Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » GASKAN: OMA PHENA DAN TIM HUKUM BUKA SUARA DI PODCAST, VANESSA DIKIRIMINALISASI, DILIMPAHKAN TANPA SURAT & TANDA TANGAN

GASKAN: OMA PHENA DAN TIM HUKUM BUKA SUARA DI PODCAST, VANESSA DIKIRIMINALISASI, DILIMPAHKAN TANPA SURAT & TANDA TANGAN

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • visibility 296
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) || Jumat, 10 April 2026 Gerakan Suara Keadilan Netizen (GASKAN) bersama keluarga dan tim hukum akhirnya menyampaikan pernyataan terbuka terkait kasus yang menimpa Vanessa, mantan anggota Bhayangkari.

Ibunda Vanessa, Oma Tri Phena (65), hadir bersama kuasa hukum dalam sejumlah wawancara podcast. Mereka mengungkap berbagai kejanggalan yang muncul selama proses hukum berlangsung.

Kasus ini bermula dari laporan ayah kandung anak-anak Vanessa. Sejak 12 Februari 2026, penyidik Unit PPA & PPO Mabes Polri menahan Vanessa. Setelah itu, penyidik melimpahkan berkas perkara ke Kejaksaan Negeri Alor, Nusa Tenggara Timur.

Tim Hukum Soroti Proses Penyidikan

Kuasa hukum Vanessa, Tres Priawati, menilai proses penyidikan berjalan tidak sesuai prosedur. Ia menegaskan bahwa banyak tindakan penyidik yang menimbulkan pertanyaan.

Tres menyatakan bahwa tim hukum tidak menerima pemberitahuan saat pelimpahan tahap II. Selain itu, penyidik tetap membawa Vanessa meski kliennya belum menandatangani dokumen apa pun.

“Kami menilai kasus ini mengarah pada kriminalisasi. Prosesnya tidak transparan dan tidak sesuai aturan,” ujar Tres.

Ia juga menjelaskan bahwa petugas membawa Vanessa pada malam hari tanpa koordinasi dengan tim kuasa hukum.

Ibu Korban Ungkap Kesedihan

Oma Tri Phena menyampaikan langsung perasaannya di hadapan media. Ia mengaku sangat terpukul melihat kondisi anaknya.

Dengan suara bergetar, ia menceritakan perlakuan penyidik yang menurutnya tidak manusiawi. Ia menilai aparat bertindak kasar dan tidak menunjukkan empati.

“Saya sangat sedih melihat perlakuan itu. Mereka tidak memperlakukan anak saya dengan layak,” ucapnya.

Ia berharap aparat penegak hukum dapat bersikap lebih adil dan menghormati hak setiap warga negara.

GASKAN Kecam Dugaan Pelanggaran Hukum

Sekretaris Jenderal GASKAN, Andi Muhammad Rifaldy, mengecam keras tindakan penyidik. Ia menilai aparat telah mengabaikan aturan dalam KUHAP.

Menurut Andi, penegakan hukum harus berjalan secara adil dan transparan. Ia juga menegaskan bahwa semua pihak wajib menghormati hak tersangka.

“Kami menolak tindakan sewenang-wenang dalam proses hukum. Semua harus berjalan sesuai aturan,” tegas Andi.

GASKAN Siapkan Langkah Lanjutan

GASKAN berencana mengambil langkah konkret untuk menindaklanjuti kasus ini. Mereka akan mendatangi DPR RI untuk mendorong Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU).

Selain itu, GASKAN juga akan melaporkan oknum yang diduga melanggar prosedur. Mereka mengaku telah mengumpulkan sejumlah bukti pendukung.

Andi menyebut salah satu temuan penting berkaitan dengan dugaan identitas ganda yang melibatkan oknum perwira aktif di Mabes Polri.

“Kami sudah menyiapkan bukti. Kami akan membawa kasus ini ke jalur resmi,” pungkasnya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo dan PM Jepang bertemu bahas RI Jepang stabilitas global di Tokyo

    RI Jepang Stabilitas Global: Prabowo Dorong Peran Strategis di Dunia

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 232
    • 0Komentar

    TOKYO, (Kabaristana.com) || RI Jepang stabilitas global menjadi fokus dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi di Istana Akasaka, Selasa (31/3/2026). Prabowo menegaskan Indonesia dan Jepang harus mengambil peran nyata dalam menjaga stabilitas dunia. Ia menilai situasi geopolitik global semakin kompleks dan penuh tantangan. “Indonesia dan Jepang harus menjadi bagian penting […]

  • Polisi menangkap tersangka kasus pencabulan santri Pati berinisial AS di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

    Polisi Tangkap Pengasuh Ponpes di Pati dalam Kasus Dugaan Pencabulan Santri

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 208
    • 2Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com)— Kasus pencabulan santri Pati memasuki tahap baru setelah Polresta Pati menangkap pengasuh Pondok Pesantren Ndolo Kusumo berinisial AS. Polisi menangkap tersangka di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Kamis (7/5/2026). Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi mengatakan penyidik sebelumnya memanggil AS untuk menjalani pemeriksaan pada Senin (4/5/2026). Namun, tersangka tidak memenuhi panggilan itu sehingga polisi […]

  • Dugaan intimidasi petani Tasikmalaya oleh aparat TNI di Kecamatan Cineam

    Viral Dugaan Intimidasi Petani di Tasikmalaya, TNI AD Telusuri Kehadiran Aparat di Lahan Eks HGU

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Tasikmalaya, (kabaristana.com) – Dugaan intimidasi terhadap petani di lahan eks HGU PT Wiria Cakra, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, viral di media sosial. Video yang beredar memperlihatkan sejumlah anggota TNI berada di lokasi saat petani yang tergabung dalam Serikat Petani Pasundan (SPP) menggarap lahan. Seorang petani menjelaskan dasar hukum pertanahan serta hak rakyat atas […]

  • Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil Kepala Bakom.

    Prabowo Panggil Kepala dan Wakil Kepala Bakom, Minta Dengarkan Keluhan dan Kritik Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Jakarta, (KABARISTANA.COM) — Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil Kepala Bakom Fadli Tri Hartono di kediamannya. Prabowo meminta agar Bakom membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat serta meneruskan kritik yang disampaikan masyarakat. Pertemuan tersebut dikonfirmasi melalui Instagram resmi Sekretariat Kabinet, @sekretariat.kabinet, yang dilihat redaksi, Minggu (4/10/2026). Prabowo disebut […]

  • Goa Prasejarah Muna Berusia 67.800 Tahun Diteliti

    Goa Prasejarah Muna Berusia 67.800 Tahun Diteliti

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Lukisan goa prasejarah Muna menarik perhatian dunia akademik. Oleh karena itu, tim peneliti gabungan Indonesia dan Australia mengunjungi salah satu goa purba di Pulau Muna, Sulawesi Tenggara. Para peneliti memperkirakan usia lukisan tersebut mencapai 67.800 tahun. (01/02/2026). Selain memiliki nilai estetika, lukisan pada dinding goa juga menyimpan informasi penting. Motif figuratif dan […]

  • Tak Terima Dipecat, Eks Karyawan Hapus 180 Server Virtual, Rugikan Perusahaan Rp11,1 Miliar

    Tak Terima Dipecat, Eks Karyawan Hapus 180 Server Virtual, Rugikan Perusahaan Rp11,1 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Jakarta, (KABARISTANA.COM) — Seorang mantan karyawan asal India dilaporkan melakukan aksi perusakan sistem setelah diberhentikan dari pekerjaannya. Pria bernama Kandula Nagaraju (39) itu mengakses sistem internal perusahaan lamanya dan menghapus ratusan server virtual, yang berujung pada kerugian besar. Aksi tersebut terjadi setelah ia tidak lagi bekerja di perusahaan teknologi NCS yang berbasis di Singapura. Dengan […]

expand_less