Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Pertanyakan Proses Fit and Proper Test Kapolri yang Berlangsung Singkat

Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Pertanyakan Proses Fit and Proper Test Kapolri yang Berlangsung Singkat

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
  • visibility 76
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (KABARISTANA.COM) — Koalisi Aksi Mahasiswa, Pemuda, dan Rakyat Indonesia menggelar dialog publik sekaligus konferensi pers bertajuk “Fit and Proper Test Kapolri Secepat Kilat: Untuk Rakyat atau untuk Penguasa?” di Condet Park, Jakarta Timur, Kamis (15/10/2026).

Kegiatan tersebut digagas oleh sejumlah organisasi yang tergabung dalam koalisi, yakni Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Hukum (AMPPUH), Gerakan Masyarakat Pengawal Kebijakan Publik (GMPKP), Gerakan Rakyat Anti Diskriminasi (GARANSI), Koalisi Mahasiswa Pemerhati Anggaran Negara (KOMAPENA), serta Front Suara Rakyat Indonesia (FSRI). Dialog publik dan konferensi pers tersebut berlangsung dengan lancar.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh sorotan terhadap proses fit and proper test calon Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) yang dinilai berlangsung sangat singkat, yakni sekitar 22 hingga 30 menit. Durasi tersebut menjadi perhatian koalisi karena dinilai berbeda dari proses serupa sebelumnya yang, menurut mereka, dapat berlangsung selama berjam-jam.

Koalisi mempertanyakan apakah singkatnya proses tersebut merupakan bagian dari upaya efisiensi atau justru berpotensi membatasi ruang pendalaman terhadap kapasitas, integritas, serta komitmen calon Kapolri dalam menjalankan tugas penegakan hukum.

Mereka menilai, proses pemilihan pemimpin tertinggi institusi Polri bukan sekadar tahapan administratif atau formalitas kelembagaan. Proses tersebut merupakan bagian penting dari mekanisme pengawasan dan akuntabilitas publik untuk memastikan bahwa calon Kapolri memiliki integritas, profesionalitas, serta komitmen terhadap supremasi hukum.

“Proses yang cepat tidak serta-merta berarti keliru. Namun, kecepatan tersebut harus tetap disertai keterbukaan, penjelasan yang memadai, dan pertanggungjawaban kepada publik,” demikian pokok sikap yang disampaikan koalisi dalam kegiatan tersebut.

Dalam konferensi pers tersebut, Koalisi Aksi Mahasiswa, Pemuda, dan Rakyat Indonesia menyampaikan empat tuntutan utama terkait proses fit and proper test calon Kapolri.

1. Meminta Komisi III DPR RI untuk membuka secara lengkap dan transparan seluruh berita acara, catatan, dan materi penilaian dalam proses fit and proper test tersebut. Rakyat berhak tahu berdasarkan apa seseorang dinyatakan layak memimpin institusi Polri.

2. Menegaskan bahwa calon Kapolri memegang amanah terbesar dalam penegakan hukum. Proses penilaian kelayakan bukanlah formalitas seremonial, melainkan sarana publik memastikan pemimpin institusi hukum kita adalah orang yang paling berintegritas, paling bersih, dan paling mampu menegakkan hukum tanpa pandang bulu.

3. Mengingatkan seluruh pihak: institusi penegak hukum harus bebas dari intervensi kekuasaan politik. Jika proses penentuannya saja terlihat mencurigakan, bagaimana rakyat dapat percaya pada keadilan yang akan ditegakkan ke depannya?

4. Proses yang cepat boleh saja, tetapi tidak boleh meninggalkan kejelasan. Jika memang tidak ada yang disembunyikan, buka semua kartu, jawab keraguan publik, dan tunjukkan bahwa proses ini dilakukan semata-mata demi kepentingan rakyat Indonesia.

Melalui dialog publik dan konferensi pers tersebut, Koalisi Aksi Mahasiswa, Pemuda, dan Rakyat Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendorong transparansi, akuntabilitas, dan pengawasan publik terhadap proses pengambilan keputusan yang menyangkut institusi penegak hukum.

Koalisi berharap DPR RI dapat memberikan penjelasan yang memadai mengenai proses fit and proper test calon Kapolri, sehingga masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan dapat menilai proses tersebut berdasarkan fakta.

Bagi koalisi, persoalan ini tidak semata-mata menyangkut lamanya waktu pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan, tetapi juga menyangkut kualitas proses, keterbukaan informasi, serta kepercayaan masyarakat terhadap mekanisme penentuan pimpinan institusi Polri.

Mereka menegaskan bahwa kepentingan rakyat harus menjadi orientasi utama dalam penyelenggaraan negara.Oleh sebab itu, setiap proses pengambilan keputusan yang berkaitan dengan kepemimpinan institusi penegak hukum perlu dilaksanakan secara profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

  • Penulis: Rahman

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Prabowo panen raya Karawang dorong harga pangan turu

    Mimpi Besar Prabowo: Harga-harga untuk Rakyat Turun

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 493
    • 0Komentar

    JAKARAT, (kabaristana.com) | Presiden Prabowo Subianto memiliki mimpi besar sebagai kepala negara, yaitu menurunkan harga kebutuhan pokok agar lebih murah dan terjangkau bagi masyarakat. Ia menyampaikan komitmen tersebut saat menghadiri panen raya di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026). Prabowo menegaskan pemerintah tidak hanya fokus menurunkan harga pangan. Pemerintah juga akan menekan harga berbagai input produksi […]

  • Fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat menurut Prabowo

    Rupiah Melemah, Prabowo Yakin Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat dalam beberapa pekan terakhir. Pernyataan itu ia sampaikan saat peluncuran 1.061 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu. Prabowo meminta masyarakat agar tidak terlalu khawatir terhadap pergerakan rupiah yang […]

  • GMH SULTRA-JAKARTA Desak Audit Investigatif dan Pengawasan Ketat Dugaan Penyimpangan Anggaran Dinas PRKPP Sultra

    GMH SULTRA-JAKARTA Desak Audit Investigatif dan Pengawasan Ketat Dugaan Penyimpangan Anggaran Dinas PRKPP Sultra

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Ketua Gerakan Mahasiswa Hukum (GMH) Sultra-Jakarta, Abdi Aditya, mendesak sejumlah lembaga negara segera mengusut dugaan penyimpangan anggaran di Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PRKPP) Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun Anggaran 2024–2025. Abdi menegaskan pengelolaan keuangan daerah harus berjalan secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Karena itu, GMH Sultra-Jakarta meminta […]

  • pasokan energi lebaran 2026 distribusi BBM di SPBU Indonesia

    Pasokan Energi Lebaran 2026 Tetap Aman, ESDM Pastikan Distribusi Lancar di Tengah Geopolitik Global

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 229
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan pasokan energi nasional tetap aman selama periode Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) 1447 H/2026. Pemerintah menjaga stabilitas energi meski kondisi geopolitik global tidak menentu. Inspektur Jenderal Kementerian ESDM, Yudhiawan, menegaskan bahwa seluruh rangkaian Posko Nasional ESDM berjalan lancar, aman, dan terkendali tanpa gangguan berarti. […]

  • ,putra daerah Sulawesi Tenggara dan identitas budaya lokal

    Membaca Dinamika Politik Sultra dari Percakapan Sehari-hari

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 558
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Sulawesi Tenggara hari ini tidak sedang baik-baik saja. Bukan karena daerah ini kekurangan sumber daya. Bukan pula karena Sultra miskin orang-orang cakap. Namun, kegelisahan itu muncul karena rasa asing yang tumbuh perlahan di tengah dinamika politiknya sendiri. Kekuasaan terus berganti dari waktu ke waktu. Akan tetapi, para pemimpin yang muncul sering kali […]

  • Prabowo Anugerahi Bintang kehormatan RI kepada Listyo Sigit dan Dedi Prasetyo

    Prabowo Anugerahi Bintang kehormatan RI kepada Listyo Sigit dan Dedi Prasetyo

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Jakarta, (KABARISTANA.COM) – Presiden Prabowo Subianto menganugerahi Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dan Komjen Pol. Dedi Prasetyo tanda kehormatan masing-masing Bintang Mahaputera Adipurna dan Bintang Mahaputera Adipradana dalam rangkaian upacara pelantikan sejumlah pejabat baru di Istana Negara, Jakarta, Kamis. Prosesi penyematan tanda kehormatan tersebut digelar sebelum Presiden Prabowo melantik Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) […]

expand_less