Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Pelaku Industri Tekstil RI Titip Harapan ke Prabowo Jelang Dialog dengan Trump

Pelaku Industri Tekstil RI Titip Harapan ke Prabowo Jelang Dialog dengan Trump

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • visibility 335
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,Kabaristana.com | Tekstil harap Prabowo Trump membawa harapan baru bagi pelaku industri nasional. Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dinilai menjadi momentum penting untuk memperbaiki akses ekspor Indonesia ke pasar Amerika Serikat.

Pelaku industri tekstil dan produk tekstil (TPT) berharap Amerika Serikat memberikan relaksasi tarif resiprokal. Selama ini, tarif tinggi membuat produk tekstil Indonesia sulit bersaing di pasar AS. Tekanan tersebut semakin berat karena kondisi industri dalam negeri belum sepenuhnya pulih.

Ketua Umum Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen Indonesia (APSyFI), Redma Gita Wirawasta, menilai kebijakan tarif menjadi faktor utama pemulihan ekspor. Menurutnya, penurunan tarif akan membantu industri meningkatkan volume ekspor dan menjaga keberlangsungan produksi.

Amerika Serikat menawarkan penurunan tarif dari 32 persen menjadi 19 persen. Namun, AS meminta Indonesia meningkatkan impor kapas dari negaranya sebagai syarat. Skema tersebut dinilai tidak mudah diterapkan dalam kondisi industri saat ini.

Tekstil Harap Prabowo Trump Bahas Impor Kapas

Redma menjelaskan industri pemintalan nasional masih beroperasi dengan tingkat utilisasi di bawah 50 persen. Kondisi ini membuat pabrik sulit menyerap tambahan bahan baku. Selama utilisasi belum meningkat, impor kapas dari Amerika Serikat sulit bertambah.

Sebelum pandemi, Indonesia mengimpor sekitar 600 ribu ton kapas per tahun. Sekitar 300 ribu ton berasal dari Amerika Serikat. Namun setelah 2022, volume impor kapas terus menurun. Pada 2025, total impor hanya sekitar 300 ribu ton, dengan porsi dari AS sekitar 70 ribu ton.

Selain persoalan tarif dan bahan baku, industri tekstil juga menghadapi tekanan dari membanjirnya produk impor berharga dumping. Produk kain dan benang impor masuk dengan harga murah dan menekan pasar domestik. Kondisi ini membuat produksi lokal sulit berkembang.

Redma menegaskan industri membutuhkan pasar yang adil dan persaingan sehat. Tanpa pengendalian impor dumping, utilisasi pabrik tidak akan meningkat. Ia berharap pertemuan Prabowo dan Trump dapat menghasilkan kebijakan konkret yang mendukung pemulihan industri tekstil nasional.

Selain berdampak pada ekspor, kebijakan tarif Amerika Serikat juga berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja di sektor tekstil. Industri berharap hasil diplomasi pemerintah mampu menjaga keberlangsungan usaha, meningkatkan utilisasi pabrik, serta mendorong pemulihan industri dari hulu hingga hilir secara berkelanjutan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengendalian dengue Indonesia melalui RAN 2026–2029

    Indonesia Finalisasi RAN Dengue 2026–2029, Targetkan Nol Kematian pada 2030

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 415
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Pemerintah mematangkan Rencana Aksi Nasional (RAN) Pengendalian Dengue 2026–2029 untuk mengejar target global nol kematian akibat dengue pada 2030. Kementerian Kesehatan menyusun rencana ini untuk menjawab tekanan urbanisasi, perubahan iklim, dan mobilitas penduduk yang terus meningkat. Tantangan Urbanisasi dan Iklim Dorong Strategi Terpadu Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Murti Utami, menegaskan pemerintah […]

  • AKSI MAHASISWA DI DEPAN DITJEN MINERBA: TOLAK RKAB PT Cinta Jaya dan PT Tristaco Mineral Makmur

    AKSI MAHASISWA DI DEPAN DITJEN MINERBA: TOLAK RKAB PT Cinta Jaya dan PT Tristaco Mineral Makmur

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 392
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Konsorsium Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (KOMANDO) menggelar aksi demonstrasi di depan Ditjen Minerba, Kementerian ESDM, Senin. Mereka mendesak pemerintah menolak persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) milik PT Cinta Jaya dan PT Tristaco Mineral Makmur. Protes Dugaan Korupsi Tambang Mandiodo Mahasiswa menggelar aksi sebagai bentuk protes atas dugaan korupsi tambang nikel […]

  • Airlangga Hartarto menjelaskan dampak konflik Iran Israel terhadap ekonomi Indonesia

    Konflik Iran Israel Ganggu Jalur Wisata Global, RI Perkuat Konsumsi Domestik

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 310
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Pemerintah Indonesia meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak konflik geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu sektor pariwisata dan transportasi global. Ketegangan Iran dan Israel diperkirakan mengganggu jalur penerbangan internasional yang selama ini menjadi rute transit utama wisatawan dunia. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan eskalasi konflik mulai memengaruhi sejumlah penerbangan di kawasan […]

  • Runtuhnya Kekaisaran Rusia 1917 akibat kegagalan modernisasi negara

    Runtuhnya Kekaisaran Rusia: Kegagalan Modernisasi di Era Tsar Nikolas II

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 613
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Runtuhnya Kekaisaran Rusia pada 1917 menjadi salah satu peristiwa paling menentukan dalam sejarah dunia modern. Kejatuhan ini tidak hanya dipicu oleh revolusi atau perang semata. Sebaliknya, kegagalan negara menjalankan modernisasi secara menyeluruh mempercepat keruntuhan kekuasaan monarki. Di bawah pemerintahan Tsar Nicholas II, Rusia tertinggal jauh dari negara-negara Eropa Barat yang lebih cepat […]

  • Ilustrasi sampel Hantavirus MV Hondius di laboratorium kesehatan di Ankara, Turki.

    Hantavirus MV Hondius: Dua Warga Singapura Negatif usai Pemeriksaan

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) — Kasus Hantavirus MV Hondius kembali menjadi perhatian setelah dua warga Singapura dinyatakan negatif dari infeksi hantavirus Andes. Meski hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi aman, otoritas kesehatan tetap menjalankan pengawasan ketat terhadap keduanya. Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular Singapura (CDA) menyebut dua pria berusia 65 dan 67 tahun itu sempat mengikuti pelayaran menggunakan […]

  • Sengketa Lahan Berujung Pemortalan Jalan Hauling PT MUTU

    Sengketa Lahan Berujung Pemortalan Jalan Hauling PT MUTU

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Ramni Riyadi
    • visibility 109
    • 0Komentar

    BARITO SELATAN, Kabaristana.com — Sengketa lahan memicu aksi pemortalan di jalan hauling PT MUTU, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah. Puluhan truk tronton pengangkut batubara terhenti akibat aksi warga. Yupelis, Kantan, dan pihak keluarga menggelar aksi tersebut sebagai bentuk protes terhadap aktivitas PT MUTU. Mereka menuntut kejelasan pembayaran ganti rugi atas lahan yang mereka klaim milik […]

expand_less