Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Rupiah Melemah ke Rp16.930 per Dolar AS, Tekanan Geopolitik dan Sikap The Fed Jadi Pemicu

Rupiah Melemah ke Rp16.930 per Dolar AS, Tekanan Geopolitik dan Sikap The Fed Jadi Pemicu

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • visibility 219
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) | Nilai tukar rupiah melemah pada pembukaan perdagangan Rabu di Jakarta. Rupiah turun 58 poin atau 0,34 persen ke level Rp16.930 per dolar AS. Pada penutupan sebelumnya, rupiah masih berada di Rp16.872 per dolar AS.

Tekanan Geopolitik Dorong Dolar AS
Research and Development Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Taufan Dimas Hareva menilai ketidakpastian geopolitik menjadi pemicu utama pelemahan rupiah.

Eskalasi konflik di Timur Tengah meningkatkan sikap hati-hati investor global. Banyak pelaku pasar memindahkan dana ke aset yang dianggap aman seperti dolar AS. Kondisi ini membuat mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, berada di bawah tekanan.

Kebijakan The Fed Pengaruhi Pasar
Selain faktor geopolitik, kebijakan moneter Amerika Serikat ikut memengaruhi pergerakan rupiah.

Data ekonomi AS masih menunjukkan kinerja yang cukup kuat. Sejumlah pejabat Federal Reserve juga menyampaikan sikap hati-hati terhadap inflasi.

Situasi tersebut membuat pasar memperkirakan suku bunga AS akan bertahan tinggi lebih lama. Akibatnya, ekspektasi pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat mulai berkurang.

Kenaikan Harga Minyak Jadi Faktor Tambahan
Kenaikan harga minyak dunia juga memberi tekanan pada mata uang negara berkembang. Risiko gangguan pasokan energi global mendorong harga minyak naik.

Kondisi ini berpotensi meningkatkan inflasi serta memperbesar beban impor energi bagi sejumlah negara, termasuk Indonesia.

Surplus Neraca Perdagangan Jadi Penopang
Di dalam negeri, data ekonomi menunjukkan sentimen yang cukup positif. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 masih mencetak surplus sekitar 95 miliar dolar AS.

Surplus ini menunjukkan aliran devisa tetap terjaga. Kondisi tersebut juga mencerminkan ketahanan sektor eksternal Indonesia.

Rupiah Bergerak Hati-Hati
Meski demikian, pengaruh sentimen global masih lebih dominan dalam jangka pendek.

Pasar masih mencermati perkembangan geopolitik dan arah kebijakan moneter global. Karena itu, rupiah diperkirakan bergerak hati-hati sambil menunggu perkembangan kondisi ekonomi dunia.

Komentar (1)

  • Skapa ett gratis konto

    Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me?

    Balas19 April 2026 6:41 pm

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MBG serap tenaga kerja melalui dapur gizi

    Prabowo Klaim MBG Serap Lebih dari 1 Juta Tenaga Kerja

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 191
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyasar perbaikan gizi kelompok rentan. Di saat yang sama, pemerintah memanfaatkan program ini untuk menciptakan lapangan kerja. Hingga awal 2026, pemerintah mencatat lebih dari satu juta orang bekerja dalam rantai pelaksanaan MBG. Dalam kondisi ekonomi yang masih menekan pasar tenaga kerja, pemerintah mengandalkan MBG untuk menggerakkan sektor […]

  • rupiah melemah dolar AS di pasar valuta asing Jakarta

    Rupiah Melemah ke Rp16.920 per Dolar AS pada Pembukaan Rabu

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) | Nilai tukar rupiah tercatat turun 22 poin atau 0,13 persen menjadi Rp16.920 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp16.898 per dolar AS. Pelemahan ini terjadi saat aktivitas perdagangan kembali normal setelah jeda libur panjang. Pergerakan tersebut menunjukkan adanya penyesuaian pasar terhadap berbagai perkembangan ekonomi global yang terjadi selama periode libur, […]

  • intervensi sumur PEP di LBK-29 Muara Enim dengan teknologi ESP

    Produksi Minyak Naik Signifikan, PEP Zona 4 Genjot Sumur Lama dengan Teknologi ESP

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 189
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 meningkatkan produksi minyak melalui intervensi sumur LBK-29 di Muara Enim, Sumatera Selatan. Langkah ini sekaligus memperkuat strategi optimalisasi sumur lama. Pada 24 Maret 2026, uji alir menunjukkan hasil signifikan. Sumur LBK-29 menghasilkan 552 barel minyak per hari dan 0,35 MMSCFD gas. Dengan demikian, produksi meningkat tajam […]

  • kapal induk Indonesia Indo-Pasifik dalam strategi keamanan maritim

    Menjawab Tantangan Indo-Pasifik dengan Kapal Induk

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 280
    • 0Komentar

                  Menjawab Tantangan Indo-Pasifik dengan Kapal Induk                     Oleh: Dr. Waode Nurmuahemin, M.Ed Indonesia kini berada di persimpangan strategis kawasan Indo-Pasifik. Rivalitas kekuatan besar dan meningkatnya ketegangan di Laut Cina Selatan mendorong wacana kehadiran kapal induk dalam armada TNI Angkatan […]

  • Polisi menangkap tersangka kasus pencabulan santri Pati berinisial AS di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

    Polisi Tangkap Pengasuh Ponpes di Pati dalam Kasus Dugaan Pencabulan Santri

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 135
    • 2Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com)— Kasus pencabulan santri Pati memasuki tahap baru setelah Polresta Pati menangkap pengasuh Pondok Pesantren Ndolo Kusumo berinisial AS. Polisi menangkap tersangka di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Kamis (7/5/2026). Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi mengatakan penyidik sebelumnya memanggil AS untuk menjalani pemeriksaan pada Senin (4/5/2026). Namun, tersangka tidak memenuhi panggilan itu sehingga polisi […]

  • Kasus OTT ST Nickel Konawe di Sulawesi Tenggara

    OTT PT ST Nickel Harus Diusut Menyeluruh: Ketum Pemuda 21 Soroti Dugaan Relasi Tidak Sehat antara Perusahaan dan Oknum

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Jakarta, 26 Maret 2026 (Kabaristana.com) – Ketua Umum Pemuda 21, Muhammad Julfan Saputra, menyoroti Operasi Tangkap Tangan (OTT) dugaan pemerasan terhadap PT ST Nickel di Konawe. Ia meminta aparat menangani kasus ini secara menyeluruh dan transparan. Menurut Julfan, aparat tidak boleh melihat kasus ini secara sempit. Ia menilai penyidik harus menggali semua kemungkinan sejak awal. […]

expand_less