Kemenag Bantah Isu Nasaruddin Umar Mundur dari Jabatan Menteri Agama
- account_circle Rahman
- calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
- visibility 180
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, (kabaristana.com) — Kementerian Agama (Kemenag) RI membantah isu yang menyebut Menteri Agama Nasaruddin Umar mundur dari jabatannya. Kabar itu muncul menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur.
Staf Khusus Menteri Agama Muhamad Ainul Yakin menegaskan kabar tersebut tidak benar. Ia juga memastikan Nasaruddin Umar tidak pernah mengirim surat pengunduran diri kepada Presiden Prabowo Subianto.
“Kabar yang menyebutkan Bapak Menteri Agama telah menyerahkan surat pengunduran diri kepada Presiden Prabowo Subianto itu tidak benar alias hoaks. Tidak pernah ada surat pengunduran diri yang dikirimkan ke Istana,” ujar Ainul Yakin di Jombang, Rabu (26/8/2026).
Kemenag Tegaskan Nasaruddin Umar Tetap Menag
Ainul mengatakan Nasaruddin Umar masih menjalankan tugas sebagai Menteri Agama. Ia menyebut aktivitas dan agenda kerja Menag tetap berjalan seperti biasa.
Selain itu, komunikasi antara Kementerian Agama dan Presiden Prabowo Subianto juga berjalan baik.
“Koordinasi beliau dengan Presiden berjalan sangat baik serta produktif,” katanya.
Ainul menegaskan Nasaruddin Umar tetap fokus menjalankan program Kementerian Agama. Ia juga terus memberikan pelayanan kepada masyarakat dan seluruh umat beragama di Indonesia.
“Bapak Menag saat ini fokus penuh menjalankan amanah untuk memimpin Kementerian Agama dan melayani seluruh umat beragama di Indonesia,” ujarnya.
Isu Muncul Jelang Muktamar NU
Kabar mengenai pengunduran diri Nasaruddin Umar muncul di tengah dinamika menjelang Muktamar ke-35 NU.
Sebelumnya, nama Nasaruddin Umar masuk dalam bursa kandidat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk masa khidmah 2026–2031.
Namun, Ainul membantah adanya hubungan antara isu pengunduran diri tersebut dengan dinamika pencalonan Ketua Umum PBNU.
“Narasi yang mengaitkan isu pengunduran diri ini menjelang Muktamar dengan bursa pencalonan Ketua Umum PBNU adalah spekulasi liar yang sama sekali tidak berdasar,” tegasnya.
Kemenag Minta Masyarakat Verifikasi Informasi
Kemenag meminta masyarakat tidak langsung mempercayai informasi yang beredar di ruang publik. Ainul mengingatkan masyarakat dan media agar melakukan verifikasi sebelum menyebarkan informasi mengenai pejabat negara.
“Kami mengimbau kepada media massa dan seluruh lapisan masyarakat agar tidak cepat terprovokasi oleh isu-isu yang bersumber dari kabar burung yang tidak jelas kebenarannya. Mari kita biasakan tabayyun dan selalu merujuk pada saluran informasi resmi Kementerian Agama,” kata Ainul.
Ia juga meminta peserta Muktamar ke-35 NU dan warga Nahdliyin menjaga suasana tetap kondusif selama rangkaian kegiatan berlangsung.
“Para muktamirin dan warga Nahdliyin kami harapkan tetap tenang, kritis, dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang sumbernya tidak jelas,” ujarnya.
Menurut Ainul, seluruh pihak perlu menyikapi dinamika menjelang muktamar secara dewasa. Ia berharap peserta mengutamakan kepentingan organisasi dan umat.
“Kita berharap seluruh pihak menjaga kondusivitas dan fokus pada musyawarah mufakat demi kemaslahatan jam’iyah dan umat,” pungkasnya.
Sebelumnya, kabar mengenai Nasaruddin Umar mundur dari jabatan Menteri Agama beredar di sejumlah media dan ruang informasi publik. Kemenag kembali menegaskan informasi tersebut sebagai hoaks dan meminta masyarakat merujuk pada sumber resmi sebelum menyebarkannya.
- Penulis: Rahman
- Sumber: Ard



Saat ini belum ada komentar