Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » DPRD Ternate Sebut Rekaman Basi, FORMAPAS MALUT: Yang Dipersoalka Komitmen Efisiensi dan Prioritas Kepentingan

DPRD Ternate Sebut Rekaman Basi, FORMAPAS MALUT: Yang Dipersoalka Komitmen Efisiensi dan Prioritas Kepentingan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 17 jam yang lalu
  • visibility 38
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ternate, (KABARISTANA.COM) — Ketua Umum Pengurus Pusat Forum Mahasiswa Pascasarjana Maluku Utara (PP FORMAPAS MALUT), Riswan Sanun, merespons pernyataan anggota DPRD Kota Ternate dari Fraksi NasDem, Nurlela Syarif, yang menyebut rekaman percakapan mengenai usulan kenaikan tunjangan, peningkatan kapasitas perjalanan dinas (perjadin), dan pokok-pokok pikiran (pokir). sebagai persoalan tahun 2025 “sudah basi” dan tidak istimewa.

Riswan menegaskan, persoalan ini bukan perkara rekaman itu lama atau baru, bukan pula soal berita basi atau tidak basi. Persoalannya adalah transparansi, kepatutan terhadap efisiensi anggaran dan sejauh mana DPRD Kota Ternate benar-benar menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas.

“Jangan menggeser persoalan dari substansi ke soal usia rekaman. Kalau memang rekaman itu terjadi pada 2025, maka pertanyaan publik justru semakin jelas, apa yang sebenarnya dibahas, apa yang menjadi keputusan dan apakah kebijakan anggaran yang lahir setelahnya sejalan dengan kepentingan rakyat?” tegas Riswan.

Menurutnya, pernyataan bahwa persoalan tersebut sudah “basi” tidak otomatis menghapus kewajiban DPRD untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat. Sebab, pembicaraan mengenai tunjangan, fasilitas, perjalanan dinas, maupun pokir berkaitan dengan pengelolaan uang publik dan karena itu memiliki dimensi pertanggungjawaban kepada masyarakat.

“Uang yang dibahas itu bukan uang pribadi anggota DPRD. Itu uang publik. Karena itu, ketika ada rekaman yang memunculkan pertanyaan mengenai prioritas anggaran, publik berhak meminta penjelasan. Tidak bisa persoalan substansi ditutup hanya dengan mengatakan ‘itu berita basi’.”

Riswan juga mempertanyakan konsistensi DPRD Kota Ternate dalam menerjemahkan agenda efisiensi anggaran.

Di satu sisi, pemerintah dan masyarakat terus berbicara mengenai keterbatasan fiskal, kebutuhan pembangunan, pelayanan publik, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta berbagai persoalan sosial. Namun di sisi lain, muncul pembahasan mengenai peningkatan berbagai fasilitas dan kepentingan internal lembaga legislatif.

“Di sinilah ukuran komitmen DPRD diuji. Ketika anggaran terbatas, apakah yang pertama kali dipikirkan adalah memperkuat pelayanan publik atau justru memperbesar ruang belanja untuk kepentingan internal? Ini pertanyaan yang sangat sederhana, tetapi penting untuk dijawab secara terbuka,” kata Riswan.

Riswan meminta Anggota DPRD (Nurlela Syarif) harus menjelaskan secara baik terkait pertemuan tersebut. Didalam isi rekaman itu sangat jelas Ibu Nurlela sangat lantang berbicara, berupaya meyakinkan Anggota yang lain agar menyetujui tiga usulan yang dibahas.

“Kalau dianggap tidak istimewa, silakan buka penjelasannya. Kalau ada informasi yang keliru, koreksi. Kalau konteks pembicaraannya berbeda, jelaskan. Jangan hanya mengatakan basi. Rakyat membutuhkan jawaban, bukan pengalihan isu.”

Jangan sampai rakyat diminta memahami efisiensi, sementara lembaga yang seharusnya memperjuangkan kepentingan rakyat justru tidak mampu menjelaskan kepada publik ketika muncul pertanyaan tentang anggaran dan fasilitas mereka sendiri.

Ia kemudian mengingatkan DPRD Kota Ternate bahwa jabatan sebagai wakil rakyat bukanlah ruang untuk mengutamakan kepentingan sendiri.

“Jabatan politik adalah mandat rakyat. APBD adalah uang rakyat. Maka prioritas anggaran juga harus kembali kepada rakyat. Jangan sampai rakyat hanya menjadi penonton ketika kepentingan mereka sendiri justru kalah dalam pembahasan anggaran,” pungkas Riswan.

(Rm)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • aksi buruh Venezuela di Caracas menuntut pembebasan Nicolas Maduro

    Para Pekerja Venezuela Gelar Aksi Unjuk Rasa, Tuntut Kepulangan Maduro

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 418
    • 0Komentar

    JAKARTA,(kabaristana.com) | Para pekerja Venezuela menggelar aksi unjuk rasa pada Rabu (14/1) di sejumlah ruas jalan utama Caracas. Mereka menuntut pembebasan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, yang dilaporkan ditahan pasukan militer Amerika Serikat sejak 3 Januari lalu. Saat aksi berlangsung, penjabat presiden Venezuela Delcy Rodriguez menyapa massa melalui sambungan telepon. Dalam kesempatan […]

  • program pembangunan rumah rakyat Papua

    Papua Siapkan 14 Ribu Rumah Rakyat Mulai 2026, Kawasan Pesisir Jadi Proyek Awal

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 441
    • 0Komentar

    JAKARTA,(kabaristana.com) – Pemerintah Provinsi Papua menargetkan pembangunan 14 ribu rumah rakyat mulai 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat. Pemerintah akan menjalankan program ini secara bertahap di seluruh wilayah Papua, dengan kawasan pesisir perkotaan sebagai lokasi percontohan tahap awal. Gubernur Papua Mathius D Fakhiri menyatakan, pemerintah merancang program tersebut untuk menjawab kebutuhan hunian layak sekaligus […]

  • tambang ilegal Sulawesi Tenggara di area nikel

    Opini: Sultra di Persimpangan, Antara Berkah Alam dan Luka Tambang Ilegal

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Oleh: Egit Setiawan Kabaristana.com – Hari ulang tahun Sulawesi Tenggara seharusnya menjadi momentum refleksi, bukan sekadar seremoni. Seiring bertambahnya usia, daerah ini menampilkan dua wajah yang kontras: kekayaan sumber daya alam yang melimpah dan persoalan tambang ilegal yang belum terselesaikan. Potensi Besar yang Belum Maksimal Sulawesi Tenggara memiliki potensi pertambangan besar, terutama nikel yang kini […]

  • JMPA desak Kejati Sultra memeriksa HFA terkait dugaan ore nikel ilegal

    Terungkap di Persidangan! JMPA Minta Kejati Sultra Segera Panggil HFA Terkait Dugaan Ore Nikel Ilegal

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Kendari, (kabaristana.com) – JMPA desak Kejati Sultra segera memanggil dan memeriksa HFA terkait dugaan peredaran ore nikel ilegal dari wilayah eks Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Pandu Citra Mulia (PCM) di Kabupaten Kolaka Utara. Jaringan Mahasiswa Pemuda Anoa (JMPA) menyampaikan tuntutan tersebut pada Rabu, 24 Juni 2026 setelah jaksa menyebut nama HFA dalam fakta persidangan […]

  • Lab Narkoba Tanjung Priok: Polisi Bongkar Jaringan Iran–Indonesia

    Lab Narkoba Tanjung Priok: Polisi Bongkar Jaringan Iran–Indonesia

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Lab narkoba Tanjung Priok menjadi sorotan setelah polisi menggerebek sebuah apartemen di kawasan Tanjung Priok. Sejak awal operasi, polisi menargetkan jaringan narkotika internasional yang beroperasi di wilayah padat penduduk. (15/02/2026).  Tim Bareskrim Polri menggelar penyelidikan intensif. Selanjutnya, polisi menelusuri aktivitas mencurigakan yang mengarah ke satu unit apartemen. Setelah itu, aparat memastikan lokasi […]

  • Manchester City kalahkan Newcastle 3-1 di Piala FA 2025/2026

    Manchester City Lolos ke Perempat Final Piala FA Usai Taklukkan Newcastle 3-1

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 267
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Manchester City memastikan langkah ke perempat final Piala FA 2025/2026 setelah mengalahkan Newcastle United dengan skor 3-1 pada putaran kelima yang berlangsung di Stadion St James’ Park, Minggu dini hari WIB. Kemenangan ini membawa The Citizens menyusul sejumlah klub besar lain yang lebih dulu memastikan tempat di babak delapan besar. Dalam pertandingan […]

expand_less