Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik Global » Iran Desak AS Bayar Kompensasi dan Angkat Pasukan dari Teluk Persia

Iran Desak AS Bayar Kompensasi dan Angkat Pasukan dari Teluk Persia

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
  • visibility 124
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TEHERAN, (Kabaristana.com) | Iran menuntut Amerika Serikat membayar kompensasi atas kerusakan akibat serangan militer serta menarik seluruh pasukannya dari kawasan Teluk Persia sebagai syarat utama untuk menghentikan konflik yang terus meningkat.

Anggota Dewan Penentu Kebijakan Iran, Mohsen Rezaei, menyampaikan tuntutan tersebut dalam wawancara dengan stasiun televisi Iran SNN pada Sabtu. Ia menegaskan Iran hanya akan mempertimbangkan penghentian konflik jika Washington memenuhi dua syarat utama yang dianggap penting bagi keamanan negara itu.

Rezaei menjelaskan bahwa Iran meminta kompensasi penuh atas kerusakan yang muncul akibat serangan militer Amerika Serikat. Selain itu, pemerintah Iran juga menuntut jaminan keamanan agar serangan serupa tidak kembali terjadi.

Menurutnya, jaminan keamanan tersebut hanya dapat tercapai jika Amerika Serikat menarik seluruh pasukan militernya dari kawasan Teluk Persia.

“Penghentian perang hanya bisa dipertimbangkan jika Iran menerima kompensasi atas seluruh kerusakan dan mendapatkan jaminan keamanan nyata. Hal itu hanya dapat terwujud jika Amerika Serikat menarik pasukannya dari Teluk Persia,” kata Rezaei.

Iran Minta Negara Timur Tengah Tutup Pangkalan AS

Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, sebelumnya juga menyampaikan seruan kepada negara-negara Timur Tengah. Ia meminta negara-negara di kawasan itu menutup pangkalan militer Amerika Serikat yang berada di wilayah mereka.

Dalam pernyataan pada Kamis (12/3), Mojtaba Khamenei menilai keberadaan pangkalan militer AS memperbesar ketegangan regional. Ia juga mendesak pihak yang bertanggung jawab atas serangan terhadap Iran agar membayar ganti rugi atas kerusakan yang terjadi.

Seruan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran di satu sisi dan Amerika Serikat serta Israel di sisi lain.

Serangan Militer Picu Eskalasi Konflik

Ketegangan meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan militer terhadap sejumlah target di Iran pada 28 Februari. Operasi tersebut menyasar beberapa fasilitas strategis, termasuk lokasi di ibu kota Teheran.

Serangan itu merusak sejumlah infrastruktur dan menimbulkan korban sipil. Pemerintah Iran mengecam tindakan tersebut dan menyebutnya sebagai agresi yang melanggar hukum internasional.

Sebagai balasan, militer Iran meluncurkan serangan terhadap wilayah Israel serta beberapa fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Situasi tersebut memicu kekhawatiran banyak pihak karena konflik berpotensi meluas di kawasan yang memiliki peran penting dalam jalur perdagangan energi global.

AS dan Israel Singgung Perubahan Kekuasaan Iran

Amerika Serikat dan Israel sebelumnya menyatakan serangan militer itu sebagai langkah pencegahan terhadap ancaman yang mereka kaitkan dengan program nuklir Iran.

Namun, sejumlah pernyataan pejabat kedua negara juga menyinggung kemungkinan perubahan kepemimpinan di Iran sebagai bagian dari tujuan strategis mereka.

Pemerintah Iran menolak tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa program nuklirnya bertujuan untuk kepentingan sipil.

Iran Tetapkan Masa Berkabung Nasional

Konflik tersebut juga memicu perubahan besar dalam kepemimpinan Iran. Pada hari pertama operasi militer AS-Israel, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan tewas.

Pemerintah Republik Islam Iran kemudian menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari untuk menghormati pemimpin yang telah lama memegang pengaruh besar dalam politik negara tersebut.

Di tengah masa berkabung dan situasi keamanan yang masih tegang, pemerintah Iran terus menyuarakan tuntutan agar Amerika Serikat bertanggung jawab atas dampak konflik.

Hingga saat ini, pemerintah Amerika Serikat belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan kompensasi maupun permintaan penarikan pasukan dari Teluk Persia.

Komentar (1)

  • Hacklink

    En uygun fiyatlı hacklink paketleri ile tanışın. Web sitenizin arama motoru sıralamalarını hızlıca yükseltecek backlink çözümleri. 4030

    Balas15 Maret 2026 8:55 pm

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • prabowo malam takbiran sumut pidato nuzulul quran istana negara 2026

    Prabowo Rayakan Malam Takbiran di Sumut, Shalat Idul Fitri di Aceh

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 92
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menjalani agenda prabowo malam takbiran sumut pada Jumat (20/3/2026). Setelah itu, ia akan melaksanakan shalat Idul Fitri di Aceh pada Sabtu pagi (21/3/2026). Agenda ini menjadi bagian dari kunjungan kerja sekaligus momentum silaturahmi dengan masyarakat di dua provinsi. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memastikan Presiden akan merayakan malam […]

  • future gadget technology eco friendly smart devices

    Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Lili Cheng
    • visibility 506
    • 0Komentar

    JAKARTA, Perkembangan teknologi terus bergerak sangat cepat. Tahun 2023 menjadi bukti nyata kreativitas manusia dalam menciptakan berbagai inovasi baru. Gadget tidak lagi sekadar alat bantu sederhana. Kini, teknologi mampu meningkatkan kemampuan manusia dan memperluas batas yang sebelumnya terasa mustahil. Saat ini, perangkat digital semakin terintegrasi dengan kehidupan sehari-hari. Gadget membantu pekerjaan, mengatur rutinitas, dan bahkan […]

  • MBG serap tenaga kerja melalui dapur gizi

    Prabowo Klaim MBG Serap Lebih dari 1 Juta Tenaga Kerja

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 146
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyasar perbaikan gizi kelompok rentan. Di saat yang sama, pemerintah memanfaatkan program ini untuk menciptakan lapangan kerja. Hingga awal 2026, pemerintah mencatat lebih dari satu juta orang bekerja dalam rantai pelaksanaan MBG. Dalam kondisi ekonomi yang masih menekan pasar tenaga kerja, pemerintah mengandalkan MBG untuk menggerakkan sektor […]

  • denda PT Tonia Mitra Sejahter

    Satgas PKH Desak PT TMS Segera Lunasi Sisa Denda Rp 1,5 Triliun

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) | Denda PT Tonia Mitra Sejahter kembali menjadi perhatian publik setelah Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan mendesak perusahaan tersebut segera melunasi sisa kewajiban senilai Rp1,5 triliun. Satgas PKH menjatuhkan denda administratif itu karena aktivitas pertambangan di kawasan hutan lindung Pulau Kabaena, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Luas area yang terdampak mencapai 172,82 hektare. Juru […]

  • Prabowo ASEAN perdamaian kawasan dalam KTT ASEAN di Filipina

    Prabowo Dorong ASEAN Perkuat Perlindungan Warga dan Perdamaian Kawasan

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 141
    • 6Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Presiden RI Prabowo Subianto mengajak negara-negara ASEAN memperkuat perlindungan warga negara dan menjaga perdamaian kawasan di tengah tantangan global yang terus berkembang. Dalam sesi pleno KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, Prabowo menegaskan perlindungan warga negara harus menjadi prioritas utama seluruh anggota ASEAN. Menurut dia, jutaan warga ASEAN tinggal dan bekerja di […]

  • ambora UNESCO Global Geopark di kawasan Gunung Tambora NTB

    NTB Perkuat Tambora Menuju UNESCO Global Geopark Dunia

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 41
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memperkuat langkah menjadikan Gunung Tambora sebagai UNESCO Global Geopark (UGG). Pemprov NTB menempatkan konservasi lingkungan sebagai fondasi utama pembangunan kawasan. Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan pemerintah fokus melindungi Teluk Saleh. Kawasan itu menjadi penyangga utama ekosistem dan biodiversitas Geopark Tambora. “Kami sudah memiliki pengalaman […]

expand_less