Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Rupiah Melemah ke Rp16.930 per Dolar AS, Tekanan Geopolitik dan Sikap The Fed Jadi Pemicu

Rupiah Melemah ke Rp16.930 per Dolar AS, Tekanan Geopolitik dan Sikap The Fed Jadi Pemicu

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • visibility 218
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) | Nilai tukar rupiah melemah pada pembukaan perdagangan Rabu di Jakarta. Rupiah turun 58 poin atau 0,34 persen ke level Rp16.930 per dolar AS. Pada penutupan sebelumnya, rupiah masih berada di Rp16.872 per dolar AS.

Tekanan Geopolitik Dorong Dolar AS
Research and Development Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Taufan Dimas Hareva menilai ketidakpastian geopolitik menjadi pemicu utama pelemahan rupiah.

Eskalasi konflik di Timur Tengah meningkatkan sikap hati-hati investor global. Banyak pelaku pasar memindahkan dana ke aset yang dianggap aman seperti dolar AS. Kondisi ini membuat mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, berada di bawah tekanan.

Kebijakan The Fed Pengaruhi Pasar
Selain faktor geopolitik, kebijakan moneter Amerika Serikat ikut memengaruhi pergerakan rupiah.

Data ekonomi AS masih menunjukkan kinerja yang cukup kuat. Sejumlah pejabat Federal Reserve juga menyampaikan sikap hati-hati terhadap inflasi.

Situasi tersebut membuat pasar memperkirakan suku bunga AS akan bertahan tinggi lebih lama. Akibatnya, ekspektasi pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat mulai berkurang.

Kenaikan Harga Minyak Jadi Faktor Tambahan
Kenaikan harga minyak dunia juga memberi tekanan pada mata uang negara berkembang. Risiko gangguan pasokan energi global mendorong harga minyak naik.

Kondisi ini berpotensi meningkatkan inflasi serta memperbesar beban impor energi bagi sejumlah negara, termasuk Indonesia.

Surplus Neraca Perdagangan Jadi Penopang
Di dalam negeri, data ekonomi menunjukkan sentimen yang cukup positif. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 masih mencetak surplus sekitar 95 miliar dolar AS.

Surplus ini menunjukkan aliran devisa tetap terjaga. Kondisi tersebut juga mencerminkan ketahanan sektor eksternal Indonesia.

Rupiah Bergerak Hati-Hati
Meski demikian, pengaruh sentimen global masih lebih dominan dalam jangka pendek.

Pasar masih mencermati perkembangan geopolitik dan arah kebijakan moneter global. Karena itu, rupiah diperkirakan bergerak hati-hati sambil menunggu perkembangan kondisi ekonomi dunia.

Komentar (1)

  • Skapa ett gratis konto

    Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me?

    Balas19 April 2026 6:41 pm

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kondisi lahan sempadan sungai di kawasan permukiman padat

    Menteri ATR Usul Tumpang Tindih Sempadan Sungai Dibahas Pansus DPR

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 300
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com — Tumpang tindih lahan sempadan sungai terus memicu konflik agraria dan ketidakpastian hukum. Warga yang tinggal di bantaran sungai kerap berhadapan dengan ancaman penggusuran. Di sisi lain, negara belum memberi kejelasan status lahan secara menyeluruh. Masalah ini berdampak langsung pada tata ruang kota dan perlindungan lingkungan. Pemerintah daerah juga kesulitan menata kawasan rawan […]

  • KPK tahan Yaqut di rutan di Gedung Merah Putih Jakarta

    KPK Kembalikan Yaqut ke Rutan, Pemeriksaan dan Konferensi Pers Jadi Alasan Utama

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 168
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menahan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di rumah tahanan negara. Langkah ini mempercepat penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji. Keputusan KPK tahan Yaqut di rutan muncul setelah penyidik menetapkan jadwal pemeriksaan lanjutan. Penyidik membutuhkan kehadiran langsung Yaqut agar proses berjalan lancar. Selain itu, KPK juga menyiapkan […]

  • GEMKOT Soroti Dugaan Intervensi dan Penyimpangan Dana BOS di Dinas Pendidikan Kabupaten Mamasa

    GEMKOT Soroti Dugaan Intervensi dan Penyimpangan Dana BOS di Dinas Pendidikan Kabupaten Mamasa

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 121
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Gerakan Mahasiswa Komando Anti Korupsi (GEMKOT) mendesak aparat penegak hukum segera menindak dugaan korupsi, pungutan liar (pungli), dan pemotongan Dana BOS di Dinas Pendidikan Kabupaten Mamasa. Dugaan ini mengarah pada pejabat berinisial ALB. Dana Pendidikan dan Ancaman Kepentingan Anggaran pendidikan menjadi investasi penting bagi masa depan bangsa. Oleh karena itu, negara menaruh […]

  • Banjir Buol Sulawesi Tengah merendam permukiman warga di Kecamatan Bukal

    Hiujan deras, empat desa di Buol Sulteng terendam banjir

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Banjir akibat curah hujan tinggi merendam empat desa di Kecamatan Bukal, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah. Peristiwa yang terjadi pada Jumat (5/6) itu menyebabkan ratusan warga terdampak, puluhan rumah terendam, serta merusak sejumlah infrastruktur penting. Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Tengah, Asbudianto, mengatakan hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut mengakibatkan sungai meluap hingga menggenangi […]

  • Perkebunan kelapa sawit di Indonesia dengan potensi limbah sawit sebagai sumber energi terbarukan dan ekonomi hijau

    Limbah Sawit: Kunci Tersembunyi Transisi Ekonomi Hijau Indonesia

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 499
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Limbah sawit Indonesia kembali menjadi sorotan setelah banjir berulang di sejumlah wilayah Sumatra memicu perdebatan publik tentang dampak lingkungan industri kelapa sawit. Pembukaan lahan skala besar yang tidak diiringi pengelolaan limbah memadai memperbesar risiko kerusakan ekosistem. Akibat kondisi tersebut, masyarakat di sekitar perkebunan menghadapi banjir, penurunan kualitas air, dan rusaknya lahan produktif. […]

  • KPK sita mobil Alphard milik Lalu Ahmad Zaini

    KPK Sita Toyota Alphard Milik Bupati Lombok Barat Nonaktif dalam Kasus Dugaan Suap

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita satu unit Toyota Alphard milik Bupati Lombok Barat nonaktif, Lalu Ahmad Zaini (LAZ). Penyidik menduga Direktur Utama PT Meconel Sistim Instrument (MSI), Alvonsus Gani (ALG), memberikan kendaraan tersebut sebagai imbalan atas proyek di PT Air Minum Giri Menang (Perseroda). Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik menemukan […]

expand_less