Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sejarah » Tak Tega Rakyat Terpuruk, Raja Jawa Salurkan Dana Pribadi Setara Rp20 Miliar

Tak Tega Rakyat Terpuruk, Raja Jawa Salurkan Dana Pribadi Setara Rp20 Miliar

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
  • visibility 268
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, kabaristana.com | Sultan HB IX uang menjadi penyangga hidup ribuan warga Yogyakarta pada 1947. Saat perang dan agresi militer memiskinkan rakyat, Sultan Hamengkubuwana IX memilih menguras dana pribadinya demi mencegah krisis sosial yang lebih luas.

Situasi itu muncul ketika Belanda melancarkan Agresi Militer untuk merebut kembali Indonesia. Aktivitas ekonomi berhenti total. Pegawai negeri kehilangan gaji. Banyak keluarga jatuh miskin dan kehilangan tempat tinggal. Tekanan politik pun meningkat karena Belanda berupaya menarik dukungan rakyat dengan janji kesejahteraan.

Di tengah kondisi tersebut, Sultan Hamengkubuwana IX mengambil langkah cepat. Ia membuka kas pribadi Kesultanan dan menyalurkan bantuan tunai langsung kepada rakyat miskin, pegawai yang kehilangan penghasilan, serta keluarga pejuang. Penyaluran berlangsung hampir setiap hari selama sekitar tiga hingga empat bulan.

Sultan tidak menunggu mekanisme birokrasi. Ia menyesuaikan bantuan dengan kebutuhan nyata di lapangan. Dalam buku Takhta untuk Rakyat (1982), Sultan mengaku tidak menghitung jumlah uang yang keluar. Ia menilai keselamatan rakyat lebih penting daripada pencatatan keuangan.

Selain kepada individu, Sultan HB IX uang juga mengalir ke lembaga perjuangan. Ia memberikan dana kepada tentara republik dan unit Palang Merah Indonesia untuk mendukung pelayanan kemanusiaan dan pertahanan wilayah.

Besaran dana kemudian terungkap melalui kesaksian Mohammad Hatta. Hatta menyebut Sultan mengeluarkan sekitar lima juta gulden, nilai yang setara lebih dari Rp20 miliar saat ini. Hatta sempat menawarkan penggantian dari negara, namun Sultan tidak menanggapi dan tetap melanjutkan bantuan.

Sejumlah sejarawan menilai langkah ini berdampak strategis. Bantuan tersebut menjaga daya hidup rakyat sekaligus mencegah pergeseran loyalitas ke pihak Belanda. Stabilitas sosial Yogyakarta tetap terjaga, sehingga daerah ini mampu bertahan sebagai pusat perjuangan nasional.

Hingga kini, kisah Sultan HB IX uang pribadi untuk rakyat kerap menjadi rujukan kepemimpinan di masa krisis. Tindakan tersebut menunjukkan bagaimana kekuasaan dapat berfungsi sebagai alat perlindungan publik, bukan sekadar simbol kekuasaan.

Redaksi

Penulis

Cepat, Akurat & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anton Timbang mendorong investasi Sulawesi Tenggara di Kendari

    Kepemimpinan Anton Timbang Perkuat Peran Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Sulawesi Tenggara dalam Mendorong Investasi Daerah

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 195
    • 1Komentar

    Kendari, (Kabaristana.com) – Minggu, 26/4/2026. Kepemimpinan Anton Timbang di Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Sulawesi Tenggara menunjukkan perkembangan signifikan. Ia membawa organisasi menjadi lebih solid, progresif, dan aktif mendorong investasi daerah. Sejak menjabat sebagai Ketua Kadin Sultra, Anton menerapkan kepemimpinan yang cepat, terukur, dan berorientasi hasil. Ia menginisiasi berbagai program strategis untuk memperkuat pelaku […]

  • Korupsi Pematangsiantar KPK menjadi tuntutan aksi DPP GARANSI dan AMPPUH di Jakarta

    DPP GARANSI dan AMPPUH Geruduk KPK, Massa Aksi Sebut Wesly Silalahi Wali Kota Terkorup di Indonesia

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Ratusan massa dari Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat Anti Diskriminasi (DPP GARANSI) dan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Hukum (AMPPUH) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, Jakarta, Kamis (4/6/2026). Massa menyampaikan berbagai tuntutan terkait dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Pematangsiantar. Selain itu, […]

  • rupiah menguat terhadap dolar AS di penukaran uang Jakarta

    Rupiah Bangkit di Akhir Sesi, Dolar AS Kembali di Bawah Rp17.000

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 238
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Rabu (1/4/2026). Data pasar menunjukkan rupiah naik sekitar 0,09% ke posisi Rp16.975 per dolar AS. Sepanjang hari, pelaku pasar sempat mendorong rupiah melemah hingga menembus Rp17.000 per dolar AS. Bahkan, kurs sempat menyentuh Rp17.026 per dolar AS sebelum akhirnya berbalik arah menjelang […]

  • Pemkab Bogor lepas jamaah haji di Masjid Raya Pakansari

    Pemkab Bogor Lepas Jamaah Haji Perdana di Masjid Raya Pakansari

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Pemerintah Kabupaten Bogor untuk pertama kalinya melepas jamaah calon haji dari Masjid Raya Nurul Wathon di kawasan Stadion Pakansari, Cibinong, Jumat. Pemkab memindahkan lokasi pemberangkatan karena renovasi berlangsung di Gedung Tegar Beriman dan Alun-alun Tegar Beriman. Bupati Bogor Rudy Susmanto memimpin langsung pelepasan jamaah Kloter 21. Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) […]

  • Anton Timbang tambang nikel di Konawe Utara Sulawesi Tenggara

    Tudingan Terhadap Ketua Kadin Sultra Anton Timbang Dinilai Abaikan Rekam Jejak Kontribusi Nyata.

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 446
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Isu dugaan kejahatan tambang kembali mencuat di ruang publik. Kali ini, narasi tersebut menyeret nama tokoh daerah. Akibatnya, kepercayaan publik terhadap dunia usaha berpotensi terganggu. Sejumlah pihak mengaitkan nama Anton Timbang dengan aktivitas tambang nikel ilegal. Namun, hingga kini, publik belum melihat bukti hukum yang mendukung tudingan tersebut. Isu Muncul di Tengah […]

  • Bupati Kubu Raya Sujiwo memimpin rapat dispensasi solar subsidi Kubu Raya bersama jajaran pemerintah daerah untuk membahas kelangkaan BBM bagi nelayan dan angkutan sungai.

    Solar Subsidi Kubu Raya Ganggu Aktivitas Angkutan Sungai

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com)– Kelangkaan solar subsidi di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, mulai mengganggu aktivitas transportasi sungai di Kecamatan Rasau Jaya. Sejumlah pengusaha angkutan air menghentikan operasional karena sulit memperoleh BBM subsidi dengan harga terjangkau. Pemerintah Kabupaten Kubu Raya langsung mengambil langkah cepat untuk mengatasi persoalan tersebut. Bupati Kubu Raya, Sujiwo, memimpin rapat koordinasi bersama DPRD, […]

expand_less