menyampaikan sikap itu dalam pernyataan bersama pada Senin. Lebih lanjut, mereka menyatakan kekhawatiran atas peningkatan kekerasan di Lebanon […]

expand_less