Mahasiswa Soroti OTT LSM di Konawe: Diduga Upaya Membungkam Kritik terhadap ST Nickel Resources
- account_circle Rahman
- calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
- visibility 212
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto : Arin Fahrul Fanjaya
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KONAWE, (Kabaristana.com) | Mahasiswa menyoroti Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap oknum LSM di Konawe. Namun demikian, mereka menilai aparat tidak bertindak seimbang dalam kasus tersebut.
Selain itu, mahasiswa mempertanyakan alasan aparat hanya menangkap satu pihak. Oleh karena itu, mereka mendesak aparat segera memproses pihak pemberi suap.
Arin Fahrul Sanjaya menilai kasus ini mengarah pada upaya membungkam kritik terhadap ST Nickel Resources. Menurutnya, aparat harus menindak semua pihak jika terjadi suap.
“Jika benar ada transaksi suap, aparat harus memproses pemberi dan penerima. Dengan demikian, penegakan hukum dapat berjalan adil,” ujar Arin di Konawe.
Lebih lanjut, Arin menyoroti aktivitas ST Nickel Resources. Ia menyebut perusahaan diduga memakai jalan umum sebagai jalur hauling.
Akibatnya, aktivitas tersebut mengganggu masyarakat dan berpotensi melanggar aturan.
Di sisi lain, mahasiswa menduga ada upaya meredam kritik melalui suap. Bahkan, mereka mencurigai adanya skenario untuk menjebak aktivis LSM dalam pertemuan di warung kopi.
“Jika ini benar penjebakan, kondisi ini berbahaya bagi demokrasi. Karena itu, aparat harus mengusut kasus ini secara transparan,” tegas Arin.
Selanjutnya, Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka menyampaikan sejumlah tuntutan:
Mengusut pihak pemberi suap
Menjamin transparansi proses hukum
Menyelidiki aktivitas hauling ST Nickel Resources
Melindungi aktivis dan masyarakat
Pada akhirnya, mahasiswa menilai penegakan hukum yang tidak adil dapat merusak kepercayaan publik. Selain itu, kondisi tersebut juga berpotensi memperburuk iklim demokrasi.
“Penegakan hukum tidak boleh menjadi alat untuk membungkam kritik,” tutup Arin.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Wayda
- Sumber: kabaristana.com

Saat ini belum ada komentar