Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » politik » Polisi Diminta Usut Tuntas Penikaman Ketua Golkar Maluku Tenggara

Polisi Diminta Usut Tuntas Penikaman Ketua Golkar Maluku Tenggara

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
  • visibility 171
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) — DPD I Partai Golkar Maluku mendesak kepolisian mengusut tuntas kasus penikaman yang menewaskan Ketua DPD II Golkar Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Agrapinus Rumatora alias Nus Kei. Insiden terjadi di pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun, Maluku Tenggara.

Ketua DPD I Partai Golkar Maluku, Umar A. Lessy, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa aksi kekerasan itu melanggar hukum dan tidak bisa ditoleransi.

Umar menilai peristiwa ini berdampak besar, tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga bagi stabilitas keamanan di Maluku Tenggara. Karena itu, ia meminta aparat segera menangkap pelaku dan mengungkap motif penikaman secara transparan serta profesional.

Ia juga mengimbau kader Golkar dan masyarakat tetap tenang. Umar meminta semua pihak tidak mudah terprovokasi dan tetap menjaga situasi kondusif. Selain itu, ia mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

DPD I Golkar Maluku turut mengajak tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemuda menjaga keamanan serta ketertiban. Umar menginstruksikan seluruh kader partai memperkuat komunikasi internal dan tetap solid dalam menghadapi situasi ini.

Sebelumnya, Agrapinus Rumatora datang ke Maluku Tenggara untuk mempersiapkan musyawarah daerah (musda). Saat berada di kawasan Bandara Langgur, pelaku yang belum dikenal menikam korban. Petugas membawa korban ke rumah sakit, namun tim medis tidak berhasil menyelamatkan nyawanya.

Partai Golkar menegaskan komitmennya untuk menjaga demokrasi, perdamaian, dan supremasi hukum di Provinsi Maluku.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda
  • Sumber: AntaraNews

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mutasi Kajari Karo: Danke Rajagukguk Dinonaktifkan Sementara, Kejagung Tunggu Hasil Pemeriksaan

    Mutasi Kajari Karo: Danke Rajagukguk Dinonaktifkan Sementara, Kejagung Tunggu Hasil Pemeriksaan

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 355
    • 6Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Mutasi Kajari Karo menarik perhatian publik setelah Kejaksaan Agung memindahkan Danke Rajagukguk dari jabatan strategisnya. Kejagung kini menempatkan Danke pada posisi fungsional untuk sementara waktu. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, menjelaskan bahwa Kejagung mengambil langkah ini sebagai bagian dari mekanisme internal. Ia menegaskan bahwa lembaga kerap melakukan mutasi dalam situasi […]

  • AIPTU YH Propam Sultra dilaporkan oleh GMN

    Aiptu YH Resmi Dilaporkan ke Propam Polda Sultra, GMN : Segerah Lakukan Audit Investigasi

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 309
    • 0Komentar

    KENDARI, Kabaristana.com – Gerakan Mahasiswa Nusantara (GMN) melaporkan anggota Polri berinisial AIPTU YH dari Polres Baubau ke Propam Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) atas dugaan pelanggaran disiplin. GMN meminta Propam Polda Sultra memeriksa dugaan penerimaan gaji dan fasilitas negara meski AIPTU YH diduga tidak menjalankan tugas kedinasan dalam waktu yang lama. Pelapor Azhar Ajira menduga AIPTU […]

  • tiang monorel mangkrak Jakarta dibongkar di Jalan HR Rasuna Said

    Tiang Monorel Dibongkar Setelah 22 Tahun, Sutiyoso: Kalau Saya Lewat Enggak Sakit Mata Lagi

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 319
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai membongkar tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada Rabu (14/1/2026). Langkah ini mengakhiri proyek monorel yang terbengkalai selama hampir 22 tahun. Tiang beton tersebut berdiri sejak awal 2000-an tanpa pernah beroperasi. Selama bertahun-tahun, struktur itu menjadi simbol proyek transportasi yang gagal terwujud. Sutiyoso […]

  • ketahanan energi China melalui kilang minyak dan distribusi tanker di tengah konflik global

    Ketahanan Energi China Diperkuat di Tengah Konflik AS-Iran

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 168
    • 2Komentar

    akarta — Ketahanan energi China kembali menjadi sorotan setelah pemerintah mengambil langkah strategis untuk menghadapi dampak konflik geopolitik global. Pemerintah China kini mempercepat diversifikasi impor energi sekaligus meningkatkan cadangan nasional. Wakil Ketua National Development and Reform Commission (NDRC), Wang Changlin, menegaskan bahwa pemerintah memprioritaskan penguatan cadangan energi. Ia menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers di […]

  • Dugaan penyalahgunaan wewenang DPMPTSP Bombana disorot Kejati Sultra

    Dugaan Penyalahgunaan Wewenang, Kejati Sultra Diminta Periksa Eks Kadis DPMPTSP Bombana.

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 287
    • 0Komentar

    JAKARTA, Kabaristana.com | Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra untuk segera memanggil dan memeriksa mantan Krpala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kab. Bombana. Permintaan tersebut menyusul adanya polemik terhadap rekomendasi Kesesuaian Tata Ruang Daerah Rencana Lokasi Kegiatan Usaha Pembangunan Kawasan Industri Beserta […]

  • kapal induk Indonesia Indo-Pasifik dalam strategi keamanan maritim

    Menjawab Tantangan Indo-Pasifik dengan Kapal Induk

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 278
    • 0Komentar

                  Menjawab Tantangan Indo-Pasifik dengan Kapal Induk                     Oleh: Dr. Waode Nurmuahemin, M.Ed Indonesia kini berada di persimpangan strategis kawasan Indo-Pasifik. Rivalitas kekuatan besar dan meningkatnya ketegangan di Laut Cina Selatan mendorong wacana kehadiran kapal induk dalam armada TNI Angkatan […]

expand_less