JAKARTA, (Kabaristana.com) || Jakarta menempati posisi kedua sebagai kota teraman di Asia Tenggara versi Global Residence Index 2026. Aparat kepolisian menilai masyarakat berperan besar dalam menjaga keamanan ibu kota.
Polda Metro Jaya menegaskan bahwa keamanan Jakarta lahir dari kerja sama berbagai pihak. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyebut masyarakat ikut menciptakan rasa aman di ruang publik.
Ia menjelaskan bahwa warga menunjukkan kesadaran tinggi dalam menjaga lingkungan. Masyarakat juga aktif melindungi kelompok rentan, termasuk perempuan dan anak, saat beraktivitas di area publik.
Budi menambahkan, masyarakat dan aparat harus terus menjaga keamanan, baik di ruang fisik maupun digital. Ia mengajak semua pihak meningkatkan kewaspadaan serta melindungi diri dan harta benda dari potensi kejahatan.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, mengaku terkejut dengan capaian tersebut. Ia menyebut Jakarta sebelumnya sering berada di bawah kota besar lain di Asia Tenggara.
Menurut Pramono, Jakarta meraih posisi ini karena mampu menjaga stabilitas keamanan saat berbagai perayaan besar. Pemerintah dan masyarakat berhasil mengawal momen seperti Natal, Imlek, Ramadan, Idul Fitri, hingga Nyepi dengan aman dan tertib.
Ia juga menilai keberagaman budaya memperkuat identitas Jakarta. Berbagai pawai budaya dan kegiatan keagamaan menunjukkan keharmonisan yang mendukung keamanan kota.
Pemerintah daerah dan aparat keamanan berkomitmen mempertahankan capaian ini. Mereka mengajak masyarakat terus berpartisipasi agar Jakarta tetap aman dan nyaman bagi semua.
Saat ini belum ada komentar