Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » International » Trump Ancam Hancurkan Infrastruktur Iran Jika Tolak Kesepakatan AS

Trump Ancam Hancurkan Infrastruktur Iran Jika Tolak Kesepakatan AS

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
  • visibility 193
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) – Ancaman Trump ke Iran kembali menjadi sorotan setelah Donald Trump menyampaikan peringatan keras kepada Iran. Ia menegaskan bahwa Amerika Serikat siap mengambil langkah tegas jika Teheran menolak kesepakatan yang diajukan Washington.

Melalui Truth Social, Trump menyebut proposal tersebut sebagai kesepakatan yang adil. Namun, ia juga mengingatkan bahwa penolakan dapat berujung pada serangan terhadap infrastruktur vital seperti pembangkit listrik dan jembatan. Pernyataan ini memperlihatkan meningkatnya tekanan terhadap Iran.

Negosiasi Buntu di Islamabad

Pemerintah AS mengirim delegasi ke Islamabad, Pakistan untuk melanjutkan pembahasan. Namun, pertemuan tersebut tidak menghasilkan kesepakatan.

Kegagalan ini menambah panjang daftar upaya diplomasi yang belum berhasil meredakan konflik. Situasi ini juga menunjukkan bahwa jalur dialog masih menghadapi hambatan besar.

Eskalasi Militer dan Dampaknya

Sebelumnya, AS bersama Israel telah melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran. Serangan tersebut merusak fasilitas penting dan menimbulkan korban sipil.

Walau kedua pihak sempat menyepakati gencatan senjata sementara, kondisi di lapangan belum sepenuhnya stabil. Tekanan ekonomi dan langkah strategis lain terus dilakukan, sehingga ketegangan tetap tinggi.

Risiko bagi Stabilitas Kawasan

Ancaman Trump ke Iran tidak hanya berdampak pada hubungan bilateral, tetapi juga memengaruhi stabilitas kawasan Timur Tengah. Banyak pihak khawatir konflik ini dapat meluas jika tidak segera dikendalikan.

Selain itu, ketidakpastian geopolitik berpotensi mengganggu ekonomi global, terutama pada sektor energi dan perdagangan internasional.

Peluang Dialog Masih Terbuka

Di tengah situasi yang memanas, mediator internasional masih berupaya membuka ruang negosiasi baru. Upaya ini bertujuan mencegah eskalasi lebih jauh dan mencari solusi damai.

Meski belum ada terobosan signifikan, jalur diplomasi tetap menjadi harapan utama untuk meredakan ketegangan.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda
  • Sumber: Sputnik

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • hak pendidikan anak dikawal GASKAN ke LPAI

    GASKAN Kawal Dugaan Pelanggaran Hak Pendidikan Anak Bhayangkari Vanessa ke LPAI

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 281
    • 2Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com 12 Februari 2026 — Gerakan Suara Keadilan Netizen (GASKAN) melaporkan dugaan pelanggaran hak pendidikan anak yang dialami Bhayangkari Vanessa ke Lembaga Perlindungan Anak Indonesia. GASKAN menilai anak tidak boleh menanggung dampak dari persoalan hukum orang tua. Sekretaris Jenderal GASKAN, Andi Muhammad Rifaldy, menyatakan organisasinya mengawal kasus ini untuk memastikan pemenuhan hak dasar anak, […]

  • Disrupsi teknologi kerja dibahas Menaker Yassierli dalam siniar

    Menaker Yassierli: Disrupsi Teknologi dan AI Jadi Peluang Angkatan Kerja Muda Tingkatkan Keterampilan

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 207
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.c0m) | Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan disrupsi teknologi digital, termasuk Artificial Intelligence (AI), membuka peluang bagi angkatan kerja muda untuk mengembangkan keterampilan baru dan meningkatkan daya saing di pasar kerja. Ia menyampaikan hal tersebut dalam siniar di kantor Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Jakarta, Rabu. Menurut Yassierli, perubahan teknologi memang menggeser banyak jenis pekerjaan. Namun, […]

  • ASEAN pilih China dalam persaingan geopolitik dengan Amerika Serikat 2026

    ASEAN Pilih China: Survei 2026 Ungkap Pergeseran Arah Kawasan

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 309
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Asia Tenggara mengalami perubahan arah geopolitik pada 2026. Survei terbaru dari ISEAS-Yusof Ishak Institute menunjukkan mayoritas tipis responden di kawasan memilih China dibanding Amerika Serikat dalam skenario pilihan paksa. Laporan State of Southeast Asia 2026 yang rilis 7 April mencatat 52% responden memilih China, sementara 48% memilih Amerika Serikat. Selisih tipis ini […]

  • Timnas Indonesia vs Oman berakhir 3-0 di FIFA Matchday 2026

    Pecahkan sejarah 38 tahun, Skuad Garuda unggul atas Oman skor 3-0

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Tim Nasional (Timnas) Indonesia mencetak sejarah baru setelah mengalahkan Timnas Oman dengan skor 3-0 dalam laga FIFA Matchday 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Jumat (5/6). Kemenangan tersebut mengakhiri penantian panjang Skuad Garuda yang selama 38 tahun gagal meraih kemenangan atas Oman. Selain itu, hasil tersebut menunjukkan peningkatan […]

  • Prabowo panggil Retno Marsudi mantan Menlu ke Istana

    Prabowo Panggil Retno Marsudi dan Marty Natalegawa ke Istana, Isyarat Evaluasi Arah Diplomasi?

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com | Prabowo panggil mantan Menlu ke Istana Negara pada Rabu (4/2/2026). Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah ini di awal masa pemerintahannya. Publik langsung menyoroti langkah tersebut karena berkaitan dengan arah kebijakan luar negeri Indonesia. Keputusan diplomasi berpengaruh pada stabilitas politik, ekonomi, dan posisi Indonesia di tingkat global. Dinamika Global Dorong Evaluasi Diplomasi Situasi […]

  • Dugaan pemalsuan restitusi dalam kasus pencabulan anak di Majalengka yang dikawal tim hukum korban dan GASKAN.

    GASKAN KAWAL KASUS PENCABULAN ANAK: DUA KEJANGGALAN SERIUS TERUNGKAP

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 106
    • 0Komentar

    MAJALENGKA, kabaristana.com – Sejumlah kejanggalan kembali mencuat dalam penanganan kasus dugaan pencabulan dan pemerkosaan terhadap dua anak di bawah umur yang merupakan kakak beradik di Kabupaten Majalengka. Sekretaris Jenderal Gerakan Suara Keadilan Netizen (GASKAN), Andi Muhammad Rifaldy, bersama tim kuasa hukum korban terus mengawal perkara tersebut untuk memastikan para korban memperoleh keadilan. Tim Hukum Soroti […]

expand_less