Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukrim » Mahasiswa Soroti OTT LSM di Konawe: Diduga Upaya Membungkam Kritik terhadap ST Nickel Resources

Mahasiswa Soroti OTT LSM di Konawe: Diduga Upaya Membungkam Kritik terhadap ST Nickel Resources

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
  • visibility 210
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KONAWE, (Kabaristana.com) | Mahasiswa menyoroti Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap oknum LSM di Konawe. Namun demikian, mereka menilai aparat tidak bertindak seimbang dalam kasus tersebut.

Selain itu, mahasiswa mempertanyakan alasan aparat hanya menangkap satu pihak. Oleh karena itu, mereka mendesak aparat segera memproses pihak pemberi suap.

Arin Fahrul Sanjaya menilai kasus ini mengarah pada upaya membungkam kritik terhadap ST Nickel Resources. Menurutnya, aparat harus menindak semua pihak jika terjadi suap.

“Jika benar ada transaksi suap, aparat harus memproses pemberi dan penerima. Dengan demikian, penegakan hukum dapat berjalan adil,” ujar Arin di Konawe.

Lebih lanjut, Arin menyoroti aktivitas ST Nickel Resources. Ia menyebut perusahaan diduga memakai jalan umum sebagai jalur hauling.

Akibatnya, aktivitas tersebut mengganggu masyarakat dan berpotensi melanggar aturan.

Di sisi lain, mahasiswa menduga ada upaya meredam kritik melalui suap. Bahkan, mereka mencurigai adanya skenario untuk menjebak aktivis LSM dalam pertemuan di warung kopi.

“Jika ini benar penjebakan, kondisi ini berbahaya bagi demokrasi. Karena itu, aparat harus mengusut kasus ini secara transparan,” tegas Arin.

Selanjutnya, Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka menyampaikan sejumlah tuntutan:

Mengusut pihak pemberi suap

Menjamin transparansi proses hukum

Menyelidiki aktivitas hauling ST Nickel Resources

Melindungi aktivis dan masyarakat

Pada akhirnya, mahasiswa menilai penegakan hukum yang tidak adil dapat merusak kepercayaan publik. Selain itu, kondisi tersebut juga berpotensi memperburuk iklim demokrasi.

“Penegakan hukum tidak boleh menjadi alat untuk membungkam kritik,” tutup Arin.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aparat Iran Tembaki Demonstran, Saksi Mata Ungkap Aksi Brutal

    Aparat Iran Tembaki Demonstran, Saksi Mata Ungkap Aksi Brutal

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 266
    • 1Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Aparat Iran tembaki demonstran dalam gelombang unjuk rasa yang terus meluas di berbagai wilayah negara tersebut. Seorang saksi mata mengungkap pasukan keamanan menggunakan peluru tajam untuk membubarkan massa, sebagaimana ia sampaikan kepada BBC, (13/1/2026). Di tengah pembatasan arus informasi yang ketat akibat gelombang demonstrasi, saksi mata tersebut memberikan gambaran langsung tentang situasi […]

  • Trump Greenland Nobel Perdamaian dikaitkan dengan surat Trump ke Norwegia

    Tak Raih Nobel Perdamaian, Trump Ungkit Ambisi Kuasai Greenland

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com — Isu Trump Greenland Nobel Perdamaian kembali menarik perhatian dunia internasional. Polemik ini muncul setelah seorang jurnalis Amerika Serikat mengungkap isi surat Presiden AS kepada pemerintah Norwegia. Surat tersebut menyinggung penolakan Hadiah Nobel Perdamaian dan kepentingan strategis Amerika Serikat di Greenland. Jurnalis PBS Nick Schifrin menyampaikan informasi tersebut pada Senin (19/1/2026). Ia menerima […]

  • Aksi mahasiswa tolak RKAB PD Kolaka di depan Dirjen Minerba Kementerian ESDM

    Gelar Aksi Jilid III di Depan Dirjen Minerba, JADKOMHAS Desak Penolakan RKAB PD Aneka Usaha Kolaka

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 152
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Jaringan Advokasi Mahasiswa Indonesia (JADKOMHAS) menggelar aksi demonstrasi jilid III di depan kantor Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM pada Jumat, 30 Januari 2025. Dalam aksi tersebut, mahasiswa menuntut Dirjen Minerba menolak RKAB PD Aneka Usaha Kolaka (PD AUK). Koordinator aksi, Iyan Mangidi, memimpin demonstrasi tersebut. Ia menilai pemerintah […]

  • ketahanan energi China melalui kilang minyak dan distribusi tanker di tengah konflik global

    Ketahanan Energi China Diperkuat di Tengah Konflik AS-Iran

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 132
    • 2Komentar

    akarta — Ketahanan energi China kembali menjadi sorotan setelah pemerintah mengambil langkah strategis untuk menghadapi dampak konflik geopolitik global. Pemerintah China kini mempercepat diversifikasi impor energi sekaligus meningkatkan cadangan nasional. Wakil Ketua National Development and Reform Commission (NDRC), Wang Changlin, menegaskan bahwa pemerintah memprioritaskan penguatan cadangan energi. Ia menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers di […]

  • Karier alumni magang melalui platform KarirHub Kemnaker

    Kemnaker Siapkan Estafet Karier Alumni Magang Nasional lewat KarirHub

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Kementerian Ketenagakerjaan memperkuat akses kerja bagi alumni Program Magang Nasional melalui integrasi layanan MagangHub ke KarirHub dalam ekosistem SIAPkerja. Langkah ini membantu peserta magang masuk ke dunia kerja lebih cepat. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan pemerintah ingin memastikan peserta magang tidak berhenti pada tahap pelatihan saja. Selain itu, pemerintah juga membuka jalan karier […]

  • Ilustrasi penikaman Nus Kei di Maluku Tenggara dengan visual polisi, Bandara Karel Sadsuitubun, dan garis polisi di lokasi kejadian.

    Tragedi Penikaman Nus Kei: Polisi Dalami Motif dan Periksa Dua Pelaku

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Jakarta, {kabaristana.com}-Kasus penikaman Nus Kei menyita perhatian publik setelah insiden tragis di Maluku Tenggara. Polisi kini menelusuri fakta dan membongkar motif di balik serangan tersebut. Penikaman Nus Kei: Polisi Periksa Pelaku Polda Maluku memeriksa dua terduga pelaku, HR (28) dan FU (36). Petugas membawa mereka ke Kota Ambon lalu langsung memulai pemeriksaan. Kepala Bidang Humas, […]

expand_less