Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik Global » Saudi Tekan AS Hentikan Blokade Hormuz, Dorong Jalur Diplomasi dengan Iran

Saudi Tekan AS Hentikan Blokade Hormuz, Dorong Jalur Diplomasi dengan Iran

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
  • visibility 72
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (kabaristana.com) || Arab Saudi mendesak Amerika Serikat menghentikan blokade di Selat Hormuz dan segera kembali berunding dengan Iran. Riyadh menilai langkah militer tersebut berisiko meningkatkan ketegangan dan mengganggu jalur distribusi energi global.

Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan pengerahan angkatan laut untuk memblokade jalur tersebut mulai Senin (13/4). Pemerintah AS mengambil keputusan ini setelah perundingan dengan Iran di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan.

Sebelumnya, kedua pihak menggelar dialog sebagai bagian dari upaya meredakan konflik yang telah berlangsung sejak akhir Februari. Dalam periode itu, serangan militer menyebabkan korban jiwa dalam jumlah besar dan memperburuk situasi kawasan.

Arab Saudi melihat kebijakan blokade ini dapat memicu respons langsung dari Iran. Riyadh memperkirakan Teheran bisa menutup Bab al-Mandab, jalur penting bagi pengiriman minyak dari kawasan Teluk.

Selain itu, Selat Hormuz memegang peran vital dalam perdagangan energi dunia. Gangguan di wilayah ini berpotensi menaikkan harga minyak dan mengganggu stabilitas ekonomi global.

Negara-negara Teluk tidak menginginkan konflik berujung pada penguasaan jalur strategis oleh Iran. Mereka mendorong semua pihak menyelesaikan konflik melalui meja perundingan dan menghindari eskalasi militer.

Meski situasi memanas, mediator regional terus menjembatani komunikasi antara AS dan Iran. Kedua pihak masih membuka peluang dialog, asalkan masing-masing menunjukkan fleksibilitas.

Laporan ini pertama kali dimuat oleh The Wall Street Journal dengan mengutip sumber pejabat regional.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Endana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kontroversi kasus Polresta Kendari memicu aksi demonstrasi massa

    Kontroversi Penetapan Tersangka terhadap Keluarga Korban Di Polresta Kendari, Tamalaki Sultra Mengutuk keras

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 229
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Penanganan kasus dugaan penganiayaan di Polresta Kendari memicu kontroversi. Penyidik menetapkan keluarga korban sebagai tersangka dalam waktu singkat, sementara terduga pelaku pemukulan belum langsung menjalani penahanan. Kondisi tersebut mendorong Tamalaki Sulawesi Tenggara menggelar demonstrasi di depan Mapolresta Kendari pada Senin, 2 Februari 2026. Massa aksi menuntut aparat bertindak adil dan transparan. Tamalaki […]

  • tuduhan tambang Sulawesi Tenggara terkait aktivitas pertambangan daerah

    Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka Sayangkan Tuduhan terhadap Ketua Kadin Sultra

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Arin fharul sanjaya
    • visibility 367
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Tuduhan dugaan kejahatan pertambangan terhadap Ketua Kamar Dagang dan Industri Sulawesi Tenggara memicu polemik di ruang publik. Sejumlah pihak menilai tuduhan tersebut berpotensi menyesatkan masyarakat dan memengaruhi iklim investasi daerah. Isu ini berkembang tanpa pemaparan data yang terbuka. Akibatnya, publik menerima informasi yang belum terverifikasi secara utuh, sementara sektor usaha lokal menghadapi tekanan […]

  • PSIM vs Malut United dalam pertandingan Super League 2025-2026 di Stadion Sultan Agung Bantul.

    PSIM Taklukkan Malut United 2-0 di Bantul

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 70
    • 3Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com)-PSIM vs Malut United pada pekan ke-32 Super League berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk Laskar Mataram di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu malam. Tambahan tiga poin membawa PSIM Yogyakarta naik ke posisi ke-11 klasemen sementara dengan koleksi 42 poin dari 32 pertandingan. Sementara itu, Malut United tertahan di peringkat keenam dengan 52 poin. Ze […]

  • Hizbullah serangan Israel hancurkan bangunan di Lebanon Selatan

    Hizbullah Lancarkan 72 Serangan dalam Sehari, Ketegangan Lebanon–Israel Kembali Memanas

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 81
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Hizbullah serangan Israel kembali meningkat setelah kelompok tersebut melancarkan 72 operasi militer dalam satu hari pada 9 April. Lonjakan ini menunjukkan eskalasi terbaru konflik di perbatasan Lebanon–Israel. Kelompok Hizbullah melancarkan puluhan operasi tempur terhadap Israel dalam waktu singkat. Mereka menargetkan pergerakan pasukan Israel di wilayah perbatasan dan mencoba menekan aktivitas militer lawan. […]

  • awan tebal di wilayah Indonesia

    Cuaca Berawan Indonesia Dominasi Wilayah, BMKG Senin

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com | cuaca berawan Indonesia diprakirakan mendominasi sebagian besar wilayah pada Senin. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prakiraan tersebut berdasarkan hasil pemantauan kondisi atmosfer terkini di berbagai daerah. Prakirawan cuaca BMKG, Bintari Ayuningtyas, menjelaskan bahwa wilayah Indonesia bagian barat berpotensi mengalami cuaca berawan hingga berawan tebal. Wilayah tersebut meliputi Pekanbaru, Tanjung Pinang, […]

  • kondisi lahan sempadan sungai di kawasan permukiman padat

    Menteri ATR Usul Tumpang Tindih Sempadan Sungai Dibahas Pansus DPR

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 257
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com — Tumpang tindih lahan sempadan sungai terus memicu konflik agraria dan ketidakpastian hukum. Warga yang tinggal di bantaran sungai kerap berhadapan dengan ancaman penggusuran. Di sisi lain, negara belum memberi kejelasan status lahan secara menyeluruh. Masalah ini berdampak langsung pada tata ruang kota dan perlindungan lingkungan. Pemerintah daerah juga kesulitan menata kawasan rawan […]

expand_less