JAKARTA, (Kabaristana.com) | Pemerintah Thailand menyiapkan evakuasi besar-besaran bagi warganya dari kawasan Timur Tengah menyusul meningkatnya konflik bersenjata di wilayah tersebut. Evakuasi akan menggunakan pesawat militer dan penerbangan charter dari sejumlah negara di kawasan.
Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul mengatakan pemerintah telah berkoordinasi dengan Angkatan Udara Kerajaan Thailand. Fokus utama evakuasi diarahkan kepada warga Thailand yang berada di Iran.
“Kami menyiapkan pesawat untuk mengevakuasi warga Thailand. Kami juga mempertimbangkan penerbangan charter,” kata Anutin kepada wartawan di Bangkok, Minggu (2/3/2026).
Ia menambahkan, pemerintah masih memantau kondisi penutupan wilayah udara. Jika diperlukan, Thailand akan memindahkan warganya terlebih dahulu ke negara ketiga sebelum dipulangkan.
Data Kementerian Tenaga Kerja Thailand mencatat puluhan ribu warga Thailand bekerja di Timur Tengah. Sekitar 59.000 warga berada di Israel. Lebih dari 11.000 lainnya tersebar di Uni Emirat Arab, Qatar, Oman, dan Iran.
Anutin menegaskan pemerintah berkomitmen penuh melindungi keselamatan warganya. “Kami akan membawa mereka pulang dengan selamat. Jika mereka ingin kembali, pemerintah siap memfasilitasi,” ujarnya.
Ketegangan kawasan meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke Iran pada Sabtu. Serangan itu terjadi setelah perundingan nuklir kedua negara gagal mencapai kesepakatan.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan akan melanjutkan serangan hingga pemerintahan Iran runtuh. Televisi pemerintah Iran kemudian mengonfirmasi kematian Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada Minggu.
Ledakan juga terdengar di sejumlah kota, termasuk Doha, Dubai, Manama, dan Riyadh. Situasi tersebut mendorong Iran, Irak, Kuwait, Suriah, Uni Emirat Arab, dan Israel menutup sebagian wilayah udara mereka.
Penutupan itu menyebabkan banyak maskapai membatalkan penerbangan sipil ke dan dari kawasan Timur Tengah. Kondisi ini turut mempersulit proses evakuasi warga asing.



Saat ini belum ada komentar