Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » International » Trump Isyaratkan Operasi Darat AS Sasar Amerika Latin untuk Perangi Kartel Narkoba

Trump Isyaratkan Operasi Darat AS Sasar Amerika Latin untuk Perangi Kartel Narkoba

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
  • visibility 302
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, kabaristana.com | Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan pemerintahannya akan memperluas pemberantasan narkoba melalui operasi darat di kawasan Amerika Latin. Langkah ini bertujuan menekan jaringan kartel yang terus menyuplai narkotika ke Amerika Serikat.

Trump menyampaikan pernyataan tersebut dalam wawancara dengan Fox Business. Ia menilai strategi sebelumnya belum sepenuhnya efektif menghentikan peredaran narkoba lintas negara.

Fokus Baru Setelah Operasi Jalur Laut

Trump mengatakan pemerintah selama ini memusatkan perhatian pada jalur laut. Menurut klaimnya, pendekatan tersebut berhasil menurunkan arus masuk fentanil dan narkotika lain ke Amerika Serikat.

Ia menegaskan pemerintah kini siap melangkah lebih jauh. Operasi darat, kata Trump, diperlukan agar kartel tidak sekadar memindahkan aktivitas mereka ke rute lain.

Trump juga menjelaskan alasan urutan strategi tersebut. Ia menyebut pemerintah sengaja menekan jalur laut lebih dulu. Jika pemerintah menyerang jalur darat sejak awal, kartel akan langsung beralih ke jalur maritim. Setelah rute laut terganggu, pemerintah menilai tekanan di darat menjadi lebih efektif.

Detail Operasi Masih Belum Jelas

Hingga kini, Gedung Putih belum memaparkan bentuk operasi darat yang dimaksud. Pemerintah juga belum menyebut negara mana saja yang akan menjadi target.

Belum ada kejelasan apakah langkah ini melibatkan militer Amerika Serikat, aparat penegak hukum, atau kerja sama dengan pemerintah setempat. Pemerintah AS juga belum menyampaikan rencana pengajuan kebijakan tersebut ke Kongres.

Dalam sistem hukum Amerika Serikat, penggunaan kekuatan militer di luar negeri umumnya memerlukan persetujuan legislatif atau dasar kewenangan keamanan nasional yang jelas.

Risiko Hukum dan Respons Kawasan

Penggunaan kekuatan bersenjata di wilayah negara lain tanpa persetujuan berpotensi melanggar hukum internasional. Pengecualian biasanya hanya berlaku untuk pembelaan diri atau mandat internasional. Trump tidak membahas aspek hukum tersebut dalam wawancara.

Rencana ini juga memicu kekhawatiran diplomatik. Sejumlah negara Amerika Latin secara terbuka menolak keterlibatan militer AS dalam urusan keamanan domestik mereka.

Meksiko dan Kolombia, misalnya, menegaskan bahwa pemberantasan narkoba harus mengedepankan penegakan hukum dan pertukaran intelijen. Para pemimpin kawasan menilai tindakan militer sepihak dapat melanggar kedaulatan negara.

Dukungan Politik di Dalam Negeri AS

Di dalam negeri, pendukung Trump menyambut baik pendekatan keras tersebut. Mereka menilai strategi pemberantasan narkoba selama puluhan tahun gagal menghentikan masuknya fentanil ke Amerika Serikat.

Pendukung kebijakan ini juga menunjuk tingginya angka kematian akibat overdosis sebagai bukti perlunya langkah yang lebih tegas. Sejumlah anggota parlemen konservatif bahkan mendorong penetapan kartel besar sebagai organisasi teroris asing.

Trump terus menggambarkan perdagangan narkoba sebagai ancaman keamanan nasional. Ia menegaskan fokus utama pemerintahannya adalah melindungi warga Amerika Serikat dari krisis opioid, terutama fentanil.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yusril Ihza Mahendra menanggapi kasus brimob aniaya anak Maluku

    Yusril Tegaskan Proses Etik dan Pidana bagi Oknum Brimob Penganiaya Anak di Maluku

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 324
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan aparat Brimob berinisial Bripda MS yang diduga menganiaya seorang anak hingga meninggal dunia di Kota Tual, Maluku, harus menjalani proses etik dan pidana. Yusril menekankan bahwa negara hukum tidak memberi ruang kekebalan, termasuk kepada aparat penegak hukum. Ia menyatakan setiap […]

  • Bantuan kurban berbasis DTSEN oleh BAZNAS DKI Jakarta

    BAZNAS DKI Salurkan Bantuan Kurban Berbasis DTSEN Agar Tepat Sasaran

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 229
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – BAZNAS DKI Jakarta meluncurkan program Kurban Berkah BAZNAS 2026 dengan basis Data Terpadu Sasaran Ekonomi Nasional (DTSEN). Program ini membantu validasi data kemiskinan ekstrem agar penyaluran bantuan kurban lebih tepat sasaran. Ketua BAZNAS DKI Jakarta Akhmad H. Abubakar mengatakan Idul Adha harus menjadi momentum berbagi keberkahan bagi masyarakat Jakarta. “Program ini menghadirkan […]

  • Yanuar Arif Wibowo, Minta Dirjenpas Mundur Jika Tak Sanggup Benahi Lapas

    Yanuar Arif Wibowo, Minta Dirjenpas Mundur Jika Tak Sanggup Benahi Lapas

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Jakarta, (KABARISTANA.COM) — Anggota Komisi XIII DPR Yanuar Arif Wibowo meminta Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Mashudi mundur jika tidak sanggup membenahi tata kelola lapas, menyusul temuan Ombudsman terkait dugaan fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong. “Kalau Bapak enggak sanggup, Bapak mundur juga,” kata Yanuar kepada Mashudi dalam Rapat Dengar […]

  • ilustrasi gencatan senjata AS Iran dengan pembukaan Selat Hormuz dan negosiasi damai

    Gencatan Senjata AS–Iran Disepakati: Hormuz Dibuka, Negosiasi Damai Dimulai

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 273
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Presiden Donald Trump mengumumkan penghentian sementara serangan militer terhadap Iran selama dua minggu. Ia mengambil langkah ini sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata dua arah. Trump menegaskan bahwa kesepakatan ini membuka peluang menuju perdamaian jangka panjang di Timur Tengah. Ia juga menyebut kedua pihak telah mencapai sebagian besar tujuan militer. Syarat Utama: […]

  • Pandji Pragiwaksono tampil dalam pertunjukan stand-up yang memicu perdebatan tentang kebebasan berbicara di Indonesia

    Ketika Kebebasan Berbicara Dirampas, Kebodohan dan Kebisuan Memimpin

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 527
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Kebebasan berbicara merupakan fondasi utama masyarakat demokratis. Hak ini tidak menjamin setiap ucapan selalu benar, bijak, atau menyenangkan. Namun kebebasan itulah yang menyediakan ruang bagi publik untuk menguji gagasan secara terbuka. Di ruang tersebut, manusia belajar dari kesalahan, saling membantah dengan argumen, dan memperbaiki cara berpikir. Ketika kekuasaan atau tekanan publik merampas […]

  • Berharta Rp3,5 Miliar, Eva Stevany Anggota DPR Tercatat dalam Desil 4 Rentan Miskin

    Berharta Rp3,5 Miliar, Eva Stevany Anggota DPR Tercatat dalam Desil 4 Rentan Miskin

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 134
    • 0Komentar

    JAKARTA, KABARISTANA.COM — Nama anggota DPR RI Fraksi NasDem Eva Stevany Rataba masuk kelompok desil 4 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) di Toraja Utara (Torut), Sulawesi Selatan. Kemunculan nama Eva dalam desil 4 memicu kabar bahwa ia menerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH). Eva membantah kabar tersebut. Ia menegaskan tidak […]

expand_less