Krisis Energi Global Memanas, Bahlil Lahadalia Tegaskan Solar RI Aman Tanpa Impor
- account_circle Rahman
- calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
- visibility 115
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto : Bahlil Lahadalia melakukan sidak SPBU untuk memastikan distribusi BBM tetap stabil di tengah krisis energi global Indonesia.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, (Kabaristana.com) || Krisis energi global Indonesia masih terkendali karena pemerintah memastikan pasokan solar aman tanpa impor. Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menegaskan produksi dalam negeri mampu memenuhi kebutuhan nasional meski tekanan energi dunia terus meningkat.
Bahlil menyampaikan hal tersebut usai meninjau langsung pasokan BBM di Jawa Tengah. Ia memastikan distribusi energi berjalan lancar dan tidak menunjukkan tanda gangguan signifikan. Pemerintah juga terus memantau kondisi lapangan untuk menjaga stabilitas pasokan.
Ketergantungan Impor Masih Jadi Tantangan
Meski krisis energi global Indonesia relatif aman, pemerintah mengakui ketergantungan impor belum sepenuhnya teratasi. Indonesia masih mengimpor sekitar 50% kebutuhan bensin. Selain itu, impor LPG bahkan mencapai sekitar 70% dari total konsumsi nasional.
Kondisi ini mendorong pemerintah mempercepat upaya diversifikasi energi. Pemerintah juga meningkatkan efisiensi distribusi dan memperkuat cadangan energi nasional agar lebih tahan terhadap gejolak global.
Tekanan Global Kian Meningkat
Krisis energi global Indonesia tidak terlepas dari konflik geopolitik dunia. Ketegangan di Timur Tengah mengganggu jalur distribusi minyak, terutama di Selat Hormuz yang menjadi jalur utama perdagangan energi.
Beberapa negara mulai merasakan dampaknya. Filipina menetapkan status darurat energi karena tingginya ketergantungan impor. India juga menghadapi krisis LPG yang memengaruhi jutaan rumah tangga dan pelaku usaha.
Lonjakan harga energi di pasar global juga menambah tekanan bagi negara-negara berkembang yang bergantung pada impor energi.
Peran Masyarakat Jadi Kunci
Pemerintah mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga stabilitas energi. Bahlil meminta masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan dan menggunakan energi secara bijak.
Langkah sederhana seperti menghemat penggunaan BBM dan LPG dapat membantu menjaga ketersediaan energi nasional. Pemerintah juga terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya efisiensi energi.
Krisis energi global Indonesia masih berada dalam kondisi aman dan terkendali. Pemerintah memastikan pasokan solar tetap stabil tanpa impor, meski ketergantungan pada energi lain masih tinggi.
Dengan pengelolaan yang tepat dan dukungan masyarakat, Indonesia berpeluang menjaga ketahanan energi di tengah ketidakpastian global
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Endana

Saat ini belum ada komentar