Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » politik » Adhiyaksa Watch: Praperadilan Febrie Jangan Hentikan Pengusutan Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

Adhiyaksa Watch: Praperadilan Febrie Jangan Hentikan Pengusutan Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
  • visibility 119
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Kabaristana.com — Adhiyaksa Watch Indonesia meminta Presiden Prabowo Subianto mengevaluasi kinerja mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah. Organisasi itu menyoroti peran Febrie dalam Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH).

Ketua Bidang Hukum Eksekutif Nasional Adhiyaksa Watch Indonesia, Muhamad Rizki, meminta pemerintah memeriksa seluruh kewenangan Febrie selama menjalankan tugas. Ia juga meminta aparat menelusuri aset, transaksi, dan aliran dana yang berkaitan dengan perkara tersebut.

“Ini bukan soal menghakimi Febrie. Tetapi kewenangan yang pernah dimiliki, keputusan yang dibuat, perkembangan kekayaan, aset yang ditemukan dan aliran dana harus diuji. Kalau ada hubungan dengan perkara, jangan ditutup-tutupi,” kata Rizki dalam keterangan tertulis, Kamis (13/8/2026).

Adhiyaksa Watch Soroti Aset

Rizki menyoroti informasi tentang uang sekitar Rp476 miliar dan emas seberat 74 kilogram dalam perkara tersebut. Ia meminta penyidik menelusuri asal-usul uang dan pemilik aset itu.

Selain itu, penyidik perlu memeriksa kemungkinan hubungan aset tersebut dengan kewenangan jabatan. Pemeriksaan itu dapat membantu aparat melihat hubungan antara transaksi, aset, dan perkara.

“Barang sitaan bukan otomatis bukti seseorang bersalah. Tetapi nilainya sangat besar dan wajib dijelaskan secara hukum. Apalagi jika terdapat perbedaan dengan harta yang dilaporkan secara resmi,” ujarnya.

Meski demikian, Rizki mengingatkan masyarakat agar tidak langsung menyimpulkan kesalahan Febrie. Ia meminta aparat memeriksa bukti secara objektif dan menyampaikan hasilnya melalui proses hukum.

Satgas PKH Perlu Dievaluasi

Selanjutnya, Rizki menyoroti 1.063 aktivitas pertambangan ilegal yang sebelumnya Presiden Prabowo ungkap. Pemerintah menyebut aktivitas tersebut berpotensi menimbulkan kerugian negara sedikitnya Rp300 triliun.

“Publik berhak tahu, dari 1.063 tambang itu berapa yang benar-benar menjadi perkara pidana, berapa tersangka, berapa aset yang disita dan berapa yang kembali kepada negara. Jangan hanya menghitung kawasan yang ditertibkan,” kata Rizki.

Karena itu, Rizki meminta pemerintah membuka hasil kerja Satgas PKH secara jelas. Pemerintah perlu menjelaskan jumlah perkara, tersangka, aset, dan nilai pemulihan keuangan negara.

Ia juga meminta aparat memeriksa setiap dugaan penyalahgunaan kewenangan. Jika penyidik menemukan bukti, aparat harus menindaklanjutinya sesuai hukum. Sebaliknya, jika penyidik tidak menemukan bukti, aparat perlu menjelaskan hasil pemeriksaan.

“Telusuri keputusan, transaksi, aset dan aliran uangnya. Kalau terbukti, proses. Kalau tidak terbukti, jelaskan. Jangan berdasarkan rumor, tetapi jangan pula mengabaikan bukti.”

Rizki Hormati Praperadilan Febrie

Sementara itu, Rizki menghormati langkah Febrie yang mengajukan praperadilan. Ia menilai tersangka memiliki hak untuk menguji proses hukum melalui mekanisme tersebut.

Namun, Rizki berharap majelis hakim memeriksa seluruh proses penyidikan secara objektif. Ia juga meminta hakim memastikan aparat menjalankan proses hukum sesuai aturan.

“Praperadilan ditolak bukan berarti Febrie dinyatakan bersalah. Itu hanya memastikan perkara pokok dapat diuji melalui mekanisme pembuktian di persidangan,” katanya.

Menurut Rizki, praperadilan memiliki fungsi berbeda dengan persidangan perkara pokok. Persidangan nantinya akan menguji bukti dan menentukan perkara berdasarkan hukum.

Presiden Diminta Periksa Kinerja Satgas

Adhiyaksa Watch Indonesia juga meminta Presiden Prabowo meminta laporan khusus mengenai kinerja Satgas PKH selama Febrie menjalankan fungsi kepemimpinan.

Rizki meminta laporan tersebut memuat jumlah perkara pidana, perkembangan penyidikan, aset yang ditemukan aparat, dan nilai pemulihan keuangan negara.

“Presiden jangan hanya menerima laporan berapa kawasan yang ditertibkan. Presiden harus tahu siapa yang diproses, siapa yang menikmati keuntungan, berapa aset yang ditemukan dan berapa uang yang benar-benar kembali kepada negara.”

Rizki menegaskan bahwa permintaan evaluasi tidak bertujuan menghakimi Febrie. Menurutnya, evaluasi diperlukan untuk memastikan penegakan hukum berjalan secara transparan dan akuntabel.

“Kami tidak meminta Febrie dihukum melalui opini publik. Kami meminta hukum bekerja tanpa perlakuan istimewa. Jika proses penyidikan sah, biarkan perkara dibuktikan di pengadilan dan seluruh dugaan aliran dana, aset serta penyalahgunaan kewenangan dibuka berdasarkan alat bukti,” tutup Rizki.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Krisis Penerbangan Timur Tengah di Bandara Internasional Dubai dengan pesawat terparkir akibat penutupan wilayah udara.

    Krisis Penerbangan Timur Tengah: Harga Tiket Asia–Eropa Melonjak dan Kursi Ludes

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 266
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Penutupan sejumlah bandara utama di Timur Tengah mengguncang industri penerbangan global. Eskalasi konflik Amerika Serikat–Israel melawan Iran memaksa otoritas menutup ruang udara di kawasan tersebut. Dampaknya langsung terasa pada rute Asia–Eropa. Bandara Internasional Dubai menghentikan operasional selama beberapa hari. Keputusan itu memangkas ribuan kursi setiap hari. Maskapai besar seperti Emirates dan Qatar […]

  • Gus Alex saat ditahan dalam kasus korupsi kuota haji oleh KPK

    KPK Tahan Eks Stafsus Menag dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Rp622 Miliar

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 239
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan staf khusus Menteri Agama terkait dugaan korupsi kuota haji tahun 2023–2024. Penyidik menduga tersangka terlibat dalam pengaturan alur administrasi sekaligus menerima dana ilegal dalam kasus tersebut. Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa penyidik menahan Gus Alex selama 20 hari, terhitung sejak 17 Maret […]

  • BI DKI UMKM dukung digitalisasi usaha melalui Gang Dagang

    BI DKI Dorong UMKM Jakarta Go Digital Lewat Platform Gang Dagang

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DKI Jakarta mendorong pelaku UMKM memanfaatkan platform digital “Gang Dagang” untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kemampuan mengelola keuangan bisnis. Gang Dagang merupakan gim simulasi warung berbasis web. Melalui platform ini, pelaku UMKM bisa mempelajari pengelolaan usaha lewat pengalaman bermain yang interaktif dan mudah dipahami. Plt Kepala Divisi […]

  • pasokan energi lebaran 2026 distribusi BBM di SPBU Indonesia

    Pasokan Energi Lebaran 2026 Tetap Aman, ESDM Pastikan Distribusi Lancar di Tengah Geopolitik Global

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 229
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan pasokan energi nasional tetap aman selama periode Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) 1447 H/2026. Pemerintah menjaga stabilitas energi meski kondisi geopolitik global tidak menentu. Inspektur Jenderal Kementerian ESDM, Yudhiawan, menegaskan bahwa seluruh rangkaian Posko Nasional ESDM berjalan lancar, aman, dan terkendali tanpa gangguan berarti. […]

  • harga TBS sawit Riau naik, petani panen tandan buah segar di perkebunan sawit

    Harga TBS Sawit Riau Naik, Petani Mulai Diuntungkan

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 248
    • 0Komentar

    jakarta, { kabaristana.com}— harga TBS sawit Riau kembali naik pada periode 15–21 April 2026. Kenaikan ini memberi angin segar bagi petani swadaya yang sebelumnya menghadapi tekanan harga. Untuk tanaman umur 9 tahun, harga kini mencapai Rp4.088,09 per kilogram. Angka tersebut naik Rp81,03 atau sekitar 2,02 persen dari pekan sebelumnya. Tren ini menunjukkan perbaikan harga di […]

  • Ilustrasi sampel Hantavirus MV Hondius di laboratorium kesehatan di Ankara, Turki.

    Hantavirus MV Hondius: Dua Warga Singapura Negatif usai Pemeriksaan

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) — Kasus Hantavirus MV Hondius kembali menjadi perhatian setelah dua warga Singapura dinyatakan negatif dari infeksi hantavirus Andes. Meski hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi aman, otoritas kesehatan tetap menjalankan pengawasan ketat terhadap keduanya. Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular Singapura (CDA) menyebut dua pria berusia 65 dan 67 tahun itu sempat mengikuti pelayaran menggunakan […]

expand_less