Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Komnas Perempuan soroti kendala pencatatan nikah penghayat kepercayaan

Komnas Perempuan soroti kendala pencatatan nikah penghayat kepercayaan

  • account_circle Rahman
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KUNINGAN, (kabaristana.com – Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) meminta pemerintah pusat dan daerah memperkuat layanan jemput bola untuk pencatatan perkawinan masyarakat adat dan penghayat kepercayaan.

Wakil Ketua Komnas Perempuan Dahlia Madanih menyampaikan dorongan tersebut saat berada di Kuningan, Jawa Barat, Jumat. Menurutnya, langkah itu penting untuk mempercepat pemenuhan hak sipil masyarakat penghayat kepercayaan.

“Negara perlu melakukan jemput bola dan menghapus hambatan administratif yang menyulitkan perempuan penghayat serta penganut agama leluhur mendapatkan pencatatan perkawinan,” kata Dahlia.

Pencatatan Perkawinan Buka Akses Hak Sipil

Dahlia menjelaskan bahwa pencatatan perkawinan menjadi dasar berbagai layanan administrasi kependudukan. Dokumen perkawinan yang sah membantu masyarakat mengakses layanan publik dengan lebih mudah.

Ia menegaskan setiap warga negara memiliki hak untuk membangun keluarga. Karena itu, pemerintah perlu memberi akses layanan yang mudah bagi seluruh warga.

“Hak berkeluarga merupakan hak setiap warga negara dan seharusnya dapat dijalankan tanpa hambatan yang tidak perlu,” ujarnya.

Pemerintah Perlu Maksimalkan Data yang Ada

Komnas Perempuan masih menemukan banyak perkawinan yang belum tercatat di sejumlah daerah. Kondisi tersebut juga terjadi di lingkungan masyarakat adat dan penghayat kepercayaan.

Dahlia mengatakan pemerintah telah memiliki data yang dapat membantu penyelesaian persoalan tersebut. Instansi terkait perlu mengoordinasikan data itu untuk mencari solusi yang tepat.

“Data-data tersebut seharusnya dikoordinasikan untuk memberikan solusi penanganan pada perkawinan yang belum tercatat,” katanya.

Penyederhanaan Layanan Jadi Kunci

Dahlia menilai persyaratan administrasi sering menjadi hambatan bagi komunitas penghayat kepercayaan. Karena itu, pemerintah perlu menyederhanakan prosedur pencatatan perkawinan.

Pemerintah juga perlu menghadirkan layanan yang lebih dekat dengan masyarakat. Langkah tersebut dapat membantu warga memperoleh dokumen yang mereka butuhkan.

Menurut Dahlia, pencatatan perkawinan yang jelas mampu mengurangi berbagai risiko sosial dan administrasi dalam keluarga. Ia meminta pemerintah segera menghadirkan solusi bagi masyarakat yang belum memiliki dokumen perkawinan.

“Negara juga perlu menghadirkan penyelesaian agar masyarakat yang belum memiliki pencatatan perkawinan tidak terus menghadapi kerentanan akibat ketiadaan dokumen administrasi yang semestinya mereka peroleh,” tuturnya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Khalid Basalamah memberikan klarifikasi terkait kasus kuota haji 2023-2024 setelah diperiksa KPK di Gedung Merah Putih, Jakarta

    Kasus Kuota Haji: Khalid Basalamah Serahkan Semua Informasi ke KPK

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabaristana.com – kamis 23 April 2026 Pendakwah dan tokoh agama Khalid Basalamah memberikan klarifikasi tentang perannya dalam kasus kuota haji yang tengah diselidiki oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia menegaskan bahwa ia tidak pernah menghubungi Ibnu Mas’ud terkait penyelidikan ini. Khalid Serahkan Semua Informasi ke KPK Setelah menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Khalid […]

  • aktivitas seni budaya bantu perlambat penuaan biologis

    Terlibat Aktivitas Seni dan Budaya Disebut Bisa Perlambat Penuaan Biologis

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Kegiatan seni dan budaya dapat membantu memperlambat penuaan biologis. Temuan ini muncul dalam penelitian terbaru di jurnal Innovation in Aging. Selain itu, laporan Health pada Jumat (15/5) menyebut aktivitas seperti membaca, mendengarkan musik, melukis, menari, hingga mengunjungi museum memberi dampak positif bagi kesehatan tubuh dan otak. Peneliti dari University College London, Feifei […]

  • Sebut Pelayanan Buruk, Ketua GP Alwashliyah Labura Ilham Hutabarat MInta Copot Pejabat PLN Rantau Prapat

    Sebut Pelayanan Buruk, Ketua GP Alwashliyah Labura Ilham Hutabarat MInta Copot Pejabat PLN Rantau Prapat

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Al Washliyah Labuhanbatu Utara (PD GPA Labura) menyoroti kinerja Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Rantau Prapat. Organisasi itu menilai pelayanan kelistrikan di Kecamatan Kualuh Hilir masih jauh dari harapan masyarakat. Ketua PD GPA Labura, Ilham Hutabarat, menyampaikan kritik tersebut saat konferensi pers di sela kegiatan resmi di […]

  • pembangunan 22 proyek strategis Bali untuk pemerataan ekonomi

    Bali Gaspol Bangun 22 Proyek Strategis, Fokus Atasi Macet hingga Pemerataan Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Denpasar, (Kabaristana.com) || Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali bersama daerah Sarbagia mempercepat pembangunan 22 proyek strategis. Program ini menargetkan perbaikan konektivitas dan pemerataan ekonomi di seluruh Bali. Gubernur Bali, Wayan Koster, menyatakan pemerintah awalnya merancang 20 proyek. Pemerintah pusat kemudian mengambil alih empat proyek melalui skema Proyek Strategis Nasional (PSN). Pemprov Bali lalu menambah enam proyek […]

  • regulasi AI global China dan Indonesia dalam penguatan aturan kecerdasan buatan untuk keamanan dan etika teknologi

    China dan Indonesia Perketat AI: Dunia Sepakat, Teknologi Tak Bisa Gantikan Manusia Sepenuhnya

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Pemerintah China mulai memperketat pengaturan kecerdasan buatan (AI) karena kekhawatiran global terus meningkat. Oleh karena itu, pemerintah menyusun regulasi baru yang berfokus pada keselamatan dan etika. Secara khusus, regulasi ini menargetkan layanan AI berbasis konsumen yang meniru kepribadian manusia dan melibatkan interaksi emosional. Misalnya, chatbot, asisten virtual, serta teknologi berbasis teks, audio, […]

  • Kekerasan Seksual IAI saat aksi mahasiswa di Kementerian Agama RI

    Kemenag RI Jamin Pendidikan Korban Dugaan Kekerasan Seksual di IAI Rawa Aopa

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 238
    • 2Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com – Aliansi Lembaga Mahasiswa Pemerhati Kekerasan Seksual dan Pendidikan menggelar aksi unjuk rasa di kantor Kementerian Agama Republik Indonesia. Mereka menuntut langkah tegas atas dugaan kegagalan yayasan dan pihak kampus dalam melindungi korban kekerasan seksual di Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa, Konawe Selatan. Aksi ini mendapat perhatian dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam […]

expand_less