Jakarta, (Kabaristana.com) || Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyalurkan 800 porsi makanan kepada warga terdampak gempa bumi di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, untuk memenuhi kebutuhan pangan selama masa tanggap darurat.
Tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) langsung turun ke lokasi dan membagikan makanan kepada para penyintas. Tim juga mendirikan dapur umum di titik pengungsian, khususnya di Desa Terong dan Desa Hamahala, Kecamatan Adonara Timur.
Sekretaris Utama Baznas RI, Subhan Cholid, menegaskan bahwa tim memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar, terutama pangan. Ia menyebut dapur umum membantu para pengungsi mendapatkan makanan layak setiap hari.
Selain menyalurkan bantuan, tim BTB mengevakuasi warga dan membersihkan puing-puing bangunan yang roboh akibat gempa pada 9 April.
Baznas juga berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Flores Timur dan relawan setempat agar penanganan berjalan efektif. Tim melakukan asesmen lapangan untuk mengidentifikasi kebutuhan mendesak sehingga bantuan tepat sasaran.
Data sementara menunjukkan gempa merusak tiga fasilitas umum dan 224 rumah warga dengan tingkat kerusakan berbeda. Dampak gempa tersebar di sejumlah desa, seperti Terong, Lamahala Jaya, Motonwutun, Dawataah, dan Karing Lamalouk.
Sebanyak 1.100 warga mengungsi. Sebagian warga tinggal bersama kerabat di daerah aman, sementara lainnya bertahan di pos pengungsian.
Baznas berharap bantuan ini dapat meringankan beban penyintas dan mempercepat pemulihan pascabencana. Baznas juga mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan moral agar para penyintas tetap kuat menghadapi situasi ini.
Saat ini belum ada komentar