Polisi Temukan Satu Combat Shotgun di Antara 996 Pucuk Senjata di Sekolah
- account_circle Rahman
- calendar_month 54 menit yang lalu
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto: Temuan sejumlah senjata api dan airsoft gun di salah satu ruangan yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, (kabaristana.com) — Polda Metro Jaya memastikan hanya satu dari 996 pucuk senjata yang ditemukan di sebuah sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, merupakan senjata api. Polisi mengidentifikasi senjata itu sebagai combat shotgun Franchi SPAS-15 kaliber 12 GA. Sebanyak 995 pucuk lainnya merupakan senapan angin.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan hasil pemeriksaan kepada wartawan di Jakarta, Jumat. Tim penyidik memeriksa seluruh barang bukti sebelum menyampaikan hasil tersebut.
“Dari 996 pucuk yang ditemukan, sebanyak 995 merupakan senapan angin, bukan senjata api. Satu pucuk lainnya adalah senjata api jenis Franchi SPAS-15 kaliber 12 GA,” kata Budi.
Polisi Telusuri Asal Senjata Api
Tim Direktorat Intelijen dan Keamanan Polda Metro Jaya menelusuri kepemilikan senjata api tersebut. Penyelidik menemukan data yang menunjukkan pria berinisial DS pernah memiliki senjata itu.
Polisi juga memastikan DS meninggal dunia pada 2020. Karena itu, penyidik kini melanjutkan penelusuran untuk mengetahui riwayat kepemilikan senjata tersebut.
“Kami menemukan fakta bahwa saudara DS telah meninggal dunia pada tahun 2020. Kami terus menelusuri asal-usul senjata tersebut,” ujar Budi.
Penyidik masih menyelidiki kepemilikan 995 pucuk senapan angin. Hingga kini, polisi belum mengungkap identitas pemiliknya.
Tim penyidik mencatat barang bukti itu terdiri atas empat pucuk senapan angin kaliber 4,5 milimeter, 215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 milimeter, dan 776 pucuk revolver angin kaliber 4,5 milimeter.
Petugas kemudian menyimpan seluruh barang bukti di gudang Subdit Wasendak Ditintelkam Polda Metro Jaya. Penyidik akan melanjutkan pemeriksaan terhadap seluruh barang tersebut.
Polisi Periksa Dokumen dan Barang Bukti Lain
Selain senjata, polisi menemukan narkoba, VCD pornografi, dan sejumlah dokumen. Penyidik kini memeriksa setiap dokumen untuk mengetahui kaitannya dengan perkara ini.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo mengatakan penyidik Satreskrim terus mengumpulkan bukti. Tim juga memeriksa setiap dokumen yang ditemukan.
“Selain barang yang ditemukan di lokasi, penyidik juga mengamankan sejumlah dokumen. Saat ini penyelidik Satreskrim terus mendalami seluruh dokumen tersebut,” kata Joko.
Pihak yayasan lebih dahulu melaporkan temuan itu kepada kepolisian. Setelah menerima laporan, polisi langsung mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, dan meminta keterangan dari pengurus yayasan.
Saat ini, penyidik terus mengembangkan perkara tersebut. Tim berupaya mengungkap asal-usul seluruh barang bukti dan mengidentifikasi pihak yang menyimpan barang-barang itu di lingkungan sekolah.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Wayda



Saat ini belum ada komentar