Polisi Ungkap Kronologi Bentrokan Maut di Menteng yang Tewaskan Satu Orang
- account_circle Rahman
- calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
- visibility 42
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto: Ilustrasi- aksi tawuran.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, (kabaristana.com) — Polisi mengungkap kronologi bentrokan antara dua kelompok warga di Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7). Insiden tersebut menewaskan satu orang dan membuat satu korban lainnya dalam kondisi kritis.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan polisi menerima laporan sekitar pukul 10.00 WIB. Petugas dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek Menteng segera mendatangi lokasi untuk mengamankan situasi.
Bentrokan Berawal dari Perselisihan di Warung
Roby menjelaskan bentrokan bermula dari perselisihan di sebuah warung penjual sarapan. Salah satu kelompok datang untuk membeli makanan. Namun, mereka diduga tidak mendapatkan pelayanan yang memuaskan sehingga terjadi adu mulut.
Kelompok tersebut kemudian meninggalkan lokasi sambil menggeber sepeda motor. Tidak lama kemudian, mereka kembali bersama sejumlah rekannya.
Menurut hasil penyelidikan sementara, kelompok itu merusak gerobak penjual nasi uduk. Aksi tersebut memicu kemarahan warga sekitar.
Warga lalu mendatangi kelompok tersebut. Bentrokan pun tidak dapat dihindari. Banyak orang ikut terlibat sehingga situasi semakin tidak terkendali.
Polisi Evakuasi Korban dan Amankan Delapan Orang
Petugas kepolisian berusaha menghentikan bentrokan. Meski demikian, keributan sudah menimbulkan korban.
Petugas mengevakuasi dua korban ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Dokter menyatakan satu korban meninggal dunia setelah menjalani perawatan. Sementara itu, satu korban lainnya masih menjalani perawatan intensif dalam kondisi kritis.
Polisi juga mengamankan delapan orang untuk menjalani pemeriksaan. Penyidik kini mendalami peran masing-masing orang dalam bentrokan tersebut.
Polisi Dalami Identitas Kelompok yang Terlibat
Tim penyidik melakukan olah tempat kejadian perkara. Mereka menemukan puing bangunan, kendaraan yang terbakar, jejak darah, serta batu yang berlumuran darah.
Namun, penyidik belum menemukan senjata tajam di lokasi. Polisi masih terus mencari barang bukti lain yang berkaitan dengan bentrokan.
Selain itu, penyidik juga menelusuri identitas kelompok yang terlibat. Polisi ingin memastikan status keberadaan mereka di kawasan Jalan Tambak.
Roby mengatakan kelompok tersebut diduga belum lama berada di lokasi. Meski begitu, polisi memperoleh informasi awal bahwa kelompok itu pernah terlibat dalam beberapa insiden serupa.
“Kami masih mendalami seluruh fakta yang ada. Kami akan menangani kasus ini sesuai mekanisme dan prosedur yang berlaku,” ujar Roby.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Wayda
- Sumber: Tim Redaksi



Saat ini belum ada komentar