Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » International » Trump Ancam Hancurkan Infrastruktur Iran Jika Tolak Kesepakatan AS

Trump Ancam Hancurkan Infrastruktur Iran Jika Tolak Kesepakatan AS

  • account_circle Rahman
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) – Ancaman Trump ke Iran kembali menjadi sorotan setelah Donald Trump menyampaikan peringatan keras kepada Iran. Ia menegaskan bahwa Amerika Serikat siap mengambil langkah tegas jika Teheran menolak kesepakatan yang diajukan Washington.

Melalui Truth Social, Trump menyebut proposal tersebut sebagai kesepakatan yang adil. Namun, ia juga mengingatkan bahwa penolakan dapat berujung pada serangan terhadap infrastruktur vital seperti pembangkit listrik dan jembatan. Pernyataan ini memperlihatkan meningkatnya tekanan terhadap Iran.

Negosiasi Buntu di Islamabad

Pemerintah AS mengirim delegasi ke Islamabad, Pakistan untuk melanjutkan pembahasan. Namun, pertemuan tersebut tidak menghasilkan kesepakatan.

Kegagalan ini menambah panjang daftar upaya diplomasi yang belum berhasil meredakan konflik. Situasi ini juga menunjukkan bahwa jalur dialog masih menghadapi hambatan besar.

Eskalasi Militer dan Dampaknya

Sebelumnya, AS bersama Israel telah melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran. Serangan tersebut merusak fasilitas penting dan menimbulkan korban sipil.

Walau kedua pihak sempat menyepakati gencatan senjata sementara, kondisi di lapangan belum sepenuhnya stabil. Tekanan ekonomi dan langkah strategis lain terus dilakukan, sehingga ketegangan tetap tinggi.

Risiko bagi Stabilitas Kawasan

Ancaman Trump ke Iran tidak hanya berdampak pada hubungan bilateral, tetapi juga memengaruhi stabilitas kawasan Timur Tengah. Banyak pihak khawatir konflik ini dapat meluas jika tidak segera dikendalikan.

Selain itu, ketidakpastian geopolitik berpotensi mengganggu ekonomi global, terutama pada sektor energi dan perdagangan internasional.

Peluang Dialog Masih Terbuka

Di tengah situasi yang memanas, mediator internasional masih berupaya membuka ruang negosiasi baru. Upaya ini bertujuan mencegah eskalasi lebih jauh dan mencari solusi damai.

Meski belum ada terobosan signifikan, jalur diplomasi tetap menjadi harapan utama untuk meredakan ketegangan.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda
  • Sumber: Sputnik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kedatangan Prabowo Trump di Amerika Serikat Selasa 17 Februari 2026

    Pelaku Industri Tekstil RI Titip Harapan ke Prabowo Jelang Dialog dengan Trump

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 181
    • 0Komentar

    JAKARTA,Kabaristana.com | Tekstil harap Prabowo Trump membawa harapan baru bagi pelaku industri nasional. Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dinilai menjadi momentum penting untuk memperbaiki akses ekspor Indonesia ke pasar Amerika Serikat. Pelaku industri tekstil dan produk tekstil (TPT) berharap Amerika Serikat memberikan relaksasi tarif resiprokal. Selama ini, tarif tinggi membuat […]

  • Ilustrasi OTT KPK Tulungagung kasus korupsi

    KPK Amankan 16 Orang dalam OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Turut Ditangkap

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 99
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Kasus OTT KPK Tulungagung kembali menarik perhatian publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap sejumlah pihak di Jawa Timur. Dalam operasi tersebut, tim KPK mengamankan 16 orang, termasuk Bupati Gatut Sunu Wibowo. Langkah ini menunjukkan keseriusan KPK dalam menindak dugaan korupsi di daerah. Kronologi OTT KPK Tulungagung Tim KPK bergerak pada April 2026 […]

  • Kabid Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto saat memberi keterangan terkait hoaks MBG Uya Kuya di Jakarta

    Hoaks MBG Uya Kuya: Polda Metro Jaya Mulai Penyelidikan

    • calendar_month 8 jam yang lalu
    • account_circle Retanto
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Jakarta, {kabaristana.com}~Kasus hoaks MBG Uya Kuya menarik perhatian publik. Sebuah akun media sosial menyebarkan klaim bahwa ia memiliki ratusan dapur program Makan Bergizi Gratis. Namun, ia langsung membantah informasi tersebut dan menempuh jalur hukum. Laporan ke Polisi Surya Utama (Uya Kuya) mendatangi Polda Metro Jaya untuk membuat laporan resmi. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki […]

  • Presiden Prabowo menghadiri panen raya Karawang

    Presiden Prabowo Tinjau Hilirisasi Dan Teknologi Pertanian Modern Pada Panen Raya Di karawang

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 387
    • 2Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Presiden Prabowo Subianto meninjau berbagai inovasi hilirisasi dan teknologi pertanian modern dalam kegiatan Panen Raya di Desa Kertamukti, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (07/01/2026). Dalam kegiatan tersebut, Presiden Prabowo melihat langsung penggunaan alat dan mesin pertanian modern. Petani memanfaatkan traktor otonom dan rice transplanter untuk mengolah lahan secara lebih efisien. Presiden juga […]

  • Logo Bank Indonesia terkait penilaian rupiah undervalued menurut BI

    BI Ungkap Penyebab Rupiah Tertekan Meski Fundamental Ekonomi Kuat

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 144
    • 0Komentar

    JAKARTA,Kabaristana.com — rupiah undervalued menurut BI karena pergerakan nilai tukar saat ini belum mencerminkan kekuatan fundamental ekonomi nasional. Bank Indonesia menilai berbagai indikator makro justru menunjukkan kondisi ekonomi Indonesia yang relatif solid. Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan inflasi yang terkendali, imbal hasil aset keuangan yang menarik, serta pertumbuhan ekonomi yang stabil menjadi fondasi utama penguatan rupiah. […]

  • Warga Desa Ngurit bahas kasus korupsi Dana Desa Ngurit

    Warga Desa Ngurit Laporkan Dugaan Korupsi Dana Desa ke Presiden, KPK, dan Mabes Polri

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 666
    • 0Komentar

    BARITO SELATAN, kabaristana.com | Kalimantan Tengah  Warga Desa Ngurit, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupaten Barito Selatan, melaporkan dugaan korupsi Dana Desa Tahun Anggaran 2024 ke Presiden RI dan sejumlah lembaga penegak hukum tingkat pusat. Mereka mengambil langkah ini karena menilai penanganan perkara di daerah belum menunjukkan perkembangan yang jelas. Perwakilan warga, Harmito, Mamut, dan Umpul, […]

expand_less