Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Erupsi Gunung Dukono Pagi Ini, Abu Vulkanik Mencapai 1,4 Km

Erupsi Gunung Dukono Pagi Ini, Abu Vulkanik Mencapai 1,4 Km

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
  • visibility 50
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (Kabaristana.com) Gunung Dukono meletus pada Senin pagi pukul 05.53 WIT dan memuntahkan abu vulkanik setinggi sekitar 1,4 kilometer di atas puncak. Aktivitas erupsi masih berlangsung hingga saat ini.

Badan Geologi melaporkan kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal. Angin mendorong abu ke arah timur dari kawah.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria, menyatakan alat pemantau mencatat aktivitas erupsi dengan jelas.

“Seismogram mencatat amplitudo maksimum 25 milimeter dengan durasi 49,87 detik,” ujarnya.

Aktivitas Vulkanik Masih Tinggi

Gunung Dukono terus menunjukkan aktivitas vulkanik yang intens. Gunung api di Pulau Halmahera ini memang rutin mengalami erupsi dalam beberapa periode terakhir.

Pusat Vulkanologi menetapkan status gunung pada Level II atau Waspada. Status ini menandakan aktivitas meningkat, tetapi belum memasuki fase berbahaya.

Warga Diminta Jauhi Kawah

Badan Geologi meminta masyarakat dan wisatawan menjauhi kawasan berbahaya. Mereka melarang aktivitas dalam radius 4 kilometer dari Kawah Malupang Warirang.

Warga juga perlu menghindari aktivitas pendakian dan tidak mendekati area kawah demi keselamatan.

Gunakan Masker Saat Abu Menyebar

Abu vulkanik dapat menyebar mengikuti arah angin dan berubah sewaktu-waktu. Karena itu, warga perlu memakai masker atau penutup hidung dan mulut saat beraktivitas di luar rumah.

Langkah ini membantu mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat paparan abu.

Pihak berwenang terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Dukono. Mereka akan segera menyampaikan informasi terbaru jika terjadi peningkatan aktivitas yang signifikan.

Sumber: Badan Geologi

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antonio Guterres menyampaikan konflik Timur Tengah tak terkendali di PBB

    PBB Desak Hentikan Eskalasi, Konflik Timur Tengah Dinilai Tak Terkendali

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 82
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) — Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres, menegaskan konflik di Timur Tengah kini berada di luar kendali dan semakin mengkhawatirkan. Dalam pernyataannya di Dewan Keamanan PBB pada Rabu (25/3/2026), Guterres menyebut konflik tersebut telah melampaui batas yang sebelumnya sulit dibayangkan para pemimpin dunia. Selain itu, ia menilai eskalasi terus meningkat tanpa tanda mereda. “Perang […]

  • Isu lingkungan Jakarta akibat polusi udara di kawasan lalu lintas padat

    Isu Lingkungan di DKI Jakarta Kian Mendesak, Warga Dorong Langkah Nyata dan Berkelanjutan

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Wandi
    • visibility 413
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Berbagai persoalan lingkungan di DKI Jakarta semakin kompleks dan mendesak untuk segera ditangani secara menyeluruh. Warga menyoroti sejumlah isu utama, mulai dari penurunan kualitas udara, persoalan banjir dan pengelolaan sampah, hingga minimnya ruang terbuka hijau di kawasan permukiman padat. Polusi Udara Jadi Keluhan Harian Warga Warga Jakarta kini merasakan penurunan kualitas udara […]

  • Purbaya Perry rapat ekonomi bahas kebijakan SBN 2026

    BI dan Kemenkeu Sepakati Pengelolaan SBN 2026 untuk Jaga Stabilitas Ekonomi

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 163
    • 0Komentar

    JAKARTA, Kabaristana.com | Purbaya Perry rapat ekonomi bersama Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan untuk membahas pengelolaan Surat Berharga Negara (SBN) yang jatuh tempo pada 2026. Dalam rapat tersebut, Bank Indonesia menyepakati pembelian SBN pemerintah senilai Rp173,4 triliun secara bertahap. Langkah ini bertujuan menjaga stabilitas pasar keuangan nasional. Selain itu, kebijakan tersebut mendukung pembiayaan Anggaran Pendapatan […]

  • TNI gugur di UNIFIL Lebanon dalam misi perdamaian di Lebanon selatan

    Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Indonesia Tuntut Investigasi Transparan atas Serangan UNIFIL

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 78
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Pemerintah Indonesia mengecam keras serangan yang menewaskan satu prajurit TNI dalam misi perdamaian UNIFIL di Lebanon selatan. Indonesia juga mendesak penyelidikan yang menyeluruh dan transparan atas insiden tersebut. Kementerian Luar Negeri RI menyebut tembakan artileri mengenai area tugas Kontingen Garuda di Adchit Al Qusayr pada Minggu (29/3/2026). Serangan itu menewaskan satu prajurit […]

  • Harga emas dunia anjlok terlihat pada ilustrasi emas batangan

    Harga Emas dan Perak Anjlok Tajam, Investor Hadapi Tekanan Pasar Global

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 260
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com |  Harga emas dunia anjlok tajam dalam 24 jam terakhir. Pada saat yang sama, harga perak mencatat kejatuhan yang lebih dalam. Tekanan pasar global, penguatan dolar Amerika Serikat, serta aksi jual investor menekan logam mulia yang selama ini berfungsi sebagai aset lindung nilai. Kondisi tersebut muncul ketika dolar AS menguat terhadap mayoritas mata […]

  • Ampuh Sultra Minta Penghentian Aktivitas Tambang Di Pulau Wawonii Secara Kolektif.

    Ampuh Sultra Minta Penghentian Aktivitas Tambang Di Pulau Wawonii Secara Kolektif.

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Konkep, (Kabaristana.com) || Polemik tambang di Pulau Wawonii, Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara, kembali mencuat. Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara mendesak pemerintah segera mencabut seluruh izin pertambangan di wilayah tersebut. IUP Masih Aktif di Pulau Wawonii Direktur Ampuh Sultra, Hendro, menyebut ada lima IUP yang masih aktif. Empat izin bergerak di sektor nikel, sementara satu […]

expand_less